Drop Out, Pria Ini Jadi Pegawai Sukses Berharta Rp 269 Triliun

Tak Banyak Orang-orang Kaya di dunia yang di isi oleh Pegawai atau Karyawan Kebanyakan orang-orang kaya di dunia di isi oleh para pengusaha.

dedot-info | Bagi kita orang kaya dan orang sukses biasanya di isi oleh seorang pengusaha. Dalam daftar orang-orang terkaya di dunia, rata-rata di isi oleh mereka yang ber-profesi sebagai pengusaha, adapun awalnya hanya seorang karyawan namun setelah keluar mereka sukses menjadi seorang pengusaha.

Drop Out, Pria Ini Jadi Pegawai Sukses Berharta Rp 269 Triliun
Steve Ballmer - Pegawai Terkaya Berharta Rp 269 Triliun
Namun hal ini sangatlah berbeda sekali dengan sosok pria yang satu ini. Dalam update Forbes pria ini menduduki peringkat ke 35 dunia dalam daftar orang-orang terkaya. Dia adalah Steve Ballmer mantan pegawai Microsoft yang kini telah mengantongi kekayaan sebesar USD 20,7 Miliar setara dengan Rp 269 Triliun.

Kekayaan sebanyak itu Steve dapatkan ketika masih bekerja di Microsoft. Perlu di ketahui dalam kehidupannya Steve Ballmer tidak lulus kuliah alias Drop Out, dan juga dia tidak mempunyai usaha apa-apa, dia menghabiskan seluruh kehidupannya untuk bekerja di Microsoft. Kini Steve telah pensiun dari Microsoft, setelah mengabdi lama bekerja sebagai pegawai dan juga Chief Executive Officer (CEO) di Microsoft.

Setelah Keluar dari Microsoft, Steve Ballmer berganti posisi tidak membuka usaha melainkan menjadi pemilik klub basket Los Angeles Clippers. Steve membeli klub basket tersebut pada Agustus 2014 silam dengan harga yang fantastis yakni USD 2 Miliar setara dengan Rp 26 Triliun, Harga tersebut termasuk harga termahal yang pernah di bayar untuk pembelian klub basket NBA.

Bagi Steve Balmer uang Rp 26 Triliun tidak lah seberapa, dengan kekayaan yang mencapai hampir Rp 300 Triliun itu, semua hampir bisa di beli oleh Steve Balmer.

Steve Ballmer yang kini telah berusia 58 tahun mengaku telah lama memiliki hobi dan minat dalam bola basket. Hobi basket Ballmer terlihat dari rajinnya dia membeli tiket musiman Seattle SuperSonic di 1980an, dan langkah salah satu pendiri Microsoft, yakni Paul Allen membeli Portland Trail Blazers, mendorong Ballmer untuk membeli sebuah tim basket.

Steve Ballmer sebelumnya pernah dua kali gagal membeli tim basket. Pertama membeli Super Sonic di 2006 dan gagal membeli Sacramento Kings di 2013. Lalu akhirnya berhasil membeli Clippers.

Pria asli Detroit ini merupakan satu dari banyak nya orang-orang kaya di dunia yang  tidak lulus kuliah, alias drop out (DO). Steve keluar keluar ketika menjadi mahasiswa dari Stanford University, dan mulai bergabung dengan Bill Gates (pendiri Microsoft) pada 1980, sebagai pegawai nomor 30 Microsoft.

Keputusan keluar dari bangku kuliah memang telah mengubah hidupnya, dari Microsoft pula dirinya mendapatkan banyak harta yang berlimpah. Ballmer pernah menjadi individu pemegang saham terbesar Microsoft pada April 2014, karena jatah saham yang dia dapat, dari hasil lamanya bekerja di perusahaan. Dan juga karena Gates terus menjual saham miliknya, untuk mendiversifikasi kekayaannya.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.