4 Efek Unik Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

AnakRegular | Rokok adalah yang sangat dilarang namun banyak orang yang suka merokok.

4 Efek Unik Rokok Elektronik Bagi Kesehatan

Efek Unik Rokok Elektronik | Sekarang ini rokok elektronik atau rokok elekrik sedang menjadi fenomena baru ditengah masyarakat Indonesia. Banyak orang baik muda maupun tua yang beralih ke rokok elekrik. Sebagian orang beranggapan merokok dengan menggunakan rokok elektrik lebih aman dan lebih trendi, serta tidak mengurangi kinikmatan merokok tembakau itu sendiri.

Walau rokok elektrik mulai digemari banyak orang, nyatanya rokok elektrik ini sedang menjadi perdebatan di berbagai kalangan. Pro dan kontra pun datang dari berbagai pihak, ada yang mengatakan jika rokok eletrik lebih baik dari rokok yang dibakar, ada juga yang mengatakan jika rokok eletrik lebih berbahaya dari rokok biasa.

Untuk itu sekarang ini banyak sekali riset rokok elektrik yang dilakukan di seluruh dunia dan telah memberikan hasil yang berbeda-beda diantara peneliti yang meneliti rokok elektrik. Di antara pro dan kontra, beberapa riset tentang dampak rokok elektrik muncul dengan hasil yang cukup menarik. Penasaran?

Mengutip dari majalah TIME, berikut 4 dampak atau efek unik rokok elektrik bagi kesehatan pemakainya :


Rokok elektrik menekan batuk

Menggunakan rokok elektrik dikatakan oleh peneliti dapat menekan kemampuan seseorang untuk batuk. Hal ini diketahui setelah orang yang tak merokok diminta untuk menghisap rokok elektrik 30 kali selama 15 menit. Setelah menghisap rokok partisipan menjadi kurang sensitif terhadap capsaicin, zat pada cabai yang bisa menginduksi batuk.

Beberapa orang mungkin mengira efek tersebut adalah sesuatu yang positif namun sebetulnya tidak. Batuk adalah reflek pertahanan tubuh untuk mencegah tersedak atau mengeluarkan agen berbahaya yang bisa menyebabkan infeksi.

Suhu rokok pengaruhi bahan kimia

Orang cenderung berpikir bahwa uap dalam rokok elektrik adalah hal yang perlu dikhawatirkan karena akan berdampak pada kesehatan. Namun sebetulnya mekanisme dari rokok elektrik itu sendiri yang memiliki kontribusi.

Menurut riset yang dilakukan professor Daniel Sullivan dari University of Alabama School of Medicine ada hubungan antara kumparan pemanas dengan bahan kimia yang ada pada uap rokok. Tergantung dari suhu kumparannya zat berbahaya yang terbentuk bisa berbeda-beda seperti akrolein, acetaldehyde dan formaldehyde. Tidak ada standar isi dan pengaturan komponen dalam rokok elektrik sehingga sampai saat ini peneliti sulit menyimpulkan efek kesehatan yang seragam untuk kebiasaan ini.

Beda rasa beda efek Pada Rokok Elektrik

Cairan isi rokok elektrik diketahui memiliki banyak rasa dan beragam jenisnya. Peneliti mencoba efek isi cairan-cairan tersebut terhadap kalsium di paru-paru dan menemukan tak semuanya memiliki dampak yang sama.

Lima dari 13 rasa yang dicoba diketahui bisa mengubah tingkat kalsium dalam paru-paru yang mengindikasikan bahwa rokok bisa mengganggu sistem pernapasan. Temperance Rowell dari University of North Carolina mengatakan rasa kayu manis, pisang, dan tembakau mentol adalah contoh rasa yang menyebabkan perubahan tersebut.

Rokok elektrik sulit sembuhkan merokok

Salah satu hal yang membuat rokok elektrik cepat naik daun adalah klaim yang mengatakan bahwa kebiasaan ini dapat sembuhkan kebiasaan merokok. Hal tersebut menjadi perdebatan dan kini semakin banyak bukti condong ke arah yang mengatakan bahwa rokok elektrik kurang efektif.

Menurut analisis meta terhadap empat studi oleh peneliti di University of Toronto, rokok elektrik dapat membuat seseorang berhenti merokok karena ini teknologi baru. Tapi setelah tiga sampai enam bulan efek tersebut semakin pudar. Dan banyak orang mulai merokok seperti biasa kembali.

Merokok bagi sebagian orang memang hal yang sangat menyenangkan, terutama bagi para lelaki merokok adalah salah satu ciri atau identitas para lelaki. Merokok bisa menghilangkan stress dan merokok juga bisa memberikan ketenangan bagi pemakainya, namun bagi sebagian orang merokok juga bisa jadi hal yang sangat menyakitkan.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.