Brandon Remaja 17 Yang Sukses Jadi Investor Teknologi

AnakRegular | Dengan segala kemampuan dan ketekunan diusia muda sukses bida didapatkan.

Sukses di Usia Yang Sangat Muda Siapa Yang Tidak mau
Masa remaja adalah masa dimana banyak anak-anak menghabiskan waktunya untuk mencari kebahagiaan. Anak-anak pada masa remaja belum punya tuntutan untuk hidup mandiri. Kebanyakan para remaja menghabiskan waktunya hanya untuk bermain atau belajar di sekolah. 

Namun apa yang dilakukan oleh Brandon Fleisher sangatlah berbeda. Remaja berusia 17 tahun ini tidak menggunakan internet untuk mencari hiburan saja. Tak seperti remaja lainnya yang menggunakan internet hanya untuk membuka facebook atau Instagram. Brandon menggunakan internet sebagai lahan bisnis baginya. Bayangkan saja sejak 2 tahun saja, ia sukses menjadi salah satu investor muda yang menjanjikan.

Dengan modal uang USD 48 ribu hasil pemberian keluarganya ia berhasil mendapat untung 3 kali lipat menjadi USD 147 ribu dalam waktu 2 tahun saja. Memang bukan jumlah yang besar namun bagi seorang bocah 17 tahun angka tersebut sangatlah luar biasa.  

Brandon memang bukan anak remaja biasa, ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengelola website dan newsletter daripada bermain bersama teman sebayanya. Website yang ia kelola diberi nama The FInancial Bulls yang mempunyai fokus membantu investor baru untuk mempelajari pasar secara cuma-cuma.

Selain Bergelut dalam dunia internet Brandon pun sangat aktif menjadi investor. Remaja yang masih belia ini membeli ribuan lembar saham perusahaan iklan-mobile, Inuvo. Meski masih 17 tahun, namun gaya anak ini sudah layaknya profesional kala dia menghubungi CEO Inuvo, Richard Howe. 
"Dia menelepon dan bertanya dengan cerdas, meski kami tahu dia berumur 17 atau 18 tahun," ujar Investor Relation‎ Counsel Inuvo, Alan Sheinwald.
"Dia benar-benar seperti investor yang profesional," katanya.
Ketertarikan Brandon akan dunia investasi dan Internet Marketing telah ia jalani sejak usia 13 tahun. ‎Saat duduk di bangku kelas 8 pelajaran matematika, gurunya meminta muridnya untuk memilih satu jenis saham dan melihat bagaimana pergerakannya. 

Apa Brandon memilih saham Apple, Starbucks, atau General Electric? Tidak, dia memiliki saham Avalon Rare Metals. Dan pada akhirnya saham Avalon naik tinggi kala itu.
"Berinvestasi adalah hal yang kusuka," tutur Brandon.
Tak lama setelah bubaran kelas, Brandon mulai mencoba memperjualbelikan saham tiruan di Marketwatch.com. Dia sangat beruntung karena ibunya yang seorang dokter gigi dan ayahnya yang berkerja di bisnis limbah besi memberinya modal awal US$ 48 ribu untuk berinvestasi. 

Brandon sudah punya gaya berinvestasi yang unik sejak sekolah. Banyak manajer pembiayaan merekomendasikan investor baru untuk membeli dalam jumlah besar, saham yang sudah tersohor. Tapi tidak bagi Brandon. Dia biasanya membeli saham-saham kecil, dan dia mengaku tak pernah menahan sahamnya lebih dari satu tahun. 

Brandon kini punya 8 saham berbeda, salah satunya adalah saham di perusahaan Time Warn‎er, induk usaha CNN. Dia senang berinvestasi di perusahaan kecil karena beberapa alasan. Saat semua hal bisa saja terjadi pada industri atau perusahaannya, kabar akan hal tersebut membatasi pergerakan saham-saham kecil. 

Seperti Brandon pada Inuvo, perusahaan kecil terkadang kepemimpinannya mudah diakses oleh investor. 
"Hampir seperti saat kamu memberikan orang lain wawancara pekerjaan‎, dan kamu ingin dia menjadi CEO perusahaan" tutur Brandon. 
Gaya-gaya yang dimiliki Brandon ini bisa memberi contoh bagi investor muda lainnya. Brandon pun punya situs berbagi informasi online, tentunya mengenai investasi dan saham. Dia merinci 101 langkah berinvestasi versinya. Dia juga punya tim yang beranggotakan 40 penulis sukarela untuk The Financial Bulls dan surat kabarnya. Kini, pelanggan situsnya sudah bertambah menjadi 375 orang setelah pada bulan Januari hanya 60 orang. 
"Saya ingin mendorong orang untuk belajar berinvestasi," katanya. 
"Situs ini mendapatkan banyak ide cemerlang dari investor muda dan memberikan cara baru untuk melihat sesuatu," imbuhnya.
Apa yang sudah dilakukan dan dicapai oleh Brandon bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Tak semestinya kita belajar dan berusaha di usia muda. Untuk mendapatkan kesuksesan di usia muda juga. 
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.