Manfaat Main Game Action Untuk Kinerja Otak

AnakRegular | Bermain game adalah salah satu hiburan yang sering dilakukan banyak orang.

Ketika kita sedang BT atau sedang tidak ada kerjaan, mungkin hal yang akan kita lakukan adalah bermain game, entah itu di komputer atau pun bermain game di Smartphone. Bermain game terutama video game memang menjadi salah satu aktivitas yang sangat menghibur dang menyenangkan bagi banyak orang.

Manfaat Main Game Action Untuk Kinerja Otak

Cerita dan tantangan yang ada di video game seakan memberikan sebuah kesenangan tersendiri bagi para pemainnya. Namun siapa sangka jika permainan (Video game) yang memiliki genre action ternyata sangat bermanfaat bagi perkembangan dan kinerja otak.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan sekelompok peneliti dari Tiongkok yang mengungkapkan jika dampak intens video game tapak pada wilayah tertentu di bagian otak. Para peneliti menemukan bahwa para pemain (gamer) memiliki suatu bagian yang disebut sebagai 'grey matter' lebih banyak, dimana 'grey matter' tersebut dapat berfungsi meningkatkan konektivitas di subregional tertentu pada otak.

Penelitian tersebut pula lah yang menyatakan jika mereka yang memiliki hobi bermain video game dengan genre action dikenal memiliki keterampilan perhatian dan koordinasi yang sangat baik. Baik itu keterampilan yang diperlihatkan mata ataupun tangan. Sehingga mereka juga (gamer) memiliki fungsi kognitif dan daya ingat yang lebih baik.

Dalam studi ini, tim peneliti melakukan pemeriksaan scan otak terhadap 27 peserta sudah sering memainkan game action, yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan 30 peserta yang masih amatir. Disimpulkan bahwa mereka yang hobi bermain video game jenis action memiliki peningkatan neuroplastisitas, yakni kemampuan otak terkait memori dan fungsi kognitif.

Gong D yang menjadi peneliti dalam studi tersebut kepada Daily mail mengatakan jika bermain video game sangat berkaitan dengan ketebalan tertentu pada daerah otak. Sehingga fungsi otak disini sangatlah maksimal.

Sementara itu, psikolog sosial Christopher Engerlhardt, mengatakan bahwa efek dari video game mungkin kecil, tetapi efek yang kecil tersebut dapat berperan penting.
"Efek dari video game mungkin kecil. Tetapi efek yang kecil tersebut dapat berperan penting karena jumlah orang yang bermain video game," jelasnya.
Nah kawan, baik dan buruknya bermain game memang ada. Jika kita menghabiskan setiap waktunya hanya untuk bermain game, tentunya efek samping negatif akan menghampiri kita, namun jika kita menggunakan dan memainkan game dengan bijak bukan tak mungkin efek positif akan selalu kita dapatkan.

Karena baik dan buruknya video game bagi perkembangan seseorang tergantung bagaimana orang tersebut memanfaatkan game yang ada. 
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.