5 Negara Yang Menggratiskan Biaya Pendidikan

AnakRegular | Inilah Lima Negara di Dunia Yang menggratiskan Biaya pendidikan bagi warganya :

Negara Yang Membebaskan Biaya | Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.

Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.

Saking pentingnya pendidikan saat ini banyak negara yang mewajibkan setiap warganya untuk mengenyam pendidikan, termasuk Indonesia. Untuk itu banyak negara yang membebaskan biaya pendidikan kepada masyarakatnya. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat bisa fokus dengan pendidikan tanpa harus memikirkan biaya.

Berikut AnakRegular informasikan 5 negara yang membebaskan atau menggratiskan biaya pendidikan bagi warganya.

5 Negara Yang membebaskan/Menggratiskan biaya pendidikan bagi warganya :

Finlandia

5 Negara Yang Menggratiskan Biaya Pendidikan

Tawaran menarik datang dari Finlandia. Di negara tersebut, biaya pendidikan S-1 hingga S-3 digratiskan. Tak hanya bagi warga negaranya, tetapi juga untuk pelajar internasional dari sejumlah negara.

Finlandia sangat terbuka untuk pelajar dari sejumlah negara yang ingin melanjutkan studi di negara tersebut. Namun, karena biaya pendidikan gratis, tak ada beasiswa yang disediakan bagi para pelajar internasional. 

biaya pendidikan di Finlandia di-cover oleh pemerintah. Oleh karena itu, negara terbuka bagi siapa saja, terutama generasi muda. Pelajar hanya membiayai untuk biaya hidupnya selama di sana (Finlandia). 

Mereka tidak membayar apa pun untuk biaya pendidikannya, para pelajar nonnegara Uni Eropa, seperti Indonesia, diberikan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui kerja paruh waktu selama maksimal 20 jam per minggu. 

Bekerja dengan waktu 20 jam per minggu, Itu akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup di Finlandia yang sebulan sekitar 600 euro. Selain itu, mereka bisa juga mendapatkan dukungan dana dari lembaga donor beasiswa. Pengajuan aplikasi.

Swedia

5 Negara Yang Menggratiskan Biaya Pendidikan

Biaya hidup sehari-hari termasuk mahal tinggal di negara asal pesepak bola Ibrahimovic ini. Tetapi sampai hari ini sekolah mulai dari SD sampai SMA `gratis' tanpa dipungut biaya apapun di Swedia. Malahan buku dipinjamkan dengan gratis, buku tulis serta pensil diberi secara gratis. 

Banyak sekolah yang menawarkan makan siang gratis, ini tergantung daerah mana kita sekolah. Lunch gratis, biasanya tergantung politik dari daerahnya, jadi tidak tergantung kesejahteraan daerah. Masih belum habis disini, anak yang sekolah mendapatkan tunjangan sekolah sebesar sekitar 900 Skr (120 USD)/bulan. 

Tunjangan tentunya hanya dikasihkan kemereka yang mempunyai ijin tinggal (Permanent Resident) saja, atau memiliki Person Number (nr induk tunggal) Swedia. sedangkan sebagai mahasiswa di PT, sampai hari ini juga `gratis', dalam arti tidak ada biaya pendaftaran tidak ada uang bangku maupun uang semester. 

Ini berlaku secara umum semua perguruan tinggi di Swedia. Yang ada hanyalah iuran kesejahteraan mahasiswa, yang biasanya diurus oleh persatuan/dewan mahasiswa dan uangnya digunakan untuk informasi ke/dari mahasiswa, biaya ujian, acara yang ada kaitannya dengan sekolah, dan yang besarnya iurannya relatif murah, kurang dari 500 skr (65 USD)/semester. 

Jerman

5 Negara Yang Menggratiskan Biaya Pendidikan

Siapa yang tidak tahu negara Jerman, negara asal Adolf Hitler ini merupakan salah satu negara adidaya. Negara yang mengedepankan teknologi ini menjadikan pelajar di negara ini sebagai "Raja". 

Di jerman kita sekolah tanpa biaya dan cukup hanya duduk dan belajar di sana, tidak usah repot berapa besar biaya yang akan kamu keluarkan. biaya pen­didikan gratis di Jer­man berlaku untuk semua tingkat pen­didikan. 

Pemer­in­tah di sana mem­be­bankan pajak yang tinggi kepada rakyat. Hasil­nya dikem­ba­likan lagi dalam ben­tuk pen­didikan dan kese­hatan gratis. “Kita hanya perlu menang­gung biaya hidup. Jum­lah­nya lebih kurang sama den­gan di negara-negara lain, ter­ma­suk Indone­sia, bahkan bisa lebih kecil.

Biaya hidup selama kuliah di Jer­man pun sebe­narnya bisa lebih ringan jika si maha­siswa mau men­cari peker­jaan part time yang banyak terse­dia. “Mis­al­nya kalau bek­erja mak­si­mal 20 jam per­minggu selama masa kuliah, kita bisa men­da­p­atkan 325 Euro per­bu­lan. 

Bahkan maha­siswa berhak men­da­p­atkan peker­jaan full time selama masa libu­ran 3 bulan, 40 jam per­minggu, den­gan rata-rata pen­da­p­atan antara 750 sam­pai 1.000 Euro per­bu­lan. Selain itu, uni­ver­si­tas di Jer­man mewa­jibkan maha­siswa untuk mengikuti mag­ang selama masa pro­gram kuliah di berba­gai perusa­haan Jer­man, min­i­mal 2 semes­ter penuh, den­gan pen­da­p­atan antara 300 hingga 1.000 Euro perbulan.”

Sete­lah lulus kuliah dan kem­bali ke tanah air, para alumni pun biasanya men­da­p­atkan ban­tuan dari pemer­in­tah Jer­man berupa trans­port dan tiket pulang seni­lai mak­si­mal 2.000 Euro, buku-buku seni­lai 100 Euro per­tahun, gaji sebe­sar 450 Euro per­bu­lan selama 18 bulan, dan ban­tuan per­ala­tan kerja sebe­sar 10.000 Euro.

Mesir

5 Negara Yang Menggratiskan Biaya Pendidikan

Mesir telah dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan dunia sejak lama. Tak heran, setiap tahunnya ribuan mahasiswa dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, menuntut ilmu di Mesir. Salah satu universitas favorit para pengejar ilmu di Mesir adalah Universitas Al-Azhar. 

Institusi pendidikan ini terkenal akan program beasiswanya yang diberikan secara berkesinambungan setiap tahun. Al-Azhar menyediakan beasiswa dari tingkat sarjana hingga doktoral. Sebagai informasi, kuliah di Al-Azhar gratis, yang diperlukan hanya biaya hidup (living cost). 

Itupun relatif murah, hanya sebesar Rp. 500.000.- (lima ratus ribu rupiah) perbulan. Jika dibandingkan dengan biaya kuliah di Indonesia yang mahal dan belum tentu cukup dengan uang sebesar itu, maka kuliah di Al-Azhar Mesir beserta kualitasnya menjadi sangat murah. Belum lagi, banyak dari mahasiswa Indonesia yang mendapatkan beasiswa kuliah di Mesir.

Taiwan 

5 Negara Yang Menggratiskan Biaya Pendidikan

Sudah lebih dari 10 tahun Taiwan membuka diri untuk mahasiswa internasional, namun mungkin baru 4-5 tahun terakhir internasionalisasi ini berkembang dengan pesat. Jumlah mahasiswa internasional di Taiwan berada di kisaran lebih dari 40 ribu orang, sebagian besar mengambil pendidikan bahasa Mandarin (degree ataupun non-degree), dan sisanya di jurusan lain-lain.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.