6 Kisah Transplantasi Organ Yang Menghebohkan

AnakRegular | Inilah kisah-kisah transplantasi Organ yang telah berhasil menyelamatkan banyak orang.

5 Kisah Transplantasi Organ Yang Menghebohkan

Kisah sukses mereka yang melakukan Transplantasi Organ | Transplantasi organ adalah transplantasi/cangkok atau pemindahan seluruh atau sebagian organ dari satu tubuh ke tubuh yang lain, atau dari suatu tempat ke tempat yang lain pada tubuh yang sama. 

Transplantasi ini ditujukan untuk menggantikan organ yang rusak atau tak berfungsi pada penerima dengan organ lain yang masih berfungsi dari pada pendonor. Donor organ dapat merupakan orang yang masih hidup ataupun telah meninggal.

Dalam prosesnya transplantasi bisa memakan waktu berjam-jam serta belum tentu sukses 100 persen, oleh karena itu beberapa yang berhasil bisa dibilang merupakan pencapaian luar biasa.

Tapi seiring perkembangan teknologi medis organ-organ yang bisa ditransplantasi juga semakin banyak. Banyak pencapaian yang sebelumnya tak bisa dilakukan kini menjadi cerita sukses. Sudah banyak orang-orang yang terselamatkan karena tranplantasi organ ini.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut AnakRegular sajikan beberapa kisah transplantasi yang sukses dilakukan dan menyelamatkan banyak orang.

Kisah-kisah mereka yang melakukan transplantasi organ :

Transplantasi M. P

Anakregular | Sebuah pencapaian luar biasa telah dilakukan oleh seorang dokter di Afrika Selatan, ia berhasil menjadi yang pertama sukses melakukan transplantasi alat kelamin di dunia. Operasi tersebut dijalankan pada pasien berusia 21 tahun yang kehilangan organ intim setelah penyunatannya berakhir gagal.

Operasi berjalan selama kurang lebih 9 jam pada bulan Desember 2014 dan merupakan proyek pionir antara Tygerberg Hospital di Cape Town dan University of Stellenbosch. Tujuan dari proyek adalah untuk membantu sekitar 250 pria muda Afria Selatan yang setiap tahun kehilangan penis karena menjalani prosedur sunat sembarangan.

"Target kita adalah supaya pasien bisa berfungsi sepenuhnya setelah dua tahun tapi kami terkejut dengan proses penyembuhannya yang cepat," ujar Andre van der Merwe, kepala urologi University of Stellenbosch yang memimpin operasi tersebut.

Transplantasi Tengkorak

5 Kisah Transplantasi Organ Yang Menghebohkan

James Boysen pria berusia 55 tahun sehari-hari bekerja sebagai pengembang aplikasi dari Austin. Ia mengidap beberapa jenis kanker kulit kepala serta tengkorak sehingga berbagai pengobatan yang dijalaninya otomatis membuat luka menganga sampai otak bisa terlihat.

Pada 22 Mei ia pun menjalani proses transplantasi craniofacial yang dipimpin oleh ahli bedah plastik rekonstruktif Jesse Selber. Operasi memakan waktu hingga sehari penuh di Houston Methodist Hospital.

Karena ini merupakan prosedur yang baru, perencanaan dan koordinasi transplantasi memakan waktu lebih dari dua tahun. Jumlah tenaga kesehatan yang terlibat juga tak sedikit karena ada lebih dari 50 tenaga profesional termasuk di antaranya ahli bedah mikro, ahli bedah saraf, dan ahli bedah rekonstruktif.

Transplantasi Tangan

6 Kisah Transplantasi Organ Yang Menghebohkan

Will Lautzenheiser pria  berusia 40 tahun harus rela kehilangan kedua tangan dan kakinya akibat infeksi bakteri streptococcal pada tahun 2011. Namun akhir tahun 2014 ia mendapat kabar gembira karena ada donor langka yang menyumbangkan tangannya.

Tangan yang berasal dari donor anonim tersebut ditanam lewat operasi yang berjalan selama sembilan jam. Sebanyak 35 staf medis termasuk di dalamnya 13 ahli bedah terlibat saat operasi.

Pasca operasi tangan yang masih dibalut perban tersebut dikatakan oleh Lautzenheiser masih belum bisa berfungsi seutuhnya dan hanya baru bisa melakukan beberapa gerakan sederhana. Tapi ia tetap bersyukur karena dapat memiliki tangan yang utuh kembali. Ia mendeskripsikan pengalaman memiliki tangan lagi sebagai hal yang luar biasa dan sulit dipercaya.

Transplantasi Jantung mati

6 Kisah Transplantasi Organ Yang Menghebohkan

Bukan perkara yang mudah melakukan tindakan operasi transplantasi jantung, terlebih dengan menggunakan teknologi canggih untuk 'menghidupkan' kembali jantung yang tak berdetak. Oleh sebab itu, tak heran rumah sakit ini mendapat perhatian dari pemerintah Australia.

Rumah sakit yang dimaksud adalah St Vincent's Hospital, Sydney. Tim dokter dari rumah sakit tersebut pasalnya telah berhasil menggunakan jantung mati yang 'dihidupkan' lagi dengan cairan khusus. Jantung ini kemudian ditransplantasi dan telah menyembuhkan tiga orang pasien. Pasien tersebut antara lain Michelle Gribilas (57), Jan Damen (44) dan seorang pasien lagi yang masih dalam proses pemulihan.

Transplantasi Sel indra penciuman

6 Kisah Transplantasi Organ Yang Menghebohkan

Pada tahun 2014 tranplantasi sel indra penciuman dilakukan oleh ahli dari University College's London (UCL) kepada seorang pria bernama Darek Fidyka (38). Transplantasi dilakukan untuk menyembuhkannya dari kelumpuhan akibat luka tusuk yang ia derita beberapa tahun silam.

Jurnal Cell Transplantation menjelaskan bahwa teknik transplantasi ini merupakan sebuah terobosan terbaru yang melibatkan transplantasi sel dari organ penciuman ke sumsum tulang belakang pasien untuk membangun kembali 'jembatan saraf' antara dua ujung dari tulang belakang yang rusak.
"Kita percaya prosedur ini merupakan terobosan terbaru yang akan dikembangkan lebih lanjut. Ini juga sekaligus akan mengubah sejarah dan memberi harapan baru bagi orang-orang yang lumpuh akibat cedera tulang belakang," kata Geoffrey Raisman, seorang professor sekaligus kepala penelitian di Institute of Neurology, University College's London (UCL). 
Setelah mendapat transplantasi, Darek telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Ia bisa berjalan kembali meskipun dengan alat bantu jalan berupa walker berkaki empat.

Transplantasi Hati dari Ayah Ke Anak

6 Kisah Transplantasi Organ Yang Menghebohkan

Wajah pucat Maria Ulfa berubah ceria setelah tim dokter yang menangani putranya keluar dari kamar operasi RS Pertamedika, Senin tengah malam, tanggal 24 Februari 2014. Tepat pukul 23.45 WIB, operasi cangkok hati untuk Muhammad Sayid Hafidz selesai dilakukan. Para dokter keluar dengan wajah puas. Bisa jadi itu merupakan pertanda operasi tersebut berjalan lancar.

Bukan hanya pasien bocah 8 tahun itu yang kondisinya cepat membaik setelah operasi. Kondisi sang ayah, Sugeng Kartika, yang merelakan sebagian organ hatinya untuk dicangkokkan kepada buah hatinya, juga terus membaik.

Itulah prestasi yang ditorehkan dunia kedokteran Indonesia yang untuk kali pertama kalinya sukses melakukan operasi transplantasi hati ayah kepada anak. Pasien asal Bekasi itu sebelumnya didiagnosis menderita Alagille pro-liver syndrome sejak lahir.

Nah itulah beberapa kisah transplantasi organ yang berhasil di lakukan, memang kemungkinan berhasil transplantasi adalah kecil. Tapi jika tidak ditangani dan tidak mau mengambil resiko semua tidak akan pernah terjadi. Orang-orang yang melakukan transplantasi adalah orang-orang yang sakit parah.

Jika tidak melakukan transplantasi mereka tidak akan sembuh. Terima kasih kepada mereka juga yang telah memberikan sebagian organnya kepada orang yang membutuhkan, semoga amal dan semua kebaikannya dilipatgandakan oleh Tuhan. Amin...
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.