4 Aksesoris yang Berbahaya Bila dipasang di Mobil

AnakRegular | Inilah Empat Aksesoris yang dikatakan berbahaya jika dipasang pada mobil.
4 Aksesoris yang Berbahaya Bila dipasang di Mobil

Mobil adalah salah satu kendaraan yang telah banyak membantu orang. Sekarang ini sudah banyak sekali orang-orang yang memiliki sebuah mobil di dalam rumahnya. Namun karena merasa kurang puas dengan mobil yang sudah dimiliki banyak pemilik mobil yang mulai memodifikasi mobilnya dengan menambahkan beberapa aksesoris pada mobilnya.

Memang pada dasarnya memasang aksesoris untuk kendaraan itu sah-sah saja dilakukan oleh setiap pemilik kendaraan. Namun penggunaan atau penambahan aksesori pada kendaraan terutama mobil juga harus diperhatikan manfaatnya, bukan asal pakai saja. Karena tak sedikit aksesori yang dipakai malah menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Fatalnya, ada aksesori kendaraan yang justru bisa membahayakan pengendara atau pengguna jalan lainnya. Seperti dijelaskan Bintarto Agung, Presiden Direktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), pemilik kendaraan sebaiknya menghindari aksesoris tambahan pada kendaraan yang dapat membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
"Setiap pemilik kendaraan seharusnya paham betul aksesori apa yang sesuai untuk kendaraannya , sehingga tidak menimbulkan kerugian," ujar Bintarto, Minggu (5/7/2015). 
Lalu, apa saja aksesori yang justru bisa menimbulkan bahaya bila dipasang? Berikut pemaparannya :


Menambah Lampu Atau Mengganti Lampu :

Pada dasarnya lampu yang ada pada kendaraan berfungsi untuk penerang jalan. Selain penerang lampu juga menjadi alat komunikasi dengan pengendara lain. Seperti lampu sein yang digunakan untuk berbelok, dan lampu tembak yang digunakan untuk memberi peringatan.

Setiap lampu pada kendaraan memiliki warna lampu yang berbeda dan sudah menjadi standar yang dibakukan dan memiliki makna informasi yang berbeda-beda. Pada kendaraan lampu depan selalu berwarna putih atau kuning muda. Sedang lampu sein selalu berwarna kuning, sementara lampu rem selalu berwarna merah dan putih untuk lampu mundur.

Kebanyakan para pemilik kendaraan yang merasa tak puas selalu mengganti warna lampu yang sudah menjadi standar. Terkadang karena tidak suka para pemilik selalu mengganti warna lampu sein dengan warna yang gelap dan tidak terang. Hal ini tentunya akan menyulitkan kendaraan lain yang sama-sama menjadi pemakai jalan.

Jadi, sebaiknya jangan meruba warna lampu karena bisa membuat pengendara lain salah paham. "Mengubah lampu rem atau sein menjadi warna putih atau warna lainnya bisa membuat kendaraan lain yang ada di belakang terganggu. Ini bisa saja menyebabkan terjadinya kecelakaan," ujar Bintarto.

Penggunaan Forklift Knob

Alat pemutar setir atau forklift knob yang dipasang pada lingkar kemudi adalah salah satu aksesori yang wajib dihindari. Aksesori ini membuat kendali setir tidak sepenuhnya berada di kedua genggaman tangan.

Jika terjadi kondisi darurat, kendali kemudi tidak utuh pada kedua tangan dan akan fatal akibatnya. Selain itu penambahan aksesori ini dapat menyebabkan cedera pada pergelangan tangan pengendaranya.

Merubah Pedal

Cara mudah membuat tampilan interior jadi lebih sporty adalah dengan mengubah pedal karet bawaan pabrik dan melapisinya (cover) dengan bahan metal. Hal ini berbahaya, karena bahan karet yang digunakan sebenarnya memiliki fungsi tersendiri, yakni agar tidak licin.

"Mengganti dengan pedal metal sebenarnya tidak dilarang, namun tidak disarankan. Selama aksesori tersebut tidak akan menyebabkan kaki tergelincir dari kontrol pedal," ujar Bintarto.

Bull Bar (tanduk)

Penggunaan tanduk bemper (bull bar) tidak tepat untuk berkendara di dalam kota, karena fungsi dasarnya adalah untuk daerah yang bersalju atau daerah perkebunan, sehingga bagian depan mobil akan bisa terlindungi saat akan membelah salju atau menghalau tanaman.

Jika aksesori tersebut digunakan di dalam kota, dikhawatirkan ketika menyenggol kendaraan lain kerusakan yang dialami akan cukup parah, bahkan jika menabrak seseorang akan bisa cedera serius dan mengalami kematian.

Maka jangan heran jika banyak mobil yang menggunakan bemper deapan akan selalu kena tilang oleh polisi lalu lintas. Toh menggunakan bemper depan itu tidak ada dalam aturan.

Nah itulah kawan, setidaknya 4 aksesori yang berbahaya jika dipasang pada mobil. Memang dengan menggunakan beragam aksesori kendaraan kita akan lebih menarik dan merasa betah ketika menggunakannya.

Namun selalu berpikir bijak terhadap sesuatu, sebelum mengganti atau menggunakan aksesori tambahan, lihat dulu manfaatnya bagi orang lain. Jangan melihat dari sudut pandang pribadi saja, tetapi lihat dulu lingkungan sekitar.

t;/noscript>

loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.