8 Insiden Kecelakaan Pesawat Hercules di Indonesia

AnakRegular | Inilah Delapan Insiden Mematikan jatuhnya pesawat Hercules di Indonesia

8 Insiden Kecelakaan Pesawat Hercules di Indonesia

Jatuhnya pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara, di Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015) telah menjadi duka mendalam bagi Indonesia. Lebih dari 100 orang tewas dalam insiden tersebut. Pesawat yang dikemudikan Kapten Penerbang Sandy Permana itu menghujam bumi beberapa saat setelah lepas landas dari Landasan Udara Suwondo (dulu Bandara Polonia).

Jatuhnya Hercules tipe C-130 milik TNI AU itu bukanlah kejadian pertama di Indonesia. Sebelumnya ada 7 kecelakaan pesawat jenis serupa pernah mengalami kejadian yang sama. Salah satunya kejadian yang dikenang sebagai Tragedi Condet dan Tragedi Magetan.

Kejadian ini juga lantas menjadi PR penting bagi kalangan militer dan juga pemerintah Indonesia yang saat ini menjadi sorotan karena kecelakaan tersebut. Karena korban kecelakaan pesawat bukan hanya dari pihak militer saja melainkan dari warga sipil juga yang tak berdosa.


3 September 1964, Selat Malaka

Hercules C-130 milik Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) bernomor registrasi T-1307 dan dipiloti Letkol Djalaludin Tantu dinyatakan hilang setelah mengalami putus kontak saat melakukan operasi Dwikora.

Diperkirakan, pesawat yang membawa 47 anggota Pasukan Gerak Tjepat itu jatuh di perairan Selat Malaka, akibat terbang rendah untuk menghindari radar lawan.

16 September 1965, Long Bawang, Kalimantan Timur

Pesawat Hercules C-130 AURI nomor registrasi T-1306 jatuh tertembak pasukan sendiri. Menurut informasi, sebelum pesawat yang dipiloti Mayor Soehardjo dan Kapten Erwin Santoso itu terjatuh, sejumlah penumpang dan awak sempat terjun dari pesawat dan selamat.

21 November 1985, Gunung Sibayak, Sumatera Utara

Pesawat intai maritim model Hercules C-130 milik TNI AU jatuh di kawasan Embusan Sigedang, Gunung Sibayak. Pesawat bernomor ekor T-1322 ini menabrak gunung dalam perjalanan rute Medan-Padang dan menewaskan 10 awak pesawat.

5 Oktober 1991, Condet, Jakarta Timur

Kecelakaan yang menelan 135 korban tewas ini terjadi setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, saat perayaan HUT Ke-46 ABRI. Hercules C-130 milik TNI AU bernomor A-1234 ini dipiloti Mayor Syamsul.

20 Desember 2001, Lhokseumawe, Aceh Utara

Hercules L-100 milik TNI AU bernomor registrasi A-1329 itu terbakar karena pendaratan overshoot atau tak sempurna di Lapangan Udara Malikul Saleh. Pesawat yang dipiloti Kapten Rida Hermawan itu diketahui mengangkut 80 penumpang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

11 Mei 2009, Jayawijaya, Papua

Lantaran satu bannya lepas, Hercules C-130 milik TNI AU tergelincir dan mengalami kecelakaan di landasan pacu Bandar Udara Wamena. Ban yang lepas dikatakan mengenai seorang warga.

20 Mei 2009, Magetan, Jawa Timur

Kecelakaan dialami pesawat Hercules L-100-30 bernomor registrasi A-1325, yang mengangkut sejumlah tentara dan keluarganya. Pesawat yang dipiloti Mayor Penerbang Danu Setiawan ini menabrak permukiman dan ladang sebelum akhirnya terbakar dan menewaskan 98 penumpang dan 2 warga setempat.

30 Juni 2015, Medan, Sumatera Utara

Pesawat Hercules C-130 yang mengangkut logistik jatuh menimpa ruko-ruko di Jalan Jamin Ginting, Medan. Pesawat baru saja lepas landas dari Lapangan Udara Suwondo, Medan, pukul 11.48 WIB. Dua menit kemudian, atau pada pukul 11.50 WIB, pesawat tersebut jatuh.

Memang kecelakaan tidak ada yang tahu, walau sebagaimanapun kita hati-hati akan sesuatu, namun jika Tuhan sudah mengghendaki untuk celaka, kita tidak bisa menolaknya.

Kita hanya bisa menerima dan meminta yang terbaik kepada Tuhan tentang apa yang akan kita terima kelak. Semoga semua korban dalam insiden kecelakaan pesawat hercules bisa diterima disisinya. Aminn
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.