Inilah Cara Orang Kaya Memandang Dunia

AnakRegular | Menjadi kaya dan sukses adalah impian semua orang, karena nya untuk menjadi orang kaya, Anda harus tahu cara ini : Cara bagaimana orang kaya memandang dunia :
Inilah Cara Orang Kaya Memandang Dunia

Cara orang kaya memandang dunia - Cara berpikir orang-orang kaya atau miliarder tentu berbeda dengan pemikiran orang-orang dengan kekayaan biasa saja ataupun di bawah rata-rata. Padahal, para miliarder tersebut justru berpikir sebaliknya, mereka menganggap bahwa orang lain sama saja seperti mereka.

Tentu kita bisa lihat bagaimana gaya hidup Bill Gates, atau pun Mark Zuckerberg, walau harta mereka banyak, kekayaan mereka berlimpah. Mereka tetap saja melakukan karyawan atau orang disekitar nya sama dengan mereka.

Seperti dilansir dari CNBC, sebuah penelitian yang di terbitkan dalam jurnal Psychological Science mengungkap, semakin kaya Anda, semakin besar kemungkinan Anda berpikir bahwa semua mempunyai kemampuan keuangan yang sama dengan Anda.

Alasannya cukup sederhana, karena kebanyakan para orang kaya berada dalam lingkungan yang sama, dari mulai hidup, sekolah, hingga bekerja dalam lingkungan yang sederajat. Sehingga para orang kaya tanpa sadar mengambil kesimpulan yang keliru dalam dirinya bahwa semua orang sama kayanya dengan mereka.

"Hal itu memungkinkan bahwa mereka (orang kaya) tidak memiliki wawasan ataupun kontrol terhadap proses pemikiran (bahwa semua orang juga sama kaya) untuk membuat penilaian terhadap orang lainnya," turut Penulis Utama jurnal Psychological Science Rael Dawtry.

Menurut Rael, dibutuhkan kesadaran penuh yang disebut 'metacognisi' untuk keluar dari asumsi implisit Anda sendiri. Suatu langkah yang sulit untuk dilakukan meskipun telah diperingatkan oleh orang lain.

Meskipun mereka orang kaya lebih banyak berinteraksi dengan orang berpenghasilan rendah yang dipekerjakannya, seperti pembantu, supir, ataupun tukang kebun, namun mereka menganggap sebaliknya bahwa mereka lebih banyak berinteraksi dengan orang yang setara dengan dirinya.

Rael menjelaskan, bahwa hal itu berarti secara acak mereka tidak menganggap orang disekelilingnya. Alhasil hal itu mendistorsi pandangan persepektif terhadap lingkungan sekeliling.

"Orang kaya dan miskin tidak hanya memiliki pandangan yang berbeda tentang bagaimana menggunakan uang yang dimilikinya, tapi juga secara subjektif berbeda dalam menjalani hidupnya di lingkungan masyarakat," pungkasnya


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.