Inilah Kondisi "Tubuh" Setelah Anda Minum Soft Drink

AnakRegular | Inilah perubahan yang terjadi pada tubuh Anda, ketika minum minuman ringan yang enak dan menyegarkan

Inilah Kondisi "Tubuh" Setelah Anda Minum Soft Drink

Minuman ringan (Soft Drink) memang memiliki rasa yang enak, menyegarkan dan praktis untuk dinikmati, minuman ini bisa kita dapatkan dimana saja dan bisa di minum kapan saja. Apalagi jika di nikmati selagi dingin di saat cuaca sedang panas, minuman  ringan seolah menjadi obat yang paling menyegarkan.

Namun satu hal yang harus diketahui, minuman ringan hanya memberikan rasa enak dan efek sensasi di mulut saja. Sangat sedikit jenis minuman ringan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, karena nya sebagian besar bahan-bahan yang terkandung dalam minuman ringan dapat berpotensi merugikan kesehatan.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan yang lebih baik, diharapkan masyarakat saat ini bisa beralih mengkonsumsi minuman mineral dalam kemasan, atau membuat bekal minuman dari rumah yang tentunya kadar kesehatannya lebih terjamin.

Nah bila Anda sampai saat ini masih mengandalkan "minuman ringan (Soft Drink)" untuk mengobati rasa lelah dan haus, perlu Anda ketahui semakin lama atau semakin Anda terus menerus minum minuman ringan, tubuh Anda akan semakin melemah. Memang tidak terjadi dalam seketika, namun seiring dengan berjalannya waktu efek buruk yang disebabkan minuman ringan pun akan mulai terasa.

Sebuah infografis yang menerangkan langkah demi langkah perubahan yang terjadi pada tubuh setelah kita mengasup soft drink, mulai dari 10 menit sampai satu jam kemudian, membuat kaget para penggemar minuman bersoda. Dalam blog The Renegade Pharmacist, Niraj Naik menggambarkan perubahan yang terjadi pada tubuh dalam infografis yang sangat mudah dipahami. 

Berikut adalah beberapa perubahan pada tubuh ketika Anda minum minuman ringan (soft drink) :

10 menit: menyerang gigi

Asam phosphoric akan menyerang enamel gigi, sementara pemanis buatan, seperti aspartam, memasuki sistem. Aspartam mungkin memicu reseptor rasa dan mengelabui tubuh sehingga mengira itu adalah gula yang diproses.

20 menit: mengubah model penyimpanan lemak

Minuman bersoda akan memicu insulin yang mengirimkan sinyal ke tubuh untuk masuk dalam mode penyimpanan lemak. Data dari sejumlah studi melaporkan, konsumsi minuman bersoda yang sering bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Beberapa data juga mengindikasikan bahwa mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan meningkatkan risiko sindrom metabolik yang terkait dengan penyakit diabetes dan masalah kardiovaskular.

40 menit: menyebabkan kecanduan

Kombinasi dari kafein dan aspartam akan menghasilkan kecanduan singkat yang sama dengan efek kokain bagi tubuh. Excitotoksin akan dilepaskan dan membuat otak kelelahan karena stimulasi berlebihan pada neuroreseptor, terutama jika minuman ini diminum setiap hari.

60 menit dan setelahnya: membuat lebih lapar dan haus

Tubuh kita mungkin tak akan mudah dipuaskan sehingga kita merasa masih ingin mengonsumsi sesuatu yang manis. Ini membuat kita meneguk soda lagi atau makanan junk food lainnya. Minum soft drink saat sedang haus sebenarnya juga tidak mampu menghidrasi tubuh karena yang dibutuhkan tubuh adalah air.

Selain itu yang mengejutkan ketika Anda sering sekali minum minuman dingin adalah efek buruk jangka panjang yang terjadi pada tubuh. Sebagian besar kondisi tubuh akan melemah, bahkan seiring dengan bertambahnya usia beberapa penyakit yang disebabkan oleh minuman ringan mulai muncul di hari tua Anda. Seperti apakah itu ?

Berikut adalah dampak buruk jangka panjang bagi kesehatan ketika mengonsumsi minuman ringan berlebihan :

Tulang rapuh

Minuman ringan yang manis dan bersoda dapat merebus kalsium dari tulang sehingga membuat tulang Anda bisa rapuh dan juga lemah. Asam folat yang ditambahkan dalam minuman ringan akan mengambil kalsium dari tulang karena sifatnya yang asam. Kafein yang ditambahkan dalam minuman ringan juga dapat menghambat penyerapan kalsium oleh tulang yang selanjutnya akan melemahkan tulang. 

Agar tulang tetap sehat, Anda harus rajin mengonsumsi susu, air putih dan beberapa jus buah segar yang dapat menggantikan posisi soft drink atau minuman manis dengan perisa.

Berat badan

Minuman ringan dalam kemasan botol biasanya bisa dinikmati setiap kali ada waktu senggang atau sebagai pendamping camilan. Hal ini dapat membuat berat badan Anda naik karena minuman ringan atau soft drink mengandung gula yang tinggi sehingga bisa menambah kalori dalam tubuh.

Saat makan di rumah makan atau restoran sebaiknya pilih teh tawar atau air putih yang tidak mengandung kalori sehingga dapat mencegah kegemukan.

Depresi dan rasa cemas

Soft drink dapat sebabkan perubahan suasana hati, depresi dan mudah tersinggung dalam jangka panjang. Aspartam yang ditambahkan dalam soft drink dapat mengubah komposisi kimia dari otak yang menyebabkan suasana hati yang buruk dan depresi.

Diabetes

Orang yang sudah gemuk dan memiliki riwayat diabetes harus menghindari minuman yang sarat akan gula. Namun, jika Anda benar-benar menginginkannya Anda dapat mengonsumsi sedikitnya satu kali dalam sebulan untuk memberikan waktu untuk tubuh memetabolisme semua gula yang ada di dalam tubuh. Jangan lupa seimbangkan dengan rutin konsumsi sayur dan buah yang tinggi serat yang dapat mengontrol gula darah dalam darah.

Tingkatkan risiko kanker

Banyak bahan kimia berbahaya seperti formalin yang ditambahkan dalam minuman ringan yang dapat merusak sel-sel tubuh Anda dan bisa sebabkan kanker. Membangun dari bahan kimia beracun dalam tubuh selama periode waktu yang lebih lama, terutama jika Anda sering mengonsumsi minuman manis yang mengandung banyak bahan pengawet penyebab kanker.

Lambatnya fungsi kerja ginjal

Minuman yang paling sehat adalah air putih. Terlalu banyak mengonsumsi soft drink akan mengganggu fungsi ginjal karena mengandung beberapa bahan yang berbahaya untuk ginjal sehingga ginjal akan bekerja keras untuk memfiltrasi minuman tersebut. Sebaiknya konsumsi air putih 8 gelas per hari agar fungsi ginjal dapat bekerja secara optimal.

Tingkatkan keinginan ngemil manis

Setelah mengonsumsi sebotol minuman manis tentu Anda akan meraih camilan yang gurih ataupun manis sesudahnya. Jika Anda merupakan salah satu penggemar soft drink, ini dapat sebabkan kenaikan kadar gula darah dan resiko diabetespun akan meningkat.

Jadi apa yang harus dilakukan?

Kalau memang Anda sayang terhadap kesehatan dan tubuh Anda, alangkah baiknya mulai dari sekarang sudah meninggalkan kebiasaan minum minuman ringan disaat kerja atau waktu senggang.

Ganti minuman Anda dengan minuman yang tentunya lebih bermanfaat bagi tubuh, bisa mengganti dengan air putih atau yang lainnya. Lebih baiknya, anda selalu membawa bekal air kemasan dalam botol dari rumah, yang lebih sehat dan lebih higenis, karena air minum dari rumah biasanya kita masak dahulu sebelum di minum.

Jadi, jangan sia-siakan kesehatan Anda, mulailah dari sekarang membiasakan diri menjaga kesehatan tubuh dari hal yang terkecil..
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.