Profesi Yang Membutuhkan Kemampuan Berbohong





AnakRegular | Inilah beberapa profesi yang membutuhkan keterampilan berbohong dalam menjalankan pekerjaannya :

Profesi Yang Membutuhkan Kemampuan Berbohong

Perilaku bohong sejatinya merupakan tingkah laku yang harus dihindari oleh semua orang. Sedari kecil kita selalu diajarkan oleh orang tua kita agar selalu berkata jujur kepada diri sendiri dan orang lain. Karena nya orang yang sudah berbohong tidak akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

Namun, dalam kondisi tertentu seperti dalam hal pekerjaan keterampilan berbohong sangatlah dibutuhkan. Bukan berarti membohongi pelanggan dengan hal yang tidak benar, melainkan kemampuan berbohong ini dilakukan untuk menjaga suatu hubungan ataupun menjaga perasaan pelanggan.

Seperti beberapa profesi berikut ini, mulai dari fotografer hingga seorang dokter yang selalu menggunakan skill berbohongnya untuk meyakinkan konsumen atau pasien ketika berkonsultasi kepadanya. Berikut adalah beberapa pekerjaan yang membutuhkan skill berbohong agar sukses dalam pekerjaannya :

Fotografer

Kebohongan yang dilakukan oleh fotografer, tak selalu buruk. Kebohongan yang dilakukan oleh para pekerja seni ini adalah memanipulasi foto. Dengan kepiawaian dalam membidik momen serta teknik editing yang mumpuni, mereka sebenarnya telah membohongi Anda. Mereka membuat Anda tampak langsing atau lebih putih dalam sekejap.

Sebelum menikah, banyak yang menyerahkan urusan foto pre wedding mereka pada fotografer. Ah, tentu saja. Siapa yang tak ingin terlihat cantik saat menikah, bukan? Ya, kebanyakan customer para fotografer justru merasa senang dengan kebohongan yang dilakukan oleh mereka.

Dokter

Masih ingat saat Anda kecil dan mesti disuntik vaksin, lalu dokter berkata: tidak sakit, rasanya seperti digigit semut. Benarkah? Tentu saja tidak. Disuntik dengan digigit semut adalah hal yang berbeda.

Dokter juga sering menjawab pertanyaan pasien soal penyakitnya dengan baik-baik saja. Namun beberapa saat kemudian, ia akan mengatakan hal yang berbeda kepada keluarga terdekat si pasien. Tentu saja, kebohongan yang dilakukan dokter tersebut untuk kebaikan. Dokter tidak ingin pasien merasa cemas dengan penyakitnya. 

Guru

Pekerjaan seorang guru memang mulia. Mereka membuat kita pandai dan mengerti akan segala hal. Akan tetapi, pada hal-hal tertentu, tahukah Anda bahwa seorang guru suka berbohong kepada murid-muridnya? Misalnya saat seorang anak yang tak mau belajar jika ibunya tak diizinkan masuk.

Untuk menenangkan siswa tersebut, guru akan mengatakan hal-hal yang membuat siswanya tenang. Seperti ibunya sedang belajar di kelas sebelah. Tentu saja, kebohongan-kebohongan yang dilakukan oleh para guru tersebut bermaksud baik. Guru memang harus mengetahui berbagai cara menangani siswa-siswanya.

Sopir Taksi

Pernahkah Anda merasa cemas saat naik taksi dan melihat argo yang semakin bertambah, namun tak kunjung tiba di tempat tujuan? Saat Anda menanyakan apakah perjalanan masih jauh, sopir taksi pasti memberikan jawaban: sudah dekat, tak jauh lagi, sebentar lagi sampai.

Akan tetapi kenyataannya beberapa menit kemudian Anda masih saja berada di dalam taksi. Kebohongan yang satu ini memang bisa tergolong buruk. Terlebih bila sang sopir sengaja berputar-putar dan mencari jalur yang jauh untuk meraup untung yang lebih. 

Pramuniaga Baju

“Wah Anda pasti cocok sekali mengenakan warna ini, terlihat pas lho di kulit. Silahkan dicoba saja, saya akan membantu Anda mencarikan ukuran yang pas untuk Anda.” Demikianlah yang sering dikatakan oleh sang pramuniaga di sebuah butik yang Anda kunjungi.

Saat Anda sedang iseng melihat-lihat koleksi yang mereka miliki, dan terpaku pada sebuah baju, langsung si pramuniaga akan menghampiri dan menyapa Anda dengan ramah. Dengan cekatan mereka pun mengambilkan beberapa ukuran untuk Anda, sehingga Anda tak kuasa untuk menolaknya. Alhasil, Anda yang tadinya hanya berniat cuci mata, keluar dari butik sambil menenteng sebuah tas belanjaan.

Apa yang dilakukan oleh sang pramuniaga tak termasuk kejahatan, karena pada dasarnya ia hanya berusaha mempengaruhi Anda untuk membeli barang yang ia tawarkan. Tergoda atau tidak itu adalah sepenuhnya di bawah kendali Anda. Namun 80% dari wanita yang keluar masuk butik, berhasil mereka rayu dan pulang dengan membawa barang belanjaan.

Resepsionis Hotel

Anda mungkin menyangka Anda beruntung bisa mendapatkan kamar saat musim liburan. Resepsionis bertutur seolah-olah hampir semua kamar sudah terisi dan Anda beruntung mendapatkan yang terakhir.

Namun, sebenarnya mereka memang melakukan hal tersebut dengan tujuan agar tamu merasa bahwa mereka mengunjungi hotel yang layak dan punya nama. Inilah cara yang digunakan agar tamu menjadi betah dan pelanggan tetap. Tak heran, jika seseorang sudah menyukai satu hotel, ia akan setia dengan tempat tersebut.

Nah, kebohongan diatas dilakukan hanya untuk strategi saja, namun bukan berarti kita harus melakukan kebohongan yang berlebihan. Jangan menggunakan kebohongan untuk mendapatkan untung yang lebih.

Jangan pula membohongi pelanggan dengan hal yang tidak benar, jangan melebih-lebihkan fakta, dan jangan pula membuat kabar bohong akan pesaing yang membuat pelanggan tidak percaya kepada kita dan orang lain :





Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com dengan judul "Profesi Yang Membutuhkan Kemampuan Berbohong" Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.
Loading...

0 Response to "Profesi Yang Membutuhkan Kemampuan Berbohong"

Post a Comment

Silahkan berkomentar Sesuai dengan Topik yang dibahas..