5 Penjahat Dengan Harga Buronan Terbesar di Dunia

Kriminalisasi dan terorisme merupakan perbuatan yang sangat di tentang oleh hukum. Kedua perbuatan tersebut sangat dilarang hampir semua negara di dunia, adapun jika dilakukan hukuman berat sudah menunggunya. Hukuman bagi mereka yang melakukan tindak kriminal dan terorisme sangatlah besar luar biasa. Mulai dari kurungan penjara yang sangat lama hingga hukuman mati yang siap mengakhiri hidupnya.

Ada banyak faktor yang membuat orang berani berbuat tindakan kriminal, mulai dari faktor ekonomi hingga faktor ketidakpuasan akan penguasa. Salah satu penjahat atau teroris paling terkenal dan ditakuti di dunia adalah Usamah Bin Ladin, ia merupakan sosok yang sangat berpengaruh dalam pemberontakan dunia. Tragedi serangan pesawat ke Gedung WTC pada 2001 silam pun tak luput dari tanggung jawabnya.

Beragam cara dilakukan pemerintah dan dunia untuk menangkap para penjahat tersebut. Mulai dari mengerahkan para agen rahasia untuk melakukan investigasi hingga merangkul masyarakat dalam upaya penangkapan para penjahat. Biasanya pemerintah akan melakukan saimbara dengan hadiah tertentu kepada siapa saja yang bisa menangkap para penjahat. Tak tanggung-tanggung hadiah yang didapat pun bisa membuat kaya mendadak para penangkap nya.

Berikut adalah daftar para penjahat di dunia yang paling diburu paling dicari dengan harga buronan paling besar di dunia, bagi Anda yang bisa menangkapnya silahkan laporkan kepolisi :

Joaquin Guzman Harga Buron Rp. 50,6 Miliar

5 Penjahat Dengan Harga Buronan Terbesar di Dunia

Namanya Joaquin Guzman, kerap dijuluki 'El Chapo' alias si pendek. Tinggi badannya memang di bawah rata-rata, cuma 150 cm. Tapi tidak ada yang mengalahkannya. El Chapo memimpin kartel narkoba Sinaloa. Wilayah kekuasaannya mencapai sepertiga Meksiko. El Chapo adalah penjahat paling diburu Badan Anti-Narkotika Amerika Serikat (DEA) selama dua dekade terakhir.

Namanya sekaligus memuncaki daftar buronan FBI ataupun Interpol sejak Usamah Bin ladin masih hidup. Sang bandar narkoba itu bertanggung jawab atas perang antar geng sepanjang 2007 yang menyebabkan lebih dari 100 ribu orang tewas, kebanyakan warga sipil.

Dua kali kabur dari penjara, El Chapo harusnya meringkuk di bui lebih dari 20 tahun karena terbukti memproduksi narkoba serta memilik senjata tanpa izin. Dia tidak pernah terbukti bersalah di pengadilan membunuh orang, kendati banyak saksi membenarkan dia tak segan melakukan sendiri pembantaian.

Pemerintah Meksiko menawarkan imbalan senilai 60 juta peso atau setara Rp 50,6 miliar untuk siapapun yang bisa memberi informasi terkait keberadaan El Chapo. Nilai hadiah setinggi itu membuat sosok bertubuh pendek itu sebagai manusia paling diburu di muka bumi.

Dawood Ibrahim Harga Buron Rp 40 Miliar

5 Penjahat Dengan Harga Buronan Terbesar di Dunia

Dawood Ibrahim memimpin jaringan kriminal berjuluk 'D-Company'. Ini adalah geng yang lebih mirip kelompok separatis bersenjata. Bisnis utama anak buah Dawood adalah mengedarkan narkoba di Pakistan, India, hingga Uni Emirat Arab. Diperkirakan anggotanya mencapai 5 ribu orang.

Sampai sekarang, Dawood tak pernah tertangkap. Interpol terus memburunya, karena selain gembong narkoba kakap, dia memasok uang palsu dalam jumlah besar di seluruh dunia. Dawood disinyalir pemasok senjata Al Qaidah. Pria 50 tahun ini juga dituding otak di balik pemboman Kota Mumbai pada 1993 yang menewaskan 257 orang.

Nilai buruan Dawood mencapai USD 5 juta (setara Rp 40 miliar), hidup atau mati. Pada 2008, Dawood berada di urutan empat sosok paling diburu seluruh dunia. Kini, dia diperkirakan ada di urutan kedua setelah El Chapo Guzman.

Alimzhan Tokhtakhounov Harga Buron USD 5 Juta

5 Penjahat Dengan Harga Buronan Terbesar di Dunia

Alimzhan Tokhtakhounov adalah dedengkot kriminal asal Uzbekistan. Kendati begitu, dia berhasil meraih reputasi dunia bawah tanah lewat jaringan di Rusia. Di Negeri Beruang Merah, dia memiliki julukan 'Taiwanchick' karena wajahnya lebih mirip orang Asia.

Pemerintah Amerika Serikat menyebut Tokhtakhounov sebagai tokoh utama dalam organisasi kejahatan yang terlibat dalam peredaran obat-obat terlarang, senjata dan perdagangan manusia di Asia Tengah serta Eropa Timur. Bahkan, dia juga tercatat mengorganisir bisnis jual beli mobil curian di dua benua.

Tak hanya itu, Tokhtakhounov juga diduga terlibat dalam urusan suap kontes kecantikan hingga menyogok panitia Olimpiade 2002 untuk memenangkan kontingen negara tertentu. FBI mendapat informasi bila dia ada di Italia. Namun pengejaran yang digelar lima tahun lalu itu tak membuahkan hasil. Tak jauh beda dari Dawood, sang raja diraja kejahatan ini bernilai USD 5 juta untuk siapapun yang bisa membantu menangkapnya.

Semion Mogilevich Harga Buron Rp 14 Miliar

5 Penjahat Dengan Harga Buronan Terbesar di Dunia

Semion Mogilevich termasuk penjahat paling berbahaya sedunia. FBI menyebut aksi yang dilakukan Mogilevich sangatlah rapih dan terorganisir dengan baik. Mogilevich warga negara Ukrania, namun darah mafia yang mengalir konon diturunkan dari pemimpin mafia asal Rusia.

Kecerdasannya dalam mengatur perekonomian membuatnya mempunyai nama lain 'Don Semyon' dan 'The Brainy Don'. Jaringan narkobanya termasuk yang paling besar di Eropa Timur. Berkat kecerdasan Mogilevich, sindikatnya berhasil menyabet sebutan salah satu kriminal terlicin sedunia, dengan beberapa aksi seperti penyulundupan narkoba, pemerasan, perjudian ilegal, penculikan, dan pembunuhan.

Dikutip dari laman listverse, pada Juni 2012, Mogilevich diketahui adalah seorang yang kebal hukum dengan perlindungan dari pelbagai sudut, seperti perlindungan dari politisi-politisi. Dalam rilis yang dikeluarkan FBI pada 22 Oktober 2009, nama Mogilevich masuk dalam 10 besar dari 494 orang paling dicari sedunia. Nilai buruannya setara Rp 14,1 miliar.

Felicien Kabuga Harga Buron Rp 35 Miliar

5 Penjahat Dengan Harga Buronan Terbesar di Dunia

Felicien Kabuga adalah sosok paling diburu di Benua Afrika. Dialah otak serta penyandang dana militan suku Hutu yang membantai etnis Tutsi dalam Perang Rwanda 1994. Mahkamah Kejahatan Kemanusiaan Rwanda menyatakan Kabuga terbukkti mendukung serta mendanai kejahatan kemanusiaan. Kurang lebih 800 ribu warga Rwanda tewas karena akibat pembantaian massal tersebut. Dampak lainnya, 2 juta manusia terusir dari kampung halaman mereka.

Meski tak langsung ikut membunuh, Kabuga memasok alat transportasi dan sejumlah senjata pasukan etnis Hutu. Mahkamah Internasional sudah menyidang Kabuga secara in absentia untuk 33 tuduhan. Kabuga diduga bersembunyi di Kenya, tapi tak jelas posisinya. Nilai buruan penjahat perang ini ditaksir setara Rp 35 miliar.

Tertarik kawan untuk melakukan penangkapan pada orang-orang diatas?
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.