Lima Tradisi Selamatan Bayi Paling Mengerikan di Dunia

Bagi setiap orang tua, memiliki bayi adalah momen paling membahagiakan. Terlebih bagi ibu muda yang baru menikah memiliki bayi membuat seorang ibu merasa sempurna bagi suaminya. Dikatakan juga bahwa bayi adalah karunia terindah yang diberikan Tuhan kepada setiap keluarga. Karena itu tak lengkap rasanya jika tidak ada bayi dalam sebuah keluarga.

Selain itu untuk menyambut dan merayakan kebahagiaan karena hadirnya seorang bayi dalam sebuah keluarga, biasanya pihak keluarga di daerah-daerah tertentu akan melakukan sebuah tradisi atau ritual. Seperti tradisi aqiqah yang selalu dilakukan oleh umat Islam ketika ada seorang bayi lahir ke dunia. Adanya ritual tersebut diharapkan bayi yang lahir bisa membawa hal baik bagi keluarga dan semua orang.

Tapi tahukah Anda, ternyata di dunia ini ada beberapa tradisi dan ritual selamatan bayi yang terbilang unik dan mengejutkan. Karenanya beberapa tradisi ini dilakukan dengan cara yang tak biasa, mulai dari yang di lempar keatas hingga ada bayi yang dilompati orang dewasa. Berikut adalah enam tradisi selamatan bayi paling mengerikan di di dunia :


Tradisi Menyimpan Tali Pusat Bayi di Jepang

Tradisi Selamatan Bayi Paling Mengerikan di Dunia

Setelah melahirkan, di Jepang ibu bayi akan meminta tali pusat bayi dari bidan atau dokter yang membantu persalinannya. Biasanya, tali pusat ini akan mengering dan menyusut dengan sendirinya dan bentuk nya pun akan menjadi kecoklatan. Nantinya, tali pusat yang sudah kering tersebut akan disimpan dalam sebuah wadah box atau kotak kecil khusus. 

Bagian ini sering kali disebut sebagai "tail og the belly" atau "ekor perut". Di Jepang sendiri, namanya adalah "heso-no-o". Yang menarik dan unik, tali pusat ini akan digunakan sebagai obat ketika bayi sakit. Caranya cukup mudah, tali pusat akan direndam di damana air lalu airnya diberikan pada bayi untuk diminum.

Tradisi Mengguncang dan Memutar Bayi di Mesir

Tradisi Selamatan Bayi Paling Mengerikan di Dunia

Seperti yang kita tahu, saat bayi, tubuh masih lemah dan rapuh. Meski begitu, masyarakat Mesir punya cara unik yang terbilang cukup mengejutkan saat merayakan kehadiran bayi tersebut. Perayaan atau ritual unik tersebut disebut sebagai "Sebou". Dalam ritual ini, rumah sang uobu akan ditaburi garam. Hal ini dilakukan karena garam dipercaya bisa mengusir roh jahat dan bisa menjauhkan bayi dari segala macam mara bahaya. 

Sementara itu, sanga bayi akan ditempatkan pada keranjang bayi yang telah dihias. Keluarga dan kerabat akan berdatangan dan memberikan hadiah kecil. Kerabat yang datang juga akan menyanyikan lagu-lagu khusus untuk bayi sambil membawa lilin. Setelah itu, tubuh bayi diguncang-guncangkan dan diputar dengan cara digendong bergiliran oleh kerabat yang telah membentuk lingkaran. 

Melompati Bayi di Spanyol

6 Tradisi Selamatan Bayi Paling Mengerikan di Dunia

Spanyol merupakan salah satu negara yang punya cara unik untuk merayakan kehadiran bayi. Cara tersebut adalah dengan melompati bayi. Ritual ini memang cukup mengerikan dan menakutkan. Namun, penduduk di kota Vastrillo de Murcia, Spanyol meyakini bahwa ritual ini akan membuat bayi aman dan jauh dari gangguan roh jahat. 

Dalam ritual ini, bayi-bayi yang baru saja dilahirkan akan diletakkan di atas tanah secara berjajar. Selanjutnya, seorang pria berbaju kuning dan merah yang disebut sebagai setan jahat akan melompati bayi-bayi tersebut. 

Ritual yang dilakukan tak hanya sampai di situ saja, selanjutnya, bayi-bayi ini akan dihujani bunga oleh orang tua dan orang dewasa di sana. Bayi-bayi itu juga akan diarak keliling kampung. Hal ini dilakukan untuk memberkati bayi dan menghilangkan dosanya.

Melempar Bayi di India

6 Tradisi Selamatan Bayi Paling Mengerikan di Dunia

India memang merupakan salah satu negara yang memiliki beragam ritual unik dan mengejutkan. Tidak jarang, ritual di sana juga sangat mengerikan dan tidak masuk akal seperti ritual bayi satu ini. Di daerah Maharasthra dan Karnataka, India, bayi-bayi yang baru lahir akan menjalani ritual khusus. 

Ritual itu adalah melempar bayi dari atas menara setinggi 9 meter. Seorang pria atau ketua keagamaan setempat anak naik ke atas menara dan membawa bayi. Dari atas bayi dilempar ke bawah. Sementara itu, puluhan orang di bawah telah bersiap-siap menangkap bayi. Gimana nih Ladies, kebayang nggak bahayanya ritual ini. Walau berbahaya, ritual ini sudah dilakukan masyarakat India sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu.

Tidur Siang di Luar Ruangan Saat Cuaca Dingin di Norwegia, Swedia, Denmark, Islandia dan Finlandia

6 Tradisi Selamatan Bayi Paling Mengerikan di Dunia

Kamu kebayang bagaimana rasanya tidur di ruangan dengan cuaca dingin? Pasti akan terasa tidak nyaman bukan? Namun, tidur di cuaca super dingin akan menjadi ritual bayi-bayi mungil yang baru dilahirkan di beberapa negara seperti Norwegia, Swedia, Denmark, Islandia dan Finlandia. Sejak tahun 1940, bayi yang baru dilahirkan akan diletakkan di luar ruangan yang super dingin untuk tidur siang. 

Mengerikan memang. Meskipun tidak sedikit orang yang menentang ritual ini, para peneliti rupanya menyetujui dengan ritual ini. Penelitian menyebutkan jika bayi yang tidur di cuaca dingin akan memiliki tidur lebih baik dan dalam waktu yang lebih lama. Biasanya, orang tua di sana akan meletakkan bayinya di luar ruangan yang memiliki suhu -5 derajat celcius. Tapi, tidak sedikit pula yang meletakkan bayinya di luar ruangan dengan suhu -30 derajat celcius


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.