7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Menulis adalah sesuatu pekerjaan yang sangat menyenangkan. Sebuah tulisan nyatanya dapat merubah dunia. Tajamnya tulisan sama dengan tajamnya pedang yang selalu dipakai untuk berperang. Bagi sebagian penulis pekerjaan membuat sebuah tulisan adalah hal yang sangat menantang sekaligus menyenangkan.

Meski begitu sedari dulu banyak orang yang meremehkan pekerjaan yang satu ini, hanya duduk diam tanpa adanya melakukan berbagai aktivitas pekerjaan penulis dianggap sebelah mata. Padahal dalam kenyataannya penulis mempunyai pengaruh yang begitu besar dalam perubahan dunia.

Apalagi untuk era informasi sekarang ini, dimana informasi menjadi suatu kebutuhan yang selalu dicari dan dikonsumsi semua orang. Tentunya keberadaan penulis sangat begitu dibutuhkan. Meski begitu tak semua orang bisa menjadi penulis yang handal. Butuh kesabaran dan pengetahuan yang luas ketika ingin menjadi seorang penulis.

Seperti yang terjadi pada para penulis terkenal berikut ini. Walau sudah mengeluarkan banyak tulisan dan telah dibaca banyak orang nyatanya. Mereka malah mengakhiri hidupnya dengan cara yang tak biasa. Dikala karir sebagai seorang penulis sedang menanjak para penulis ini malah melakukan bunuh diri.


Hunter S. Thompson (1937-2005)

7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Hunter S. Thompson adalah seorang jurnalis yang memiliki obsesi besar. Itulah mengapa karyanya yang berjudul “Hell’s Angel: The Strange and Terrible of Outlaw Motorcycle Gangs” menjadi sangat fenomenal di kalangan jurnalis di negara barat.

Thompson dibesarkan di keluarga yang sangat miskin. Ia bahkan pernah mencuri dan dipenjara selama beberapa tahun. Terlepas dari penjara ia memutuskan masuk ke militer dan mulai menulis di sana. 

Gayung pun bersambut, karier menulisnya melesat dengan cepat meski harus dibarengi dengan depresi. Setelah bertahan selama bertahun-tahun, Thompson memutuskan untuk menembak dirinya sendiri.

Sarah Kane (1971-1999)

7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Sarah Kane adalah seorang yang sangat genius dalam menulis sebuah drama. Apa saja yang ia tulis selalu berhubungan dengan cinta, penyiksaan, seks, dan kematian. Keempat hal itu digabung menjadi satu hingga pertunjukannya kerap di-banned oleh beberapa panggung. Meski demikian, penggemar Sarah tak pernah sedikit.

Salah satu drama paling mengerikan yang pernah Sarah buat adalah tentang penganiayaan, mutilasi, hingga kanibalisme. Pada tahun 1999, karena tekanan yang berat pada dirinya, Sarah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Ia menelan 200 pil obat.

Yukio Mishima (1925-1970)

7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Yukio Mishima adalah seorang yang sangat penting dalam dunia kepenulisan di Jepang. Pria yang lahir pada tahun 1925 ini mendapatkan nominasi Nobel Prize sebanyak 3 kali dalam hidupnya. Salah satu karya paling legendaris dari Yukio adalah The Sea of Fertility. Karya ini berjumlah 4 volume dan sampai saat ini belum ada yang mampu mengalahkannya.

Yukio mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Dia melakukan seppuku di depan 1.000 orang yang mendengarkannya pidato. Yukio menusukkan pedang langsung ke dalam tubuhnya dan membuatnya langsung tak bernyawa.

Anne Sexton (1928-1974)

7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Anne Sexton adalah salah satu peraih penghargaan Putlizer Prize tahun 1967. Salah satu karyanya yang berjudul Live or Die benar-benar memukau banyak orang di dunia ini. Namun sayang, Sexton harus mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat mengerikan. Ia mengurung dirinya di dalam garasi hingga mengalami keracunan karbon monoksida dari kendaraan.

Sexton melakukan bunuh diri karena dirinya mengalami depresi yang cukup akut. Ia mendapatkan gangguan itu ketika melahirkan anaknya di tahun 1955. Setelah itu ia terus melakukan perawatan hingga memutuskan mengakhiri hidupnya.

Virgina Woolf (1882-1941)

7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Virginia Woolf terkenal dengan novel berjudul Mrs Dalloway, dan To the Lighthouse. Selain itu dia juga dikenal sangat pandai dengan esai, salah satu esai yang membuatnya semakin ternama berjudul A Room of One’s Own. Woolf mengalami serangan mental yang sangat akut ketika Ibunya meninggal di tahun 1895, setelah itu pada tahun 1904 sang ibu juga tiada.

Keadaan ini membuat Woolf mengalami bipolar disorder. Untuk mengatasi gangguan mentalnya, Woolf telah menyewa beberapa dokter untuk merawatnya. Ia bunuh diri dengan menenggelamkan diri ke dalam sungai. Woolf berjalan menuju sungai Ouse dengan mengisikan batu ke kantong di tubuhnya. Dengan begitu dia akan langsung tenggelam.

Sylvia Plath (1932-1963)

7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Sylvia Plath adalah salah satu penulis yang namanya cukup diperhitungkan di dunia. Meski hanya menyelesaikan satu novel otobiografi sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya. Plath mengalami depresi sekitar tahun 1950 saat mulai masuk ke Smith College. 

Ia terus bertahan hingga pada tahun 1953, melakukan percobaan bunuh diri yang gagal. Pada tahun 1955 ia lulus secara cum laude dan mendapatkan beasiswa Fullbright.

Pada tahun 1963, saat Plath sudah memiliki anak, ia melakukan bunuh diri lagi. Ia memasukkan kepalanya ke dalam oven saat sang anak sedang tidur. Pengasuh anak menemukannya telah tiada beberapa saat kemudian saat membuka dapur.

Ernest Hemingway (1899-1961)

7 Penulis Paling Hebat Yang Meninggal Bunuh Diri

Ernest Hemingway adalah sebuah legenda dalam dunia fiksi, dan jurnalis di dunia. Kepiawainnya dalam merangkai kata tak bisa diragukan lagi. Beberapa karya novelnya bahkan menyabet banyak sekali penghargaan. Seperti novel berjudul The Old Man and the Sea. Satu kelebihan Hemingway yang banyak ditiru orang adalah kesederhanaannya dalam menyampaikan makna dari sebuah cerita.

Pada tahun 1960, Mary, istri dari Hemingway membawanya ke klinik karena suaminya kerap mengurung diri. Ia mendapat beberapa terapi untuk menyembuhkan mentalnya. Namun apa yang dilakukan istrinya gagal. Pada tahun 1961, Hemingway menembakkan peluru ke tubuhnya. Hal yang sama ternyata juga dilakukan oleh Ayah, saudara perempuan, dan saudara laki-laki Hemingway. Seperti ada gen untuk melakukan bunuh diri.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.