Empat Hukuman Penjara Paling Lama dan Gila di Dunia

Tindakan kriminal, pembunuhan dan perampokan merupakan aksi yang sangat dilarang oleh hukum. Sedang bagi mereka yang melakukan aksi haram tersebut vonis penjara hingga hukuman mati akan menjadi hukuman bagi para pelakunya. Dengan hukuman penjara, para pelaku kriminal diharapkan bisa dibina menjadi manusia yang lebih baik dan menyadari semua kesalahannya.

Harapannya memang seperti itu meski pada kenyataannya tidak selalu terjadi. Walau sudah masuk berkali kali dalam sel penjara masih banyak para penjahat yang belum bertobat. Biasanya hukuman penjara akan disesuaikan dengan kesalahan yang dilakukannya. Ada yang mulai dari satu tahun penjara hingga seumur hidup hukuman penjara.

Namun apa jadinya jika hukuman penjara yang diberikan kepada terdakwa tidaklah masuk akal. Seperti beberapa kasus yang menimpa para kriminal dibawah ini. Karena perbuatan jahat yang dilakukannya para pelaku ini dihukum sangat lama sekali hingga ratusan tahun hukuman penjara. Padahal umur manusia saja rata rata tidak selama itu.


Gara-gara tagih utang, pasangan ini terancam bui 170 tahun

Empat Hukuman Penjara Paling Lama dan Gila di Dunia

Gara-gara mau menagih uang penjualan laptop di rumah temannya, Ronald Ford dan kekasihnya Shavontae Green, terancam dipenjara 170 tahun. Keduanya tak jadi menagih uang, namun ganti menculik kekasih temannya tersebut.

Tak hanya diculik, korban, seorang perempuan 38 tahun, disekap sekaligus disiksa dan diperkosa.

"Ketika sampai di rumah mereka, korban ini kemudian disiksa, dipaksa melakukan hubungan seks dengan Ford, disodomi, kemudian lengannya dipatahkan, dan tubuhnya disudut dengan bara rokok," ujar Deputi Kota Douglas, Attornet Molly Keane, seperti dilansir dari Mirror.

Tak kalah keji, Green juga melakukan tindakan tidak terpuji pada wanita yang diculiknya. Dia menyiramkan air mendidih ke bahu si wanita malang itu, dan menuangkan juga cairan pemutih ke badannya.

Setelah kekasih korban kembali dan mendapati rumahnya berantakan, serta kekasihnya menghilang, pria tak disebutkan namanya ini kemudian melaporkan kejadian tersebut pada polisi setempat. Tak lama kemudian pasangan keji ini ditangkap di rumah mereka.

Ford dan Green diyakini polisi bakal menghabiskan sisa hidup mereka dipenjara. Mereka akan menghadapi persidangan pada November mendatang. Jika resmi dinyatakan bersalah, Ford bakal dijatuhi hukuman penjara hingga 170 tahun.Tindakannya menyiksa korban dianggap jaksa amat keji.

Sementara kekasihnya, Green, yang ikut membantu bila terbukti bersalah dapat mendekam di penjara selama 75 tahun.

Perkosa bayi dua tahun, lelaki ini dipenjara 359 tahun

Empat Hukuman Penjara Paling Lama dan Gila di Dunia

Lelaki bernama Jerry Active, 26 tahun, asal Alaska, dijatuhi vonis 359 tahun penjara lantaran memerkosa bayi dua tahun dan membunuh kakek-nenek bayi itu. Tabloid Mirror melaporkan, Active membunuh Touch Chea, 71 tahun, dan istrinya Sorn Sreap di rumah mereka di Anchorge pada mei 2013.

Dia juga memerkosa Sreap dan bayi dua tahun cucu korban. Polisi menyebut perbuatan keji Active itu yang terburuk yang pernah mereka lihat selama bertugas. Dalam pengadilan dia dinyatakan bersalah atas sepuluh dakwaan, termasuk pembunuhan tingkat pertama, penyerangan seksual, dan penyerangan seksual terhadap anak serta perampokan.

"Pembunuhan ini sangat keji, brutal, dan bengis," ujar Hakim Philip Volland.

Polisi juga menyatakan lelaki itu memerkosa nenek 90 tahun yang kemudian meninggal pada Juni lalu. Dia juga pernah dibebaskan dalam masa percobaan setelah divonis tujuh tahun penjara karena mendobrak masuk sebuah rumah di Alaska pada 2009 dan memerkosa seorang bocah serta warga lainnya.

Tukang perkosa wanita muda divonis 219 tahun penjara

Empat Hukuman Penjara Paling Lama dan Gila di Dunia

Perempuan bernama Wendy Holland (35 tahun) menerima salah satu hukuman penjara terlama sepanjang sejarah Amerika Serikat. Dia dibui 219 tahun, dan minimal 50 tahun harus benar-benar hidup di penjara baru boleh mengajukan permohonan remisi.

Wendy bersama saudaranya William Brownlee, keduanya warga Kota Mobile Negara Bagian Alabama, terbukti secara berulang-ulang memerkosa keponakannya sendiri Brittney Wood. Mereka juga sering mencari korban gadis-gadis muda yang masih berhubungan darah untuk disekap lalu dicabuli.

Wendy adalah istri dari Donnie Holland. Sang suami dua tahun lalu bunuh diri, setelah polisi mulai mengendus aksinya memerkosa belasan remaja. Keluarga ini ternyata sangat bejat, lebih dari 11 anggota keluarga, termasuk Wendy, terlibat dalam pemerkosaan sistematis tersebut.

Polisi mendapatkan jalan terang setelah Brittney hilang pada 2012. Dari kasus itu, korban-korban lain bisa dilacak dan akhirnya memberikan pengakuan.

Diketahui, keluarga Holland ternyata penganut ajaran seks bebas, termasuk bertukar pasangan. Wakil Jaksa Mobile Nicki Patterson menyatakan tak puas cuma berhubungan badan sesama anggota keluarga, mereka mulai mencari gadis muda untuk diculik lalu diperkosa ramai-ramai.

"Korban paling muda berusia sembilan tahun, sementara kebanyakan korban berusia 14-15 tahun," kata Patterson.

Wendy, bersama mendiang suaminya, merupakan otak aksi bejat ini. Karenanya, jaksa menuntutnya dengan pasal berlapis, mulai dari sodomi, kekerasan seksual, penyiksaan anak-anak, hingga penculikan.

Dari laporan persidangan, Wendy yang menerima hukuman paling berat tidak menampakkan raut muka menyesal. Wanita itu bahkan tidak mengajukan banding setelah dihukum bui lebih dari dua abad. Hakim Jody Bishop menyatakan setelah juri menyatakan perempuan itu terbukti bersalah, dia segera menjatuhkan hukuman maksimal.

"Dia dan anggota keluarga Holland lainnya yang terlibat pantas dihukum sangat lama," kata Jody.

Selain Wendy, Brownlee yang aktif memaksa keponakan berhubungan intim turut dihukum berat. Tapi karena bukan yang merencanakan aksi bejat itu, dia cuma dipenjara 20 tahun.

Bocorkan rahasia negara, tentara AS dituntut 136 tahun penjara

Empat Hukuman Penjara Paling Lama dan Gila di Dunia

Prajurit angkatan darat Amerika Serikat Bradley Manning divonis bersalah sebab membocorkan ribuan dokumen rahasia. Dia dituntut hukuman 136 tahun penjara. Stasiun televisi ABC News melaporkan, Manning mengakui dia membocorkan sejumlah dokumen milik pemerintah Amerika pada WikiLeaks.

Pembacaan putusan ini mengundang protes pendiri WikiLeaks Julian Assange, seperti dilansir stasiun televisi BBC. "Ini bukan persidangan adil," ujarnya dari kantor kedutaan besar Ekuador di Ibu Kota London, Inggris.

Menurut Assange, Manning telah menjadi pahlawan dengan memaparkan secara transparan akuntabilitas pemerintah Amerika pada warganya serta kejahatan negara itu pada dunia.

Manning sebelumnya menjadi analis intelijen dan sempat ditahan berminggu-minggu di Kamp Arifjan, Kuwait. Salah satu basis militer Amerika. Setelah itu baru dia dipulangkan kembali ke Negara Adidaya itu.

Pelbagai dakwaan mengancam Manning. Salah satunya membantu musuh, namun ini tidak terbukti. Dia juga dituding menyimpan dokumen intelijen tanpa izin, mencuri, serta melanggar aturan memakai komputer milik negara.

Melihat hukuman yang diberikan pada Manning dan pembocor lain berakhir di penjara, Assange menyerukan pada pembocor rahasia Lembaga Intelijen Amerika (NSA) Edward Snowden menyelamatkan diri dan lari sejauh mungkin agar tidak tertangkap sebab pasti bakal berakhir di balik jeruji besi.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.