Empat Politikus Wanita Paling Kontroversial di Dunia

Salah satu cara ampuh yang sering dilakukan oleh orang-orang yang bergelut dalam dunia politik adalah mengumbar janji surga ketika masa kampanye tiba. Para politikus ini akan dengan mudahnya mengucapkan segala janji manis kepada masyarakat walau dalam kenyataannya janji-janji tersebut terkadang tidak pernah terbukti. Tak heran bila saat ini banyak para politikus yang di protes oleh pendukungnya sendiri.

Seiring dengan perkembangan zaman serta maju nya teknologi komunikasi, Promosi para calon politikus pun semakin beragam. Selain mengumbar janji manis dan perilaku yang baik ketika kampanye, para calon politikus ini pun tak segan melakukan berbagai cara demi meraih suara yang banyak dari rakyat. Salah satunya melakukan tindak kontroversial yang dipublikasikan lewat berbagai media.

Seperti yang dilakukan oleh para politikus wanita berikut ini. Untuk memudahkan dan melancarkan semua keinginannya para politikus berani melakukan hal gila dengan mengumbar tubuh seksinya demi meraup suara rakyat. Mulai dari tampil telanjang ketika berkampanye hingga membuat video membuat video hot yang membuat rakyat mulai meliriknya.


Valeria Prokopeno

Empat Politikus Wanita Paling Kontroversial di Dunia

Politikus wanita pertama yang masuk dalam kategori paling kontroversial adalah Valeria Prokopeno. Ia adalah salah satu kandidat wali kota wanita untuk Daerah Oblah Odessa, di barat daya Ukraina. Dikatakan kontroversial karena ia telah terlibat dalam skandal video panas beberapa waktu lalu.

Dalam video  yang sebar melalui jejaring sosial itu, Valeria Prokopeno berpakaian minim menampilkan gestur sensual yang sangat 'mengundang'. Politikus jelita ini mengaku kaget, pasalnya rekaman gambar tersebut menyebar secara luas di dunia maya pada beberapa hari sebelum pencoblosan di 25 Oktober nanti.

Kendati begitu, wanita lulusan fakultas hukum ini tidak menampik bila memang benar dirinyalah yang ada pada video tersebut. Dalam video berdurasi dua menit ini, Valeria hanya menggunakan bra dan celana dalam saja, serta meliuk-liuk di atas tempat tidur. Lucunya, penyebaran video tersebut justru tidak merugikan Prokopeno.

Sosoknya malah semakin populer ke seantero Ukraina. Seorang produser musik asal Rusia sudah menawari Prokopeno terlibat dalam syuting video klip band Vverh.

Tonton video kontroversialnya disini

Yolanda Couceiro Morin

Empat Politikus Wanita Paling Kontroversial di Dunia

Yolanda Couceiro Morin merupakan anggota Partai Kebebasan di Spanyol  yang membuat poster kampanye wali kota dengan menampilkan foto dirinya berdiri bugil dan bagian tubuh pribadinya ditutupi tangan dan tulisan.

Koran Spanyol 20 Minutos melaporkan, dalam poster itu tertulis 'Para politikus membuat kita semua telanjang'. Dia berharap poster kontroversial itu akan menarik perhatian warga kota Portugalete supaya memilihnya jadi wali kota. Ada ada saja.

Olga Lyulchak

Empat Politikus Wanita Paling Kontroversial di Dunia

Politikus wanita Ukraina bernama Olga Lyulchak telah menghebohkan jagat Internet tahun lalu. Foto-fotonya sedang berpose bugil tersebar di dunia maya. Dia dituding sengaja menyebar foto itu, karena momen tersebarnya dekat pemilihan parlemen. Lyulchak hendak mencalonkan kembali masuk legislatif.

Perempuan yang pernah disebut 'politikus paling seksi sedunia' tidak membantah bahwa foto telanjangnya mendukung karir politik. "Saya terbantu berkat foto itu sehingga bisa terpilih masuk parlemen," ujarnya seperti dilansir Pulse.ng. Sebelum muncul foto itu, Lyulchak adalah anggota Dewan Kota Kiev.

Natalia Juarez

Empat Politikus Wanita Paling Kontroversial di Dunia

Laing halnya dengan anggota Kongres Meksiko bernama Natalia Juarez yang sengaja membuat spanduk telanjang. Aksi gila itu dilakukan demi mengegolkan undang-undang legalisasi ganja. Aksinya itu menghebohkan publik. Apalagi Juarez berasal dari Negara Bagian Guadalajara, salah satu wilayah paling konservatif di Meksiko.

"Saya tantang kalian membuat terobosan bagi bangsa ini tanpa prasangka."

Demikian kalimat di bawah foto banner yang menunjukkan dia bugil bersama beberapa perempuan lain. Saat dikritik bahwa dia tidak akan dipilih warga mayoritas Katolik, perempuan 34 tahun itu mengaku santai. Seperti dilansir Russian Times, Juarez menegaskan pemilihnya memang bukan kalangan konservatif yang akan mendukung legalisasi ganja.

"Saya tidak perlu pura-pura. Agenda saya tidak sejalan dengan warga mayoritas. Sekalipun saya pakai rosario dan berlagak alim, mereka tidak akan pernah memilih saya," tandasnya.

loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.