Lima Negara Dengan Tingkat Prostitusi Anak Paling Mengerikan di Dunia

Orang tua mana yang rela dan bahagia melihat anaknya terjerumus pada dunia gelap seperti prostitusi yang selalu menjajakan diri bagi para pria hidung belang. Pastinya mereka akan merasa sedih bahkan lebih dari sekadar kecewa. Boleh jadi orang tua akan hancur hatinya dan merasa gagal menjadi orang tua yang baik bagi anaknya.

Memang segalanya bisa terjadi, apalagi di zaman modern sekarang ini, segala sesuatu bisa dilakukan oleh siapa saja. Terlebih karena tuntutan ekonomi hingga kurangnya pengawasan dari orang tua bisa membuat anak nekat melakukan sesuatu yang sangat berbahaya. Bukan tak mungkin kegiatan prostitusi pun akan dilakukan oleh anak-anak di bawah umur.

Lebih parahnya saat ini banyak orang tua yang sengaja menjajakan anaknya untuk menjadi pekerja prostitusi. Dengan alasan tak mampu dan tak bisa membiayai kebutuhan hidup keluarga para orang tua ini tega menjual anaknya sendiri. Seperti yang terjadi pada negara-negara berikut ini, dimana tindakan penjualan manusia hingga prostitusi terhadap anak begitu mengkhawatirkan.

Lima Negara Dengan Tingkat Prostitusi Anak Paling Mengerikan di Dunia


Kanada

Berdasarkan laporan dari Kementerian Hukum Kanada, banyak anak dan bayi dijual oleh keluarga mereka untuk dijadikan pekerja seks anak. Laporan dari Komite Senat Pembelaan Hak Asasi pada 2011 menyatakan kasus prostitusi anak di Kanada sudah menjadi kenyataan di banyak keluarga Kanada.

Penyelidikan pada 2009 menyebutkan dalam satu tahun ada hampir 9.000 kasus penganiayaan terhadap anak. Organisasi sosial kemasyarakatan memperkirakan ada 16 ribu kasus perdagangan manusia di Kanada dalam setahun, tapi angka perdagangan anak belum diketahui karena jaringan prostitusi anak yang sangat tersembunyi.

Amerika Serikat

Laporan dari Pusat Penelitian Kejahatan terhadap Anak-Anak menyebutkan ada sekitar 1.400 hingga 2,4 juta anak pekerja seks anak. Pada Februari tahun lalu sebanyak 16 anak berusia 13 tahun diselamatkan dari perdagangan seks. Petugas keamanan menargetkan seorang mucikari yang membawa ke-16 anak itu dalam pertandingan football.

"Prostitusi anak masih jadi anak yatim dalam sistem peradilan di Amerika. Kasus ini sering diabaikan oleh para penegak hukum," kata Julian Sher, penulis buku tentang prostitusi anak di Amerika.

Brasil

Perdagangan manusia untuk menjajakan seks adalah kenyataan menyedihkan bagi generasi muda Brasil. Menurut Forum Nasional untuk Pencegahan Pekerja Anak, sekitar 500 ribu anak di Brasil bekerja sebagai pekerja seks komersil. Berdasarkan penelitian dari Sky News, anak-anak berusia 12 tahun sudah banyak yang menjajakan seks sebagai mata pencaharian.

Menurut film dokumenter "Brazil-Children for sale" ratusan anak yang tinggal di daerah kumuh meninggalkan rumah mereka untuk menjual diri jadi pekerja seks di industri pariwisata. Mereka melakukan itu demi uang dan ingin lari dari kemiskinan.

Thailand

Menurut laporan pada 2004, prostitusi anak di Thailand melibatkan lebih dari 800 ribu anak di bawah usia 16 tahun. Sekitar 30 ribu hingga 40 ribu anak, belum termasuk anak warga asing, terlibat dalam dunia prostitusi.

Seperti halnya di negara lain, tingginya angka prostitusi anak terkait dengan industri pariwisata. "Seandainya para turis asing tidak banyak mengunjungi Pattaya, kasus ini bisa lebih dikendalikan," ujar Plissorn Noja, pengelola Pusat Anti Perdagangan Manusia dan Penganiayaan Anak kepada Huffington Post.

Menurut Noja, para pedofil punya jaringan internasional yang mencari mangsa melalui perdagangan manusia. Industri pariwisata esek-esek membuatnya semakin sulit dihentikan.

Srilanka

Menurut laporan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan anak-anak, UNICEF, kasus kejahatan terhadap anak-anak di Sri Lanka meningkat sebanyak 64 persen pada 2012 dibanding tahun sebelumnya. 

"Menurut UNICEF dan Organisasi Buruh Internasional (ILO) ada 40 ribu anak jadi pelacur di Sri Lanka dan 6,4 persen dari anak-anak di negara itu kemudian hamil," kata anggota parlemen dari Partai Nasional Rosy Senanayake.

Meski anak perempuan dieksploitasi secara seksual oleh industri seks atau oleh turis, kebanyakan lembaga swadaya masyarakat meyakini anak laki-laki menghadapi tantangan lebih besar di dunia kelam ini. Otoritas Perlindungan Anak Nasional pada 2011 menyatakan peningkatan kasus prostitusi anak terkait dengan pertumbuhan industri pariwisata.

Nah, itulah kawan setidaknya lima negara yang dengan kasus prostitusi anak paling mengerikan di dunia. Miris memang melihat semua itu terjadi. Terlebih negara diatas adalah negara maju yang memiliki segalanya. Namun maju memang tidak menjadi acuan, toh di negara maju juga ternyata masih banyak yang sengsara.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.