Lima Ksatria Wanita Paling Hebat di Dunia

Kuat, Gagah, dan Perkasa adalah ciri dan syarat wajib yang harus di penuhi seseorang untuk bisa menjadi seorang ksatria. Seorang ksatria harus memiliki keberanian dan siap melakukan apa saja demi keselamatan dan kemenangan pasukan dalam medan pertempuran. Dan biasanya orang-orang yang yang menjadi ksatria ini adalah seorang laki-laki yang telah terlatih kekuatan mental dan fisiknya.

Namun dalam sejarahnya, tidak hanya kaum lelaki saja yang selalu menjadi kstaria tangguh dan ditakuti, melainkan ada juga beberapa wanita hebat di masa lalu yang menjelma menjadi seorang ksatria perkasa yang tak kalah hebat dari para lelaki. Bahkan yang lebih menakjubkan para ksatria wanita ini telah tercatat dalam sejarah karena kekuatan dan keteguhan mereka ketika sedang berperang.

Terlahir sebagai seorang wanita yang pada masa lalu selalu dipinggirkan dan dianggap lemah tak membuat mereka menyerah karena keadaan. Para wanita ini tetap berjuang dan pada akhirnya bisa membuat namanya masuk dalam sejarah perkembangan dunia. Mereka begitu terkenal dan ditakuti di masanya. Berikut adalah lima ksatria wanita paling hebat dalam sejarah dunia :

Nakano Takeko

Lima Ksatria Wanita Paling Hebat di Dunia

Nakano Takeko, adalah seorang wanita yang dilatih penuh tentang ilmu bela diri dan seni. Ia adalah salah satu dari sedikit sekali samurai wanita dalam sejarah Jepang. Setelah bekerja sebagai instruktur bela diri pada tahun 1860an, ia kemudian pergi ke Aizu untuk pertama kalinya dan ikut bertempur dalam perang Boshin. Ketika menyerang pasukan kaisar di Ogaki, ia terkena tembakan di dada. Ia meminta saudarinya, Yuko, untuk memotong kepalanya dan menguburnya agar musuh tidak mendapatkan kepalanya sebagai trophy.

Augustina de Aragon

Lima Ksatria Wanita Paling Hebat di Dunia

Augustina de Aragon adalah pahlawan wanita yang membela Spanyol dalam masa perang kemerdekaan Spanyol. Awalnya ia berjuang sebagai rakyat biasa, namun karena kekuatan dan kegigihannya, ia akhirnya diangkat sebagai bagian dari pasukan militer Spanyol. Dalam perang Zaragosa, Spanyol akhirnya kalah dan Zaragosa berhasil dikuasai oleh Perancis. Meski begitu, keberaniannya maju berperang sendirian menginspirasi pasukan lain untuk melawan Perancis. Ia sempat ditangkap oleh pasukan Perancis, namun berhasil melarikan diri dan melanjutkan perjuangannya.

Joan of Arc

Lima Ksatria Wanita Paling Hebat di Dunia

Joan of Arc adalah sosok kesatria dari Perancis yang berusaha untuk merebut kembali wilayah Perancis dari Inggris. Ia kemudian dikirim ke pertahanan Orleans yang telah diserang beberapa lama. Ia mendapatkan banyak pengakuan setelah memenangkan peperangan di Orleans hanya dalam waktu 9 hari. Ia adalah satu-satunya wanita yang pernah tercatat telah memimpin keseluruhan pasukan suatu negara di usia 17 tahun. Meski terluka di bagian leher dan kepala, ia terus memimpin negaranya hingga beberapa kali berhasil meraih kemenangan.

Trieu Thi Trinh

Lima Ksatria Wanita Paling Hebat di Dunia

Trieu Thi Trinh adalah kesatria Vietnam abad ke-3 yang berhasil menghalau kekuatan kerajaan WU dalam masa pendudukannya di Vietnam. Di masa kelahirannya, wilayah tempat tinggalnya dikuasai oleh kerajaan WU, salah satu dari 3 kerajaan China. Ia menjadi yatim piatu sejak masih kecil dan dibesarkan oleh kakak dan istrinya sebagai seorang budak sampai usia 20 tahun.

Ia kabur dari rumah saudaranya ke hutan dan membangun pasukan yang terdiri dari seribu orang wanita dan pria. Bersama pasukannya ini, ia berhasil membebaskan sebuah wilayah di Vietnam kemudian mengklaimnya sebagai kotanya sendiri. Di usia 23 tahun, ia berhasil mengalahkan setidaknya 30 serangan Wu. Menurut cerita, ia berperang dengan menaiki gajah, mengenakan tameng emas dan membawa dua buah pedang.

Amina Sukhera

Lima Ksatria Wanita Paling Hebat di Dunia

Amina Sukhera atau dikenal dengan Aminatu adalah seorang kesatria wanita muslim di abad ke-16. Ia adalah sosok pemimpin yang berhasil menguasai tanah di sekitar Zazzau atau yang sekarang menjadi wilayah utara Nigeria. Kini di Zaria dan beberapa wilayah lain di Nigeria, Amina Sukhera mendapatkan reputasi sebagai wanita yang berbeda. Ia juga akhirnya dianggap sebagai ibu ratu Afrika.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.