Lima Peninggalan Belanda Yang Memakmurkan Indonesia

Belanda merupakan negara kecil di Eropa yang telah meninggalkan banyak luka di Indonesia. Hampir 350 tahun lamanya Belanda telah mencuri dan membodohi bangsa Indonesia. Berbagai kejahatan dan kekejaman nyatanya telah di lakukan oleh bangsa Belanda kepada bangsa Indonesia. Semua kekayaan yang ada di Indonesia semuanya habis di bawa oleh Belanda. 

Sungguh ironis memang negara kaya dan luas ini bisa dengan mudahnya di jajah oleh negara yang luas nya tak seberapa dengan luas Ibukota Jakarta. Memang penjajahan yang di lakukan Belanda telah menjadi suatu luka yang sangat mendalam. Bahkan hanya dengan mengingat saja kejadiannya, perasaan emosi dan marah pasti akan tiba-tiba muncul.

Namun dibalik luka di dibuat oleh Belanda, nyata ada beberapa peninggalan yang justru telah membawa banyak manfaat bagi bangsa Indonesia. Walau dalam pembuatan nya banyak darah bangsa Indonesia yang mengalir di dalamnya. Nah berikut adalah lima peninggalan Belanda yang telah memakmurkan Indonesia :

Waduk dan Bendungan Sumber Air Rakyat

Lima Peninggalan Belanda Yang Memakmurkan Indonesia

Keberadaan bendungan jadi hal vital untuk kebutuhan akan air. Di zaman Belanda dulu banyak dibangun tempat penampungan air raksasa ini dengan tujuan untuk mengairi sawah-sawah milik Belanda serta manfaat-manfaat sampingan lainnya. Bendungan ini juga dibangun dengan darah, namun pada akhirnya manfaatnya kembali ke bangsa Indonesia sendiri.

Ya, selain untuk mengairi sawah, air bendungan juga bisa dimanfaatkan untuk konsumsi. Bahkan beberapa juga jadi sumber mata pencaharian masyarakat setempat. Tidak terbayangkan bagaimana susahnya jika Belanda dulu tidak membangun fasilitas yang semacam ini.

Jalan-Jalan Penting Penghubung Antar Wilayah

Lima Peninggalan Belanda Yang Memakmurkan Indonesia

De Grote atau Jalan Pos bisa dibilang adalah jalur paling penting yang ada di Indonesia. Jalur Pos ini juga dikenal dengan Pantura yang menghubungkan hampir seluruh Jawa. Dan Pantura bisa dibilang prestasi paling luar biasa di era kolonialisme, walaupun proses pembuatannya sangat mengerikan.

Ya, jalan ini adalah hasil kerja rodi orang-orang Jawa sepanjang setahun. Jalan ini dimaksudkan si perintisnya yakni Daendels untuk mempermudah militer Hindia Belanda melawan gempuran asing serta mengontrol tanah jajahannya. Setelah Belanda berlalu, jalan ini pun berbalik memberi manfaat kepada masyarakat Indonesia. Terutama dari pemanfaatan jalur vital ini untuk keperluan distribusi produksi dan sebagainya.

Perkebunan-Perkebunan Sumber Penghasilan Masyarakat

Lima Peninggalan Belanda Yang Memakmurkan Indonesia

Fokus belanda dulu adalah mengeruk sumber daya alam Indonesia, salah satunya lewat hasil perkebunan. Hal ini pun diwujudkan dengan berdirinya banyak industri perkebunan ketika itu. Mirisnya, jangankan bagi hasil, pekerja pribumi yang dijadikan budak itu tak boleh mencicipi hasil kebun yang ditanam dengan tangan mereka sendiri.

Ada begitu banyak perkebunan di zaman penjajahan dulu. Mulai dari teh, kopi, cengkeh, karet sampai biji coklat. Memang benar kita dulu tak bisa menikmati semua ini, namun ketika penjajah enyah, semua perkebunan tersebut berpindah tangan dan berbalik menguntungkan Indonesia. Bahkan beberapa perkebunan tersebut masih ada hingga sekarang dan sukses memberdayakan masyarakat serta menaikkan taraf hidup mereka.

Pabrik-Pabrik yang Beroperasi Hingga Hari ini

Lima Peninggalan Belanda Yang Memakmurkan Indonesia

Belanda tak hanya mengeruk rempah-rempah dan sumber daya saja dari Indonesia. Mereka juga melakukan pembangunan-pembangunan industri di sini. Hal tersebut dibuktikan lewat pabrik-pabrik kuno yang berdiri tegak hingga hari ini. Tercatat mungkin ada puluhan pabrik yang dibangun pemerintahan Hindia Belanda dari Sabang sampai Merauke.

Pabrik gula adalah yang terbanyak dibangun oleh mereka. Beberapa bahkan masih beroperasi hingga hari ini, misalnya di Tegal, Gondang Baru, Malang dan masih ada beberapa lagi yang lain. Pabrik industri alat berat juga pernah mereka bangun, misalnya Pindad yang bahkan makin jumawa hari ini.

Arsitektur dan Konstruksi yang Bermanfaat Hingga Sekarang

Lima Peninggalan Belanda Yang Memakmurkan Indonesia

Selain deretan hal di atas satu lagi peninggalan mereka yang justru bermanfaat bagi kita adalah tinggalan arsitektur dan juga konstruksi. Peninggalan arsitektur ini biasanya berupa gedung-gedung tua. Di beberapa kota di Indonesia memang banyak tersebar bangunan-bangunan tua yang cantik. Dulu jadi tempat tinggal mereka, kini jadi obyek wisata yang menarik dan bermanfaat bagi pemerintah setempat.

Belanda tak cuma meninggalkan arsitektur cantik, mereka juga membangun yang namanya rel-rel kereta plus stasiunnya. Beberapa stasiun kita adalah peninggalan mereka dan sampai sekarang berfungsi dengan baik. Rel-rel kereta sendiri juga sangat penting keberadaannya meskipun pembuatannya sampai mengorbankan banyak nyawa.

Ya, sekali lagi kita tidak perlu berterima kasih kepada Belanda atas semua peninggalan yang bermanfaat ini. Pasalnya, ini adalah hasil kerja keras para leluhur. Belanda sendiri pasti tidak bermaksud memberikan kita manfaat dari peninggalannya di sini. Semuanya murni untuk kepentingan diri mereka sendiri. Jalan-jalan, rel-rel kereta, dan juga waduk sama sekali bukan untuk kita pada awalnya.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.