Empat Kisah Teroris Gagal Tragis dan Konyol di Dunia

Terorisme merupakan salah satu tindakan kriminal yang sudah di kecam di seluruh dunia. Berbagai jenis kejahatan terorisme selama ini telah menjadi perbincangan di seluruh negara. Mengatasnamakan suatau agama para teroris ini telah melakukan hal yang sangat merugikan seperti membom suatu gedung hingga melakukan bom bunuh diri beradara keyakinan yang salah.

Sudah banyak korban tak berdosa yang tewas karena perbuatan para teroris ini. Sudah tak terhitung lagi berapa banyak kerugian yang telah di timbulkan oleh teroris. Berapa banyak mental orang-orang yang ketakutan dan tidak ingin keluar rumah setelah aksi teroris yang meresahkan. Sungguh terorisme sangat merugikan banyak orang.

Itu sebabnya terorisme di mana pun tidak pernah mendapat sambutan dan dukungan. Malah pelakunya dihujat habis dan disumpahi teror itu berbalik ke arah mereka. Nasib tak bisa ditolak, malang tak bisa dirundung, ternyata aksi teror memakan pelakunya sendiri. Seperti beberapa aksi teroris yang berakhir tragis dan konyol di bawah ini. Bukannya membuat takut banyak orang, apa yang dilakukan mereka malah mengundang tawa banyak orang.


Teroris menyerahkan diri

Empat Kisah Teroris Gagal Tragis dan Konyol di Dunia

Komandan kelompok ekstrem biasanya memiliki tingkat kecerdasan yang cukup mumpuni, setidaknya naluri bertahan serta berusaha lari dari kejaran intelijen. Namun entah kalimat apa yang bisa menggantikan perbuatan Muhammad Ashan, komandan Taliban. Dia malah menyerahkan dirinya sebab melihat poster bakal dapat uang jika siapa pun bisa mendapatkan dia. 

Pada April 2012 dia berjalan menuju pos penjagaan polisi Afghanistan Utara, membawa poster dengan foto dirinya dan berujar dialah orang di poster itu. "Bisakah saya mendapatkan uangnya sekarang?".  Keruan dia segera ditangkap dan polisi merasa sangat beruntung tidak perlu repot mencari dia.

Guru ajarkan merakit bom Malah tewas

Empat Kisah Teroris Gagal Tragis dan Konyol di Dunia

Ini dia guru teroris paling nahas. Dia menginstruksikan bagaimana merakit bom namun melesak saat mengajarkan hal itu pada muridnya. Hal ini terjadi di sebelah utara Ibu Kota Baghdad, Irak, pada 2011. Seorang guru mengajarkan merakit bom tiba-tiba benda itu meledak di tangannya menewaskan dia dan 20 murid berasal dari Irak dan Suriah yang ada di kelas.

Warga Irak mengaku menikmati kebodohan mereka dan menyebut kematian mereka lantaran membayar nyawa tak berdosa telah diambil atas nama Jihad.

Rudal balik arah

Empat Kisah Teroris Gagal Tragis dan Konyol di Dunia

Dua teroris asal Yaman bernama Salman al-Walid dan Taezi Ashibi memiliki rencana meledakkan kedutaan negara mereka sendiri di Kuba. Namun rudal itu justru meluncur ke arah mereka lantaran mereka menggunakan busana berbahan khusus mengandung listrik statis.

Salman langsung tewas seketika dan Walid menderita luka bakar parah. Peristiwa ini terjadi pada 2008 dan menjadi pelajaran berharga bagi para teroris baru agar tidak menggunakan busana berbahan bisa menimbulkan rangsangan ledakan.

Bom meledak saat masih di mobil

Empat Kisah Teroris Gagal Tragis dan Konyol di Dunia

Mengemudi sambil merencanakan teror sungguh membahayakan. Apalagi membawa banyak bom, ini sangat mematikan. Setidaknya nasihat ini bisa didengar oleh sebuah kelompok esktrem di Irak pada Januari 2014. Sekitar 21 anggota teroris hendak pergi ke Kota Samarra dengan mobil van. Mereka bepergian dan bom diletakkan di bagian belakang. Bom itu benar-benar meledak dan membunuh semua orang di mobil. Para pelaku diduga anggota Taliban itu tidak memikirkan hal penting guncangan sedikit saja bisa membuat bahan peledak itu menyala.

Nah, itulah sekiranya empat aksi konyol para teroris yang membuat kita tertawa. Semoga bisa menambah pengetahuan dan banyak orang takut akan menjadi teroris.


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.