Lima Wanita Pemberontak Paling Tangguh di Dunia

Di kala keadilan tidak terbagi secara merata dan diskriminasi terus terjadi, terkadang pemberontakan menjadi hal yang sering dilakukan oleh pihak yang dirugikan. Pemberontakan menjadi suatu jalan terakhir yang sering dilakukan dimana orang yang tidak puas menuntut keadilan dan menginginkan hal yang sama tanpa adanya suatu batasan.

Seperti kasus kesetaraan gender, dimana di zaman dahulu atau mungkin masih berlanjut sampai sekarang. Status wanita selalu dianggap lebih rendah dari seorang pria. Wanita selalu di anggap sebagai golongan kedua yang mana selalu mendapatkan perlakuan yang berbeda. Wanita dianggap lemah dan wanita dianggap sebagai budak pemuas nafsu belaka.

Namun apa yang dilakukan oleh wanita-wanita berikut ini sangatlah luar biasa. Dikala keadilan dan kebebasan mereka di rebut, serta tanah kelahirannya menjadi jajahan orang asing. Mereka tanpa rasa takut menjadi seorang wanita yang kuat dan memberontak para diktator yang mencuri kebebasannya. Dengan segala semangat dan perjuangannya tak sedikit pemberontakan yang mereka lakukan membuahkan hasil yang memuaskan.


Laskarina Bouboulina – Yunani

Lima Wanita Pemberontak Paling Tangguh di Dunia

Laksaria Bouboulina adalah seorang komandan angkatan laut dari Yunani pada tahun 1770-an. Ia juga merupakan pimpinan pemberontakan yang dikenal mampu membuat banyak sekali pasukan musuh jadi kalah telak. Salah satu kehebatan dari Laskarina adalah kemampuannya membuat Yunani mampu lepas dari belenggu tentara Turki Ottoman.

Ia berjuang habis-habisan dengan segala yang ia miliki. Yang ada di pikiran Laskarina adalah bagaimana membuat negaranya jadi merdeka. Perjuangan yang ia lakukan selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Perang-perang yang dimenangkannya mengukuhkan Yunani menjadi sebuah negara yang merdeka.

Yaa Asantewaa – Ghana

Lima Wanita Pemberontak Paling Tangguh di Dunia

Yaa Asantewaa sebenarnya adalah seorang ratu dari kerajaan Asante di Ghana pada tahun 1830. Ia adalah orang yang melakukan gerakan pemberontakan kepada Inggris yang saat ini menguasai daerahnya dan berbuat semena-mena. Akhirnya dengan sekuat tenaga Asantewaa berhasil membuat tentara Inggris sedikit mundur ke belakang.

Dalam setiap pertarungan, Asantewaa selalu membawa sekitar 4.000 orang tentara untuk membantai tentara Inggris. Pertarungan selama tiga bulan benar-benar membuat Inggris kuwalahan. Namun minimnya teknologi membuat Yaa ditangkap dan dipenjara. Ia meninggal dunia pada tahun 1901 saat usianya mencapai 90 tahun.

Leymah Gbowee – Liberia

Lima Wanita Pemberontak Paling Tangguh di Dunia

Leymah adalah seorang wanita yang tangguh sejak ia lahir. Di tangannya perang sipil pertama di Liberia berhasil dihentikan. Pembunuhan besar-besaran pada penduduk akhirnya terhenti setelah berlangsung selama 15 tahun sejak 1980. Setidaknya tak akan ada lagi 250.000 jiwa melayang sia-sia untuk perang yang tak ada habisnya.

Leymah melakukan manuver politik besar-besaran kepada presidennya. Ia melakukan banyak hal agar kaum wanita dan anak-anak mendapatkan hak yang lebih baik. Meski tanpa militer yang kuat, Leymah mampu menaklukkan kekuatan besar dan membuatnya mendapatkan Nobel Perdamaian di tahun 2011.

Nanny of The Maroons – Jamaika

Lima Wanita Pemberontak Paling Tangguh di Dunia

Nanny adalah pimpinan kelompok budak yang di bawa dari Afrika menuju Jamaika. Mereka diperlakukan oleh militer Inggris dengan buruk saat pendudukan terjadi di negeri yang saat ini menjadi Ghana. Nanny adalah anak dari kerajaan setempat yang ditangkap dan dijadikan budak oleh para tentara sebelum ia kabur dan melakukan upaya penyerangan balik.

Ia mengumpulkan banyak sekali budak yang kabur lalu mengajari mereka berperang. Setelah terkumpul banyak, Nanny melakukan serangan berkali-kali hingga membuat tentara Inggris geram. Serangan yang dilakukan oleh Nanny membuat Inggris melakukan damai dan memberikan tanah seluas 500 acres kepada para budak dan pemberontak.

Margarita Neri – Meksiko

Lima Wanita Pemberontak Paling Tangguh di Dunia

Margarita Neri adalah salah satu pimpinan militer yang melakukan pemberontakan pemerintah di Meksiko sekitar tahun 1910-1920. Saat itu seorang diktator bernama Porfirio Diaz Mori membuat Meksiko jadi lautan darah. Kebijakannya membuat kemelut hingga 900.000 orang meninggal dunia.

Margarita tidak menyukai keadaan ini terlebih banyak sekali wanita dan anak-anak jadi korban kekejaman sang diktator. Akhirnya ia membawa sekumpulan wanita dan diajak berperang melawan diktator negerinya meski tahu risiko sangat besar.

Nah, itulah sekiranya lima wanita pemberontak paling tangguh dalam sejarah dunia, berkat semua perkataan serta semangat yang ditunjukkan mereka. Kemerdekaan dan kebebasan yang selama ini mereka inginkan telah terwujud secara sempurna.


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.