Lima Kisah Manusia Ganti Organ Tubuh Dengan Suku Cadang Robot di Dunia

Memiliki tubuh tak sempurna karena kecelakaan atau cacat fisik yang didapatkan sejak lahir memang menjadi noda dalam kehidupan sehari-hari. Perlakuan orang-orang sekitar pada orang yang memiliki kekurangan kerap sekali berbeda, bahkan orang yang terlahir tidak sempurna kerap mendapatkan diskriminasi dari orang-orang terdekatnya. Namun untuk saat ini kekurangan atau cacat fisik pada seseorang bisa diatasi.

Berkat kemajuan teknologi sekarang ini yang sangat pesat dan semakin canggih, ilmu medis dan kedokteran pun semakin  berkembang. Saat ini para ilmuwan telah sukses memebuat dan menghasilkan berbagai jenis suku cadang robotik yang bisa di gunakan untuk mengembalikan sebagian fungsi tubuh kaum difabel. Dengan suku cadang robotik ini mereka yang tidak sempurna berubah menjadi bahagia karena apa yang selama ini mereka inginkan akhirnya bisa terlaksana.

Walau berbentuk benda, suku cadang robotik ini nyatanya telah memberikan perbedaan dan juga harapan baru bagi mereka yang terlahir dengan kekurangan. Dengan suku cadang ini pula, para kaum difabel bisa merasakan manisnya kehidupan serta semangatnya mengejar impian. Berikut adalah lima kisah sukses kaum difabel yang mengganti organ tubuhnya dengan suku cadang robot di dunia :

Rhian Lewis - menggunakan Mata bionik Untuk Bisa Melihat kembali

Lima Kisah Manusia Ganti Organ Tubuh Dengan Suku Cadang Robot di Dunia

Hidup Rhian Lewis, asal Cardiff, berubah setelah dia bersedia menjadi salah satu peserta uji coba mata bionik pertama di dunia. Wanita 49 tahun itu sekarang bisa melihat lagi, setelah kehilangan penglihatan sejak kecil. Tim dokter menanamkan mata biotik atau organ pengelihatan buatan ke rongga mata Lewis dan enam pasien lainnya. Lewis menjalani operasi mata bionik di rumah sakit Oxford John Radcliffe.

Berbeda dari teknologi retina buatan, apa yang diterima Lewis adalah sebuah teknologi bionik, sehingga mata benar-benar berfungsi dari nol. Sebuah implan chip ukuran 3X3 milimeter ditanamkan ke mata yang tidak bisa melihat. Alat itu menggantikan fungsi retina untuk menangkap cahaya sensitif, menghubungkannya ke komputer kecil yang dipasang di bawah kuping. Sambungan elektromagnetis ini kemudian disambungkan ke otak.

Manusia Cyborg ini bisa rasakan lengannya

Lima Kisah Manusia Ganti Organ Tubuh Dengan Suku Cadang Robot di Dunia

Tiga pria asal Austria pada 2013 telah menjadi manusia pertama menyerupai cyborg seperti di film sains ilmiah. Otak mereka dapat mengkontrol organ robot buatan yang terpasang pada tubuhnya. Teknik yang diberi nama 'rekonstruksi bionik' ini mengkombinasikan transfer sistem saraf dan otot pada bagian tubuh yang teramputasi, dengan organ tubuh robot canggih.

Teknik rekonstruksi bionik dikembangkan oleh Profesor Oskar Aszman, direktur laboratoriun Christian Doppler bidang Restoration of Extremity Function di Medical University of Vienna. Profesor Aszman berkolaborasi dengan para insinyur dari Departemen Rehabilitasi Syaraf dari University Medical Center Goettingen.

"Kemajuan ilmiah yang telah dicapai di sini adalah bahwa kami telah mampu membuat serta mengekstrak sinyal syaraf baru melalui penguat transfer syaraf pada transplantasi otot. Sinyal ini kemudian diubah menjadi kode dan ditranslasikan ke sistem mekatronik fungsi tangan" kata Azman.

Hugh Herr Bisa Kembali tekuni panjat tebing berkat kaki robot

Lima Kisah Manusia Ganti Organ Tubuh Dengan Suku Cadang Robot di Dunia

Pencapaian luar biasa telah ditorehkan oleh Hugh Herr, seorang pendaki gunung top asal Amerika. Lahir dengan bakat mendaki gunung luar biasa, karir Hugh sempat hampir berakhir setelah dia mengalami kecelakaan di gunung Washington tahun 1982 silam. Nyawa Hugh memang berhasil diselamatkan, namun kedua kakinya harus diamputasi hingga lutut. Dokter pun mengatakan bila karir panjat tebingnya telah usai.

Tidak mau menyerah, Hugh memutuskan untuk memasang kaki palsu dan mencoba memanjat hanya beberapa minggu setelah dinyatakan pulih. Tak puas, Hugh membuat kaki palsunya semakin canggih dengan menambahkan teknologi robot dan memodifikasinya. Bukannya menjadi kelemahan, kaki robot Hugh justru dapat dipakai mendaki gunung lebih baik dari kaki manusia biasa. Rahasianya terletak pada ukurannya yang lebih panjang dan penambahan pisau di kaki robot itu, sehingga saat cocok untuk memanjat gunung batu atau es sekalipun.

Jerry Jalava Si Jari Flasdisk

Lima Kisah Manusia Ganti Organ Tubuh Dengan Suku Cadang Robot di Dunia

lashdisk atau alat simpan digital dewasa ini keberadaanya sungguh vital. Bentuknya yang kecil sehingga muda dibawa kemanapun dengan membawa kapasitas data yang besar.

Programer komputer asal Finlandia bernama Jerry Jalava pada 2008 kehilangan jarinya akibat kecelakaan sepeda motor. Membutuhkan jari baru dan keperluan menunjang lainnya, akhirnya tim dokter memberikannya jari baru dengan sedikit modifikasi flashdisk di dalamnya.

Hal tersebut dilakukan lantaran sang pasien perlu benda tersebut untuk menunjang profesinya. Kendati keberhasilan impantasi USB tersebut, Jalava kini berniat menambahkan jaringan wireless dan RFID, agar lebih memudahkan dia dalam bekerja.

Mohammad Abad Berkat Pen** Robot Bisa Rasakan Malam Pertama

Lima Kisah Manusia Ganti Organ Tubuh Dengan Suku Cadang Robot di Dunia

Pria dengan pen** robot pertama di dunia mengaku siap melepas keperjakaannya setelah menunggu selama 43 tahun. Adalah Mohammad Abad, seorang yang tidak memiliki organ vital pria sejak umur enam tahun akibat kecelakaan. Daily Mail melaporkan, pria asal Edinburgh, Inggris ini mengatakan kepincut oleh seorang pekerja seks, Charlotte Rose(35). Melalui proses saling kenal akhirnya Abad berhasil mengajak Rose untuk makan malam romantis di London sebelum melampiaskan hasratnya kepada Rose.

"Saya telah menunggu cukup lama untuk ini dan ini akan menjadi permulaan hebat di awal tahun. Penis robot ini bekerja sangat sempurna, kini saya ingin gunakan untuk hal itu, saya sangat bersemangat dan tidak bisa menunggu lagi," tutur Abad kepada harian The Sun, dikutip laman Asiaone, Rabu (6/1).

Rose yang juga berprofesi sebagai aktivis kebebasan seks mengatakan bila dirinya sendirilah yang menawarkan hal tersebut kepada pria dengan penis robot sepanjang 20 sentimeter itu. Dia ingin membuktikan bila benda tersebut benar bekerja, tuturnya kepada surat kabar Mirror.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi saya, akhirnya dia memilih untuk melakukan hal tersebut dengan saya, kita akan makan malam bersama terlebih dulu baru setelahnya melakukan waktu intim selama dua jam, tentunya saya tidak akan kenakan tarif untuknya," kata Rose.

Nah, itulah kawan setidaknya lima kisah haru dan sukses manusia (Kaum difabel) yang berhasil merubah kekuarangan organ tubuhnya dengan suku cadang robot di dunia. Terima kasih kepada teknologi, dan semoga banyak orang-orang yang cacat di dunia bisa ditolong dengan kecanggihan teknologi saat ini.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.