Fakta Unik Rio Haryanto Pembalap F1 Pertama dari Indonesia

Cabang olahraga F1 atau balapan mobil mini namun kecepatan yang sangat luar biasa adalah salah satu olahraga paling populer dan juga sangat dinanti dunia. Adu balap di lintasan yang berliku nyatanya telah memberikan sensasi dan juga daya tarik dari seluruh pencinta otomotif seluruh dunia. Nah tak heran jika banyak orang dan negara yang saling berlomba untuk mengirimkan bakat serta peserta yang bisa bersaing dan juga membawa harum nama negara di lintasan balap.

Dan yang menjadi suatu kebanggaan untuk saat ini, serta menjadi perbincangan di tanah air atau juga bahkan dari dunia adalah sosok dari pembalap muda putra Indonesia yang tak lain adalah Rio Haryanto. Setelah mengalami polemik akan dana dan juga sponsor lainnya, akhirnya Rio Haryanto bisa tampil sekaligus menjadi orang Indonesia pertama yang menjadi peserta dalam ajang balap mobil paling bergengsi di dunia tersebut.

Berbicara tentang Rio, tentu banyak orang yang penasaran, siapa Rio? bagaimana kisah hidupnya, apa kesukaannya, dan bagaimana kiprahnya di dunia balad? Tentu bikin penasaran bukan. Untuk itu berikut Anak Regular ulas fakta menarik serta kehidupan yang religus dari sosok anak bangsa Indonesia bernama Rio Haryanto. Silahkan disimak kawan :

Fakta Unik Rio Haryanto Pembalap F1 Pertama dari Indonesia


Debut Rio Haryanto di Lintasan

Pemuda asal Solo, Jawa Tengah, ini mengawali karier balapnya dari ajang gokart. Namun setelah tujuh tahun, Rio naik kelas pada 2009 dan mencoba peruntungan di berbagai balapan Formula baik di level Eropa maupun antarbenua. Namun Rio paling sukses di Formula BMW Pasific. Dalam balapan Formula Asia 2.0 Rio sudah sukses finis di peringkat tiga pada akhir musim. Tapi yang membanggakan, di ajang Formula BMW Pasific musim 2009 dia menyabet juara umum bersama tim Questnet TeamQi-Meritus.

Hubungannya dengan Manor mulai terjalin pada tahun 2010 ketika itu anak dari pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati tersebut masih bermain di kelas GP3 Series. Pada 16 November 2010, untuk pertama kalinya Rio duduk di atas jok mobil F1 bersama Virgin Racing (cikal bakal Manor) untuk melakukan test drive di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi.

Virgin Racing pada akhirnya mengubah nama menjadi Manor-Marussia dan terakhir Manor Racing, usai Marussia menarik dukungannya karena pembalap Jules Bianchi wafat. Setahun berikutnya, Rio berganti-ganti tim di GP2, mulai dari DAMS, Carlin, Barwa Addax Team, EQ8 Caterham Racing, dan terakhir Campos Racing.

Hingga musim 2015 lalu, total sudah empat musim dia turun di kelas GP2, balapan mobil tempat duduk tunggal (single seat) tertinggi kedua di bawah F1. Rio berhasil finis di peringkat empat pada musim terakhirnya dan Stoffel Vandoorne, pembalap cadangan McLaren keluar sebagai juara.

Pada F1 musim 2016 ini, para pembalap menjalani tes pramusim di Sirkuit de Catalunya, Barcelona mulai Senin 22-25 Februari 2016. Rio baru bisa menjajal jet darat baru Manor, MRT05 pada Selasa (23/2/2016) ini.

Rio Haryanto Patuh kepada orang tua

Fakta Unik Rio Haryanto | Rio adalah sosok yang sangat berbakti kepada orang tua. Suatu ketika, Rio baru saja berlatih go-kart di kawasan Donohudan, perbatasan Boyolali dan Solo. Usai berlatih, karena bawaannya banyak dia menitipkan helm kepada salah seorang wartawan.

Melihat itu, ibunda Rio, Indah Pennywati, memarahinya. “Jangan menyusahkan orang lain. Bawa sendiri ya,” katanya. Rio lantas mendatanginya dan berkata, “Maaf, Mas. Saya bawa sendiri saja. Dimarahi ibu,” katanya.

Sebagai anak bungsu, Rio amat dekat dengan sang bunda, Indah Pennywati. Kala Rio berlomba di luar negeri, Indah selalu menemani.

Sang ayah, Sinyo Haryanto, bisa saja absen dan tidak menemani Rio saat lomba karena kesibukan yang tak bisa ditinggalkan di Indonesia. Tapi tidak dengan Indah yang tak pernah absen mendampingi putra kebanggaannya.

Saat Rio bertarung di lintasan, wanita asal Ngawi, Jawa Timur, ini biasanya serius menyimak melalui TV yang ada di hospitality sirkuit.

Indah sempat merangkap sebagai manajer pribadi Rio. Namun seiring dengan karir Rio di kancah balap yang membutuhkan perhatian teknis yang lebih besar, peran sebagai manajer tersebut digantikan oleh Piers Hunisset.

Rio Haryanto Besar di Lingkungan Keluarga Pebalap

Darah pembalap kencang mengalir dalam diri Rio. Penyebabnya adalah lingkungan sekitar yang memang akrab dengan dunia adu kebut, khususnya roda empat. Sang ayah, Sinyo Haryanto, adalah pebalap di era 70-80an.

Sinyo kerap tampil di ajang gokart bersaing dengan rekan seangkatannya macam Aswin Bahar, Tony Sudarsono, Tinton Soeprapto, Beng Soeswanto hingga Adiguna Soetowo.Hal ini kemudian menurun ke anak-anaknya. Kecuali anak kedua, Kiki, semua anak Sinyo adalah pebalap. Roy dan Rian sempat tampil di ajang gokart hingga balap mobil. Rio pun mengaku dirinya menjajal gokart karena pengaruh ayah dan kakaknya.
“Awalnya datang ke sirkuit, melihat kakak berlomba atau latihan. Lama-lama ingin mencoba dan akhirnya menjadi profesi hingga sekarang,” kata Rio. 
Kini, tinggal Rio yang masih menekuni balapan. Dua kakaknya sudah tak aktif lagi dalam dunia adu cepat.

Rio Haryanto Pernah Mengalami Kecelakaan Parah di Masa Kecil

Rio mulai latihan gokart sejak berumur enam tahun di Solo. Suatu ketika, saat berlatih ia pernah mengalami kecelakaan yang cukup parah.Gokart yang dikendarai Rio bertabrakan dengan seorang pebalap motor yang juga sedang latihan.
“Saat itu sudah sore dan mulai gelap. Mobil gokart kan pendek. Mungkin pebalap motor itu tak melihat Rio sehingga tabrakan terjadi,” ujar Indah Pennywati, ibunda Rio.
Akibatnya, tulang tangan Rio patah di bagian siku dan ia harus dioperasi di Singapura. Hebatnya, setelah kejadian itu Rio tidak trauma dan saat pulih ia kembali giat berlatih.

Rio Haryanto Adalah Sarjana di Bidang Bisnis

Profesi Rio adalah pebalap. Selama beberapa tahun belakangan ini ia tampil dalam musim balapan yang padat. Namun kesibukannya sebagai pembalap tak membuat Rio lalai menuntut ilmu.

Buktinya, Rio saat ini memiliki gelar sarjana ilmu bisnis dari sebuah kampus di Singapura. Sebuah hal yang tak mudah dilakukan, melakoni profesi sebagai pembalap dengan kesibukan yang padat, tapi tetap bisa menuntut ilmu dan menyandang gelar sarjana.

Rio Haryanto Selalu Membaca dan Juga Menggunakan Ayat Kursi di Kokpit

Rio sudah kerap kali berganti mobil dalam setiap musim balap. Meski mobilnya sering berganti, ada satu hal yang tak berubah.

Di dalam kokpit mobil Rio, tepatnya di sebelah kanan setir, selalu ditempel ayat Kursi. Potongan surat dari kitab suci Al-Quran yang dilaminating tersebut dibuat oleh sang bunda.
"Tentu saya selalu berdoa sebelum mulai menyetir mobil balap. Ayat kursi adalah salah satu doa yang saya baca. Hal tersebut membuat saya lebih tenang dalam balapan," ucap Rio.
“Awalnya Rio bertanya, doa apa yang bisa dibawanya saat berada dalam mobil balap? Saya yang menyarankan dia untuk memilih ayat Kursi,” ujar Indah.
Jika melihat kebiasaan tersebut, besar kemungkinan di kokpit mobil Manor milik Rio nanti akan ditempel juga ayat Kursi di samping setir.

Rio Haryanto Punya 2 Pelatih Pribadi dan 1 Manajer

Sebagai pembalap profesional, Rio harus menjaga stamina dan fisik. Untuk itu, ia memiliki pelatih pribadi. Orang pertama adalah Dennis van Rhee. Pria asal Belanda itu bertindak sebagai trainer, coach, dan mentor pribadi Rio.

Sedangkan pelatih kedua adalah Moises Vila Blanch. Rio memanggil pria Spanyol ini dengan sebutan “Moi”. Ia adalah trainer sekaligus fisioterapis yang juga berprofesi sebagai dosen di Spanyol. Moi merupakan ahli sport science yang punya tugas menjaga performa fisik Rio.

Satu orang lagi yang punya peran amat penting dalam karir Rio belakangan ini adalah Piers Hunisset. Pria asal Inggris itu selalu mengawal Rio dalam setiap balapan. Piers mengurus dan menyiapkan hampir semua keperluan Rio dalam tiap seri. Pria yang juga mantan pebalap itu juga kerap menjadi rekan diskusi Rio.

Rio Haryanto Ternyata Sudah Punya Pacar

Hal terakhir ini bakal membuat kaum hawa patah hati. Dalam sebuah wawancara dengan Bola.com bulan Agustus 2015, Rio mengaku sudah punya pacar. Pemuda berusia 23 tahun tampak malu-malu dan tak mau menjawab siapa pacarnya. Rio Haryanto hanya menyebut bahwa pacarnya adalah wanita yang smart alias pintar.

Nah, itulah kawan sekiranya lima fakta unik dari Rio Haryanto pembalap F1 pertama dari Indonesia. Semoga bisa mengobati rasa penasaran Anda. Dan semoga Rio bisa melangkah lebih jauh di lintasan balapnya.


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.