Lima Kasus Pembunuhan Menggunakan Racun Paling Keji di Dunia

Ada sebuah ungkapan yang sering kita dengar jika "Teman baik bisa jadi musuh yang paling kita takuti". Bisa jadi teman atau sahabat yang sudah sangat dekat bisa menjelma menjadi orang yang kita benci di kemudian hari. Memang tidak mungkin, namun dalam beberapa kasus hal itu bisa saja terjadi.

Seperti yang terjadi pada kasus kematian Mirna beberapa waktu lalu. Mirna meninggal setelah menenggak kopi yang dicampur racun sianida di sebuah kafe. Berbagai penelusuran pun telah dilakukan yang pada akhirnya pihak kepolisian menetapkan Jessica yang tak lain merupakan teman baik dari Mirna sebagai tersangka atas kematian Mirna tersebut.

Kasus kematian Mirna pun mendadak jadi isu yang sangat panas. Ada yang bilang jika kematian ini mirip sekali dengan kejadian di komik Detective Conan karya Gozo Aoyama. Oh ya, selain kasus Mirna, pembunuhan menggunakan racun ternyata banyak dilakukan di seluruh dunia. Bahkan motif macam-macam dan cenderung ada konspirasi di belakang. 


Pembunuhan Jane Stanford

Lima Kasus Pembunuhan Menggunakan Racun Paling Keji di Dunia

Jane Stanford adalah istri dari salah satu pendiri universitas terbaik di Amerika, Stanford University. Setelah sang suami yang bernama Leland Stanford meninggal dunia, ia mengambil alih semua kendali kampus hingga kasus peracunan menimpanya. Pada tahun 1905 ia diracun menggunakan strychnine yang dimasukkan ke dalam salah satu air mineral di dalam rumahnya. 

Beruntungnya ia selamat meski harus dirawat selama beberapa hari di rumah sakit. Kejadian pembunuhan yang ditujukan pada Jane Stanford ternyata tak berhenti sampai di situ saja. Saat ia sedang berlibur ke Hawaii, lagi-lagi Jane Stanford diracun menggunakan strychnine. 

Namun pada pembunuhan kedua ini ia meninggal dunia setelah mengalami gangguan organ tubuh cukup lama. Kematian yang dialami oleh Jane Stanford masih menjadi misteri sampai sekarang. Mengenai motif dan siapa pelaku masih menjadi misteri yang tak juga mampu dipecahkan.

Kasus Pembunuhan Teman Sekamar

Lima Kasus Pembunuhan Menggunakan Racun Paling Keji di Dunia

Ada sebuah ujaran yang berbunyi: jangan percaya dengan siapa pun dengan penuh, meski ia merupakan orang terdekatmu sekali pun. Dan memang benar, kasus yang dialami oleh Zhu Ling pada tahun 1994 di Tiongkok bisa jadi salah satu buktinya. Ia diracun menggunakan sebuah logam berat bernama thallium yang membuat tubuhnya mendadak lemas dan nyaris membunuh tubuhnya.

Awalnya Zhu Ling hanya mengalami gangguan seperti rambut rontok, namun lama-lama ia kehilangan pandangan hingga harus mengalami koma. Polisi dan dokter yang menangani Zhu Ling akhirnya mendapatkan fakta jika thallium lah yang membuat gadis malang ini menderita. Dan orang yang dicurigai adalah teman sekamarnya bernama Sun Wei.

Sayangnya, Sun Wei memiliki keluarga yang bekerja di partai komunis di Tiongkok. Akhirnya kasus ini diintervensi dan tak jelas penyelesainnya sampai sekarang. Oh ya, Zhu Ling tidak meninggal tapi akibat kejadian ini ia mengalami gangguan pada sistem sarafnya.

Obsesi Menjadi Pembunuh Berantai

Lima Kasus Pembunuhan Menggunakan Racun Paling Keji di Dunia

Velma Barfield adalah wanita pertama di dunia ini yang mendapatkan suntikan kematian. Ia mendapatkan hukuman itu setelah tega membunuh suaminya sendiri yang bernama Jennings Barfield dengan racun tikus. Setelah itu ia juga membuat seolah-olah kematian suaminya seperti kematian wajar akibat penyakit aneh.

Ternyata kematian dari sang suami bukanlah pembunuhan terakhirnya. Velma juga membunuh ibu kandungnya sendiri dan tiga orang lagi yang sebenarnya masih merupakan kerabat dekat. Polisi yang menangani kasus ini mengatakan jika pembunuhan ini menggunakan racun yang sama dan motifnya juga sama. Diduga kuat Barfield mengalami gangguan jiwa hingga memiliki obsesi membunuh yang mengerikan.

Pembunuhan Untuk Mendapatkan Klaim Asuransi

Lima Kasus Pembunuhan Menggunakan Racun Paling Keji di Dunia

Pada tahun 1930-an di Philadelphia, Amerika pernah terjadi kasus pembunuhan berantai dengan menggunakan arsenik. Pembunuhan ini dilakukan agar istri mendapatkan uang asuransi yang besar dari kematian suaminya tersebut. Kasus ini dilakukan oleh Cousins Herman dan Paul Petrillo yang menawarkan jasa kepada para istri yang memiliki banyak kasus dengan suaminya.

Pembunuhan terakhir yang dilakukan oleh Herman dan Petrillo dilakukan di dalam mobil. Mereka membuat seolah-olah pria yang bernama Ferdinanto itu meninggal dengan wajar. Padahal ia dibunuh dengan diracun dengan arsenik yang berbahaya itu. Oh ya, total pembunuhan suami yang dilakukan oleh dua kriminal ini adalah 14 orang. Semuanya diracun menggunakan Arsenik.

Kematian Aktivis HAM Munir

Lima Kasus Pembunuhan Menggunakan Racun Paling Keji di Dunia

Terakhir kasus pembunuhan paling mengerikan yang menggunakan racun sebagai senjatanya adalah kasus pembunuhan Munir. Ia dibunuh saat berada di pesawat yang akan membawanya menuju Belanda guna melanjutkan studi S2 bidang hukum di Universitas Utrecht.

Dari penyelidikan yang dilakukan, ditemukan senyawa arsenik yang masih tersisa dalam tubuh Munir. Senyawa ini masuk ke dalam tubuhnya melalui makanan yang ia masukkan ke dalam mulut. Akhirnya tubuh Munir jadi mengalami gangguan dan meninggal secara mendadak.

Kasus Munir sampai sekarang belum mendapatkan kejelasan. Banyak konspirasi berhembus bahwa Munir dilenyapkan lantaran terlalu vocal memperjuangkan hak-hak orang hilang pada orde baru di Indonesia. Munir dianggap sebagai ancaman pihak tertentu hingga akhirnya harus dilenyapkan dari muka bumi ini.

Nah, itulah sekiranya lima kasus pembunuhan menggunakan racun paling keji dan mengerikan di dunia. Memang tidak ada yang tidak mungkin teman baik teman dekat bisa menjadi musuh yang paling kita takuti. Semoga bisa menjadi pelajaran dan bisa bersikap hati-hati di kemudian hari.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.