Lima Kebiasaan Yang Dianggap Buruk Ternyata Sangat Bermanfaat

Untuk mendapatkan kualitas hidup yang sehat maka pola hidup pun harus yang sehat pula. Rajin menjaga kebersihan serta mengatur pola makan merupakan syarat utama bagi seseorang untuk menikmati kehidupan yang sehat. Karena itu tak jika kesehatan itu sangat mahal harganya. Namun untuk menjaga kesehatan ternyata tidak serta merta harus selalu melakukan hal yang positif kawan.

Ternyata hal yang sering dianggap buruk oleh orang lain seperti menggigit-gigit kuku, hingga mengunyah permen karet terlalu lama nyatanya bisa memberikan sejuta manfaat tak terduga bagi kesehatan tubuh. Nah berikut adalah lima kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap tak aman namun bisa berpengaruh positif bagi kesehatan jika dilakukan dengan tepat, seperti yang AnakRegular rangkum dari Mirror Online : 

Kunyah permen karet

Lima Kebiasaan Yang Dianggap Buruk Ternyata Sangat Bermanfaat

Mengunyah premen karet memanglah asik apalagi kalau bisa dibuat main-main. Namun di beberapa negara mengunyah premen karet justru di anggap tidak sopan. Akan tetapi dari segi kesehatan nyatanya mengunyah premen karet sangat bermanfaat bagi kesehatan. Asalkan Anda bisa memilih produk permen karet yang aman dan rendah gula, maka kunyah-kunyah permen karet justru dapat memberikan manfaat sehat.

Menurut Dr Patel, mengunyah permen karet adalah salah satu cara baik untuk menyegarkan napas dan menyingkirkan sisa-sisa makanan dari gigi. Setelah makan, gigi Anda berisiko terkena asam dari gula yang ditemukan dalam makanan dan minuman. Seiring waktu, asam ini bisa melarutkan enamel gigi. 
"Nah, permen karet membantu merangsang produksi air liur, yang merupakan pertahanan alami mulut terhadap asam. Pada akhirnya, kebiasaan mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi risiko gigi menjadi rusak," tutur Dr Patel.
Jarang mencuci tangan

Lima Kebiasaan Yang Dianggap Buruk Ternyata Sangat Bermanfaat

Mencuci tangan sebelum makan atau hendak mau tidur memang dianggap sebagai suatu keharusan, namun menurut Prof Spector justru mengatakan bahwa kebiasaan mencuci tangan belum tentu memberikan manfaat. Menurutnya, memiliki sedikit kotoran saat makan tidak akan langsung memberikan efek yang berbahaya. 
"Kita semua terobsesi dengan kebersihan, tetapi sebenarnya banyak mikrobiologi yang saya tahu tidak terlalu mematikan. Cuci tangan secukupnya saja," ujar Prof Spector.
Menyikat gigi setelah makan

Lima Kebiasaan Yang Dianggap Buruk Ternyata Sangat Bermanfaat

Menyikat gigi secara rutin memang sangat dianjurkan untuk membunuh bakteri jahat dan menyingkirkan sisa-sisa makanan. Namun sebaiknya hindari langsung menyikat gigi setelah makan.
"Beberapa makanan dan minuman mendorong produksi asam tertentu di mulut Anda. Jika Anda langsung menyikat gigi setelah makan maka Anda mungkin mendorong asam tersebut ke lapisan dalam gigi dan merusaknya," ujar Dr Sameer Patel dari Elleven Clinic, London.
Berikan jeda setidaknya setengah jam setelah makan jika Anda memang ingin menyikat gigi.

Melewatkan waktu mandi

Lima Kebiasaan Yang Dianggap Buruk Ternyata Sangat Bermanfaat

Mandi memang menyehatkan bagi tubuh, namun jika dilakukan terlalu sering, apalagi jika menggunakan air hangat dan sabun berbahan keras, efeknya justru dapat merusak kulit. Pakar kesehatan kulit Dr Kannan Athreya juga menuturkan bahwa mandi berlebihan alias terlalu sering dapat membuat kulit menjadi kering, terutama pada anak-anak dan lansia.

Oleh sebab itu, jika akhir pekan Anda memilih untuk sesekali melewatkan waktu mandi, maka Athreya menyebutkan hal itu bukan masalah besar. Kebiasaan ini justru dapat membantu kulit dalam proses pemulihan. 
"Jangan lupa saat mandi hindari terlalu sering menggunakan air hangat dan pilihlah produk sabun yang lembut," pesan Athreya.
Menggigit-gigit kuku

Lima Kebiasaan Yang Dianggap Buruk Ternyata Sangat Bermanfaat

Saat kecil sering dimarahi ibu karena sering menggigit-gigit kuku atau mengisap jempol? Bukan tanpa alasan, umumnya kebiasaan ini dianggap dapat membuat seseorang terkena penyakit, khususnya diare.  Namun Prof Tim Spector dari King's College London justru menyebutkan bahwa kebiasaan ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.
"Orang-orang tanpa disadari menyentuh mulut mereka sepanjang waktu. Ketika mereka melakukannya, secara alami terjadi perpindahan mikroba seperti bakteri dari satu bagian tubuh yang lain," ujar Prof Spector.
Menurutnya, bakteri selama ini identik dengan perusakan. Padahal faktanya semakin sering Anda kontak dengan bakteri, maka tubuh akan semakin gigih membangun kekebalan untuk melawannya. Pada akhirnya, sistem kekebalan tubuh pun justru akan semakin kuat dalam menangkal bakteri jahat.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.