Lima Kisah Orang Yang Menggugat Tuhan Ke Pengadilan

Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia tersebut dapat terkontrol. Hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum di masyarakat. Tak heran jika orang mengatakan bahwa setiap orang setara di hadapan hukum, semua orang berhak mendapatkan pelayanan hukum yang sama tanpa adanya suatu perbedaan.

Meski dalam kenyataan tidaklah demikian, dimana hukum hanya bekerja bagi mereka yang kuat dalam materi. Tentu kita sudah sering menyaksikan bagaimana orang yang punya kuasa atau jabatan mendapat perlakuan hukum yang berbeda ketimbang rakyat biasa. Ironi namun begitu lah kenyataannya.

Setiap orang, siapa pun memang boleh mengajukan tuntutan hukum terhadap orang lain selama pengadilan mau menerimanya dan kasusnya bisa di sidang kan. Namun apa jadinya jika ada orang yang melakukan sesuatu hal tak biasa yakni ada orang yang menggugat Tuhan ke pengadilan? Tentu hal tersebut sungguh tidak di masuk akal bukan. Meski terdengar aneh, janggal, tidak masuk akal tapi hal itu pernah terjadi di dunia nyata dan di film.


Chandan Kumar Singh

Lima Kisah Orang Yang Menggugat Tuhan Ke Pengadilan

Pengacara bernama Chandan Kumar Singh menjadi perbincangan di seantero India. Dia menggugat Dewa Ram (dalam tradisi nusantara biasanya disebut Sri Rama) ke Pengadilan Tinggi Negara Bagian Bihar, atas tudingan melakukan tindak kekerasan domestik pada istrinya, Sita (di Indonesia lebih akrab disebut Sinta).

Seperti dilaporkan Decca Chronicle, Senin (9/2), salah satu dewa yang dihormati dalam ajaran Hindu itu diyakini Kumar berlaku tidak adil selepas Sinta diculik oleh Rahwana. Seperti diceritakan dalam epos Ramayana, Sinta diminta membakar diri untuk membuktikan pada Rama, bahwa dia tak pernah berselingkuh selama ditinggal sendirian di hutan maupun saat diculik sang raja iblis.

"Setelah membaca ulang cerita itu, saya meyakini bahwa Sri Rama adalah pelaku kekerasan dalam rumah tangga," kata Kumar.

Mayoritas penduduk India yang memeluk Hindu mengecam gugatan itu. Kumar dituding pengacara yang sekadar mencari popularitas. Pengadilan Bihar telah menolak gugatan tersebut pekan lalu, dengan alasan cerita dalam ajaran agama bukanlah wilayah kajian hukum positif. Dikecam kanan-kiri, Kumar bergeming. Dia meyakini bahwa moral cerita Sri Rama adalah muasal dari banyaknya kasus KDRT, setidaknya di Negeri Sungai Gangga itu.

"Jika Sinta tidak memperoleh keadilan atas perlakuan dewa yang menjadi panutan manusia, maka perempuan dalam kehidupan sehari-hari pada masa modern pun sulit memperolehnya," kata pengacara asal Kota Sitamarhi itu.

Muncul kabar, Organisasi Advokat India sedang menyidangkan Kumar. Izin praktiknya terancam dicabut karena dianggap menistakan agama.

Ernie Chambers

Lima Kisah Orang Yang Menggugat Tuhan Ke Pengadilan

Pada 2007 lalu Senator Amerika Serikat di Nebraska, Ernie Chambers menggugat Tuhan ke pengadilan. Menurut dia Tuhan telah mengancamnya dengan teror dan menyebabkan ketakutan di antara para pemilihnya. Dalam kata-kata tuntutannya sendiri, "Tuhan telah menyebarkan kematian, kerusakan, dan teror terhadap jutaan penduduk bumi."

Selain itu dia juga mengatakan Tuhan telah menyebabkan bencana banjir, badai, dan angin topan, seperti dikutip NBCNews. Chambers mengatakan dia mengajukan tuntutan itu untuk memberikan gambaran bahwa semua orang punya hak buat menggugat ke pengadilan, siapa pun orangnya, baik kaya atau miskin. Namun hakim menyatakan Chambers harus bisa menghubungi terdakwa (dalam hal ini Tuhan) supaya kasus ini bisa diteruskan.

Kaum ateis tuntut kalimat in god we trust di uang dolar Amerika

Lima Kisah Orang Yang Menggugat Tuhan Ke Pengadilan

Sekelompok penganut ateis di Amerika Serikat menuntut tulisan "In God We Trust" dalam lembar uang dolar Amerika agar dihapus.  Jaksa bernama Michael Newdow menyampaikan berkas tuntutannya ke pengadilan di Negara Bagian Ohio Januari lalu, seperti dilansir stasiun televisi Fox News. Newdow mengatakan kalimat yang berarti "Kami percaya kepada Tuhan" itu melanggar pemisahan antara negara dengan gereja. Dia mengatakan dengan adanya tulisan itu maka dia merasa dipaksa oleh pemerintah untuk mengakui nilai-nilai agama.

Reverend Mark Sharpe

Lima Kisah Orang Yang Menggugat Tuhan Ke Pengadilan

Reverend Mark Sharpe, 44 tahun, pendeta di desa Teme Valley South, Inggris, menuntut Tuhan karena sekelompok pendeta lain memaksanya mengundurkan diri dari gereja lewat pelecehan dan teror.

Sharpe mengatakan teror-teror itu antara lain anjingnya diracun, ban mobilnya disayat, teleponnya diputus, dan ada bau kotoran di mobilnya. Koran the Daily Mail melaporkan pada November 2011, dia mengaku pemaksaan pengunduran dirinya itu tidak adil karena sudah dipekerjakan oleh Tuhan. Sejak pindah ke desa itu pada 2005 dia mengaku kerap mendapat pelecehan dan ancaman.

Pavel Mircea

Lima Kisah Orang Yang Menggugat Tuhan Ke Pengadilan

Narapidana bernama Pavel Mircea, 40 tahun, asal Rumania menggugat Tuhan ke pengadilan karena melanggar perjanjian kontrak pada 2005 saat dia dibaptis.  Mircea sudah 20 tahun mendekam di penjara dan dia mengatakan Tuhan telah menerima doa-doanya dan pelayanannya tanpa memberikan imbalan.

Dia menuntut Tuhan memberinya uang tunai atas doa-doanya dan pelayanannya selama ini. Namun hakim di pengadilan menolak kasusnya dengan mengatakan Tuhan berada di luar hukum dan tidak bisa digugat dengan berkas hitam di atas putih.

Nah, itulah kawan sekiranya lima kisah aneh mereka yang melakukan dan menggugat Tuhan ke pengadilan. Sungguh aneh dan tak dimasuk akal bukan ??


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.