Lima Kisah Reporter Wanita Alami Pelecehan Saat Liputan

Dalam sebuah penelitian yang pernah di tayangkan di stasiun televisi ternama dunia BBC tahun 2015 lalu disebutkan 95 persen perempuan pernah mengalami pelecehan sek***, baik itu lewat kata-kata atau diraba bagian tubuhnya. Yang lebih menyedihkan dari hasil penelitian tersebut menyebutkan jika pelecehan yang diterima perempuan tak hanya terjadi di tempat tertutup saja.

Saat ini banyak perempuan yang mengalami pelecehan sek*** di tempat umum seperti jalanan, di keramaian atau di angkutan umum. Perlakuan tak senonoh ini telah menjadi hal yang begitu menakutkan, terlebih keselamatan wanita yang beraktivitas di luar sana sangatlah banyak. Seperti yang juga dialami oleh para reporter wanita berikut ini.

Saat para wartawati sedang dan meliput sebuah peristiwa tak sedikit dari mereka yang mengalami hal menyedihkan dilecehkan oleh orang-orang yang ada disekitarnya. Berikut adalah lima kisah reporter wanita yang pernah mengalami pelecehan sek*** saat sedang melakukan liputan suatu berita :

Jurnalis Belgia ini alami perlakuan tak senonoh saat melaporkan acara karnaval

Lima Kisah Reporter Wanita Alami Pelecehan Saat Liputan

Seorang reporter wanita asal Belgia mengklaim dirinya mendapatkan perlakuan tak senonoh dari seseorang. Insiden tersebut terjadi saat dirinya tengah melakukan siaran langsung melaporkan jalannya Karnaval Cologne. Dia mengatakan, semua laporannya jadi kacau akibat perbuatan tidak terpuji itu.

"Gambar di kamera saya menjadi sangat tidak terkendali. Beberapa orang menunjukkan jari tengahnya, sementara seorang pelaku menunjukkan ekspresi gembira usai melakukan tindakan asusila pada saya," lanjut dia.

Kepolisian Cologne, Jerman, langsung menginvestigasi kejadian ini. Selama acara Karnaval Cologne berlangsung, kepolisian mendapat laporan ada 18 kasus pelecehan sek*** yang terjadi di sana.

Reporter ini diteriakkan kata-kata vulgar saat sedang wawancara

Lima Kisah Reporter Wanita Alami Pelecehan Saat Liputan

Shauna Hunt, reporter CityNews di Amerika Serikat sedang mewawancarai seseorang ketika dia meliput pertandingan sepak bola. Saat itulah sekumpulan pria mabuk meneriakkan kata-kata kurang ajar kepada dia. Teriakan mereka itu adalah pelecehan sek*** dalam bentuk kata-kata. Bukannya menjauh atau tidak memedulikan mereka, Shauna justru berbalik dan mewawancarai mereka.

"Ini sungguh merendahkan wanita. Saya muak dengan hal semacam ini," ujar Shauna kepada salah seorang dari mereka, seperti dikutip dari boingboing.net Mei tahun lalu.

"Kami tidak peduli. Ini sangat lucu," jawab seorang pria mabuk itu.

Setelah tayangan itu, tidak lama kemudian seorang dari pria itu dipecat dari pekerjaannya lantaran perbuatannya terhadap Shauna.

Reporter Belanda dikerubuti pria Iran saat liputan

Lima Kisah Reporter Wanita Alami Pelecehan Saat Liputan

Dalam sebuah cuplikan, jurnalis perempuan yang memakai kerudung itu diikuti oleh sekumpulan pria Iran di sebuah lokasi wisata. Awalnya reporter itu tidak memedulikan mereka tapi ketika salah seorang pria itu mulai meraba tubuhnya dia berusaha lari menjauh.

"Hey! Hey! ini sudah tidak normal. Mereka menyentuh bokong dan payudara saya," kata reporter itu sambil tergesa menjauh menuju sebuah bangunan.

Reporter ini dikagetkan dua pria berbicara vulgar di kamera

Lima Kisah Reporter Wanita Alami Pelecehan Saat Liputan

Reporter perempuan stasiun televisi TV3 Kim Vinnell di Kota Auckland, Selandia Baru, mendapat perlakuan tak senonoh ketika sedang melaporkan acara festival musik yang berlangsung pekan lalu. Kim saat itu tengah mewawancarai orang yang datang ke festival itu ketika seorang pria tiba-tiba muncul di belakang dia dan mulai meneriakkan kata-kata kurang ajar di telinganya, seperti dilansir koran the Daily Mail pekan lalu.

Kim kemudian mencoba menghindari pria itu dengan berjalan menuju orang lain yang akan dia wawancarai, tapi pria bertopi tadi masih mengikutinya dan terus menyorongkan wajahnya di depan kamera sambil mengucapkan kata-kata vulgar di samping telinga Kim. Ketika Kim mencoba kembali memberikan tayangan ke rekannya di studio, pria kedua muncul dan ikut mengatakan kata-kata vulgar di depan kamera. Kim terlihat kaget dengan aksi dua pria itu dan saat itulah tayangan dihentikan.

Sedang laporkan berita pelecehan sek**, jurnalis ini malah mendapat pelecehan sek***

Lima Kisah Reporter Wanita Alami Pelecehan Saat Liputan

Wartawati stasiun televisi BBC September lalu mengalami perlakuan tak senonoh ketika sedang menyampaikan berita soal pelecehan sek***. Sarah Teale, nama reporter itu, sedang menyampaikan berita pelecehan sek*** di pinggir jalan di pusat Kota Nottingham, Inggris. Seorang pria kemudian lewat dan meneriakkan kata-kata kurang ajar kepada Teale, seperti dilansir the Daily Mail, September lalu.

"Penelitian melalui Internet mengatakan ada 95 persen orang pernah mengalami pelecehan seks***," kata Teale sambil duduk di sebuah tembok.

"Kebanyakan mereka mengaku diraba bagian tubuhnya di ruang publik, termasuk diteriakkan dari jalanan."

Beberapa detik kemudian ada suara seorang pria berteriak kepadanya dengan kata-kata vulgar.

"Ya contohnya seperti itu," ujar Teale menanggapi suara teriakan itu.

Cuplikan video itu kemudian menyebar melalui media sosial Facebook dan banyak orang berkomentar mengecam pria itu.

t;/noscript>

loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.