Empat Penipuan Barang Palsu Buatan Cina Paling Heboh di Dunia

China merupakan negara maju dengan kekuatan ekonomi paling hebat di dunia. Dengan sistem yang merata dan juga sumber daya yang memadai membuat roda perekonomian China begitu dikagumi. Bahkan hampir semua barang yang dibuat oleh orang china dapat dengan mudah terjual di seluruh negara. Namun satu yang menjadi ironi dari China adalah pelanggaran merek dan juga pemalsuan barang.

Hampir semua barang yang dibuat oleh China merupakan duplikat dari barang mewah dunia. Semua barang keluaran terbaru yang memiliki nilai jual tinggi pasti akan dengan cepat di duplikat atau dibuat palsu oleh China. Hal inilah yang tidak disukai oleh negara lain, karena menganggap melanggar hak cipta. Hampir semua produk populer di muka bumi ini ada versi tiruannya yang dibuat di Negeri Tirai Bambu ini.

Beraneka barang palsu itu tersebut diekspor dan masuk ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Barang-barang elektronik, pakaian, sampai makanan dan minuman pun membanjiri pasar di Tanah Air. Rupanya bukan hanya warga Indonesia saja yang punya cerita miris membeli barang palsu China lalu kemudian kecewa karena telah ditipu. Warga negara lain pun banyak yang mengalami hal serupa, termasuk warga China sendiri.

Warga China Tertipu Oleh Ponsel Iphone KW

Empat Penipuan Barang KW Buatan Cina Paling Heboh di Dunia

Perempuan di Kota Wuxi, China, bernama Zhao kaget ketika dia membuka paket kiriman berisi ponsel yang dia beli melalui daring. Dia bermaksud membeli ponsel merek iPhone 6s, yang kita tahu berlogo buah apel tergigit, tapi ketika paket dibuka yang muncul ponsel berlogo buah pir. Menurut situs Huanqiu.com, grup media People's Daily Online, Zhao diduga membeli ponsel Apple dengan harga senilai Rp 6,8 juta.

Zhao diketahui sudah menjalin komunikasi dengan sang penjual ponsel dan sepakat membayar seharga itu. Padahal harga normal ponsel iPhone 6s di China adalah sekitar Rp 10,7 juta. Namun setelah dibayar si penjual kemudian mengatakan kepada Zhao, ponsel yang dipesannya disita oleh pihak Bea Cukai dan dibutuhkan uang tambahan senilai Rp 10,2 juta untuk mengambil ponselnya. Si penjual bilang dia akan mengembalikan uang Zhao itu nanti.

Zhao dilaporkan berusaha menghubungi si penjual untuk mendapatkan uangnya kembali tapi tidak bisa. Si penjual sudah tidak dapat dihubungi. Menurut laporan, sejak Januari lalu di Wuxi sudah ada ratusan kasus penipuan daring terkait penjualan ponsel iPhone.

Uang Koin Euro KW dari China

Empat Penipuan Barang KW Buatan Cina Paling Heboh di Dunia

Kriminal asal China kembali unjuk gigi, khususnya di bidang pemalsuan barang. Bukan cuma alat elektronik, sekarang pun sindikat asal Negeri Tirai Bambu berhasil mencetak uang koin Euro sama persis dengan yang asli. Pemalsuan itu terungkap dari penggerebekan gudang di Napoli, Italia beberapa pekan lalu. Tim gabungan Europol mendapatkan barang bukti ribuan koin pecahan 2 Euro yang tak bisa dibilang palsu lantaran kemiripannya 90 persen dengan yang aslinya.

Negara-negara di Benua Biru khawatir, sudah berapa banyak pecahan palsu beredar dari sindikat China. Sedangkan penyergapan di Napoli baru memperoleh 495 ribu Euro (setara Rp 7,58 miliar). Aparat meyakini koin palsu made in China yang sudah beredar lebih banyak lagi.

Salah satu investigator dari Inggris menyatakan geng yang memasok koin palsu berasal dari Kota Shanghai. "Barang bukti ini menunjukkan fakta para pemalsu asal China memiliki alat seperti dipakai bank Sentral Uni Eropa," ujarnya. Dikhawatirkan, warga Eropa banyak yang jadi korban. Pemalsu itu mengincar momen Natal, ketika banyak warga belanja. Dengan kasus ini, China belum tergeser dari status negara pembajak paling hebat di dunia. Pada 2013, China menggegerkan dunia karena ditemukan 22 kios Apple palsu.

Ganja Sintesis KW 

Empat Penipuan Barang KW Buatan Cina Paling Heboh di Dunia

Kepolisian Amerika Serikat kini sedang dipusingkan penyebaran ganja sintetis. Mariyuana palsu itu mayoritas diimpor secara ilegal dari China. Kepala Badan Narkotika Nasional AS (DEA), Chuck Rosenberg, mengatakan beredarnya ganja sintetis sangat mengkhawatirkan karena pertumbuhannya sangat masif. "Kami tiba-tiba melihat barang ini ada di hampir semua negara bagian," ujarnya seperti dilansir NPR, Minggu (16/8/2015).

DEA mengatakan ganja sintetis berbahaya karena kandungan bahan kimia tambahannya berbeda-beda. Pembeli bisa mengonsumsi mariyuana oplosan dengan dosis kimia fatal walau barang terlihat sama. Setidaknya kasus temuan 5.200 ganja palsu telah ditangani DEA. Di Negeri Paman Sam, mariyuana palsu ini memicu banyak kasus overdosis yang memicu kematian. Penggunanya rata-rata anak SMA. Kalangan pecandu memberi julukan berbeda-beda terhadap ganja sintetis tersebut, misalnya Scooby Snax, Bizarro, atau Stoopid.

Ganja sintetis sama sekali bukan dari tanaman cannabis, melainkan rumput yang disemprot belasan bahan kimia. Di permukaan terlihat seperti ganja kering. "Efeknya bukan seperti ganja, melainkan lebih mendekati heroin karena sangat mudah membuat orang menjadi pecandu," kata penyidik DEA, Marilyn Huestis.

Shampo KW buatan China

Empat Penipuan Barang KW Buatan Cina Paling Heboh di Dunia

Sejumlah produk perlengkapan rumah tangga mengandung racun arsenik ditemukan di toko-toko di China. Seolah tak jera, sebelumnya sudah banyak berita melaporkan beras plastik, daging busuk, beredar di China. Barang-barang itu seperti sampo, cairan pembersih, parfum, pembunuh serangga, dan kertas toilet. 

Menurut laporan dari People's Daily Online, barang-barang itu dijual dengan harga sangat murah, baik di toko maupun di toko daring (dalam jaringan/online). Cairan pembersih ditemukan dengan kadar arsenik hingga 58 kali dari batas aman yang dibolehkan. Cairan itu dijual sangat murah hingga tiga kali lebih murah dari harga eceran.

Cairan itu mengandung 2,9 miligram arsenik per kilogramnya. Ahli kesehatan mengatakan kadar itu bisa menimbulkan risiko kanker. Sedangkan pada produk Shampo seperti merek terkenal Head and Shoulder dan Pantene ditemukan mengandung timah dalam kadar berbahaya. Pada botol sampo merek Clear saja terdapat 9,9 miligram timah tiap liternya. Kasus ini mencuat setelah seorang pemilik toko swalayan bernama Liu melaporkan ada keluhan dari pembeli sampo di tokonya.

"Pelanggan saya bilang sampo yang dia pakai bikin gatal tapi sampo yang sama yang dia beli di toko lain tidak," ujar Liu. Dia kemudian menyadari barang-barang yang dia beli dari pemasok dengan harga murah ternyata dipalsukan. Barang-barang itu sangat mirip dengan produk asli sehingga sulit membedakannya kecuali dengan uji kimia. Pasar gelap yang menjual barang atau produk-produk palsu sedang menjamur di China lantaran perolehan keuntungan yang cukup besar.

Baca juga : Lima teknologi baru yang dipuja dan ditakuti banyak orang

Nah, itulah kawan sekiranya lima penipuan barang palsu buatan China paling menghebohkan di dunia. Memang tak sedikit juga barang China yang diakui kualitasnya, namun jika barang China memiliki harga yang sama tinggi dengan produk aslinya tentu itulah yang tidak diharapkan. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua kawan.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.