Kisah Anak Paling Durhaka Yang Tega Telantarkan Orang Tua

Yang namanya orang tua pastinya akan selalu mendukung dan selalu menyangi anak dan keturunannya bagaimanapun keadaannya. Di kala anak sedang merantau atau sedang berjuang meraih kesuksesan hidup orang tua senantiasa mendoakan dan mendukung banyak hal agar anaknya berhasil. Tak peduli dengan kondisi hidupnya, asal anak sukses pasti apapun akan selalu dilakukan oleh para orang tua.

Namun tak sedikit kasih sayang yang tulus dan tak terhingga jumlahnya kadang tak berbuah manis dari anaknya. Sebagian orang tua malah mendapatkan perlakuan cuek layaknya orang lain dari anaknya sendiri. Seperti pepatah lama yang mengatakan seorang ibu yang mampu merawat lima anaknya, namun belum tentu sebaliknya, lima anaknya dapat merawat satu orang ibunya.

Kadang anak-anak yang sudah sukses dibesarkan, cemerlang dalam karirnya dan memiliki kehidupan mapan dengan harta berlompah terkadang lupa untuk sekedar menjenguk melihat kondisi kesehatan orangtuanya yang semakin menua. Sebagian dari mereka ada yang memilih menempatkan orangtuanya sendiri di panti lansia dengan alasan agar lebih terawat, dari pada harus hidup sendiri tanpa penjagaan.


Zhu Sulan seorang lansia yang dipaksa tinggal di lantai dekat apartemen anaknya

Kisah Anak Durhaka Telantarkan Orang Tua Paling Menghebohkan

Penghuni serta pengelola sebuah apartemen di Distrik Haidian, Ibu Kota Beijing, China, terkejut setelah beberapa pekan ini pasangan lanjut usia tidur di salah satu lorong lantai dua membawa banyak karung dan bawaan. Selidik punya selidik, mereka diminta oleh sang anak untuk tidur di lantai itu karena tak ada cukup ruang di apartemen.

Sang ibu renta itu bernama Zhu Sulan. Shanghaiist melaporkan, Rabu (30/3), dia mengaku tidak keberatan dengan permintaan putra ketiganya itu. Sulan dan suaminya mengaku enggan merepotkan anaknya dengan ikut tidur di apartemen. Pasangan suami-istri sama-sama berusia 71 tahun ini terpaksa menumpang ke lorong apartemen itu karena rumah mereka di kampung terkena penggusuran.

Dulunya, nenek Sulan dan sang suami ikut tinggal bersama anak pertama mereka. Tapi sang anak sulung juga kena penggusuran, lantas melimpahkan tanggung jawab merawat orang tua pada adik ketiganya.

Para penghuni apartemen itu lantas iuran membelikan makanan. Polisi dipanggil untuk mencarikan mereka tempat tinggal sementara. Namun pasangan lansia ini menolak pindah. Mereka mengaku sudah gembira diizinkan tidur di lorong. Selain itu, Nenek Sulan dan suaminya memilih menunggu si anak ketiga yang jarang pulang.

Dari penyelidikan pengelola apartemen, apartemen itu ternyata dulunya didaftarkan atas nama mereka berdua. Namun si anak ketiga dan anak perempuan nomor dua dari keluarga Nenek Sulan saling berebut hak waris atas apartemen tersebut. Ada tiga apartemen yang kini jadi tidak bisa ditempati oleh pasangan manula itu karena masih dalam sengketa anak-anak mereka.

Netizen China marah-marah mendengar kabar perlakuan sang anak kepada orang tuanya di apartemen Beijing itu. "Aku memberikan kunci rumah kepada orang tua, agar mereka sewaktu-waktu bisa berkunjung. Ada gunanya juga pemerintah dulu mengatur kita punya satu anak, supaya tidak banyak yang durhaka seperti ini," tulis salah satu pengguna jejaring sosial Sina Weibo.

Pria ini dicokok polisi akibat tega biarkan neneknya hidup tidak layak

Kisah Anak Durhaka Telantarkan Orang Tua Paling Menghebohkan

Saat tim investigasi mencoba masuk daerah sebuah rumah reyot, mereka menemukan pemandangan mengejutkan. Seorang nenek berusia 90 tahun sangat lusuh dengan tempat tidak layak tinggalnya.

Investigasi lanjutan menunjukkan bila cucu yang menjadi pengasuh utama tidak memberikan perhatian yang baik untuknya. James Louis(48) bertempat tinggal di Spring Garden, Sebring, Amerika Serikat, langsung diamankan oleh Sherif daerah Highlands.

Diberitakan laman Highlands, 14 Maret 2016, dia dihukum karena sengaja menelantarkan orangtua. Sang nenek dibiarkan sangat kurus, dehidrasi, serta cedera punggung lantaran tempat tidurnya yang tidak layak.

Telantarkan ibu sampai meninggal, anak durhaka ini menolak disalahkan

Kisah Anak Durhaka Telantarkan Orang Tua Paling Menghebohkan

Seorang wanita dihukum akibat menelantarkan ibunya sendiri hingga tewas. Pengadilan setempat melaporkan bila ini adalah kasus yang terjadi kali pertama di Adelaide, Australia.

Tersangka bernama Michelle Catherine Peake(55) asal Fulham Gardens dinyatakan bertanggung jawab atas perawatan sang ibu yang berusia 82 tahun. Sumber keterangan polisi, kebiasaan Peake membuat sang ibu menjadi tidak terawat dan akhirnya meninggal dunia pada tahun 2014.

Seperti diberitakan laman ABC.net, 28 Oktober 2015, tersangka akan dijatuhi hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara. Menyinggung kematian sang ibu yang dikaitkan dengan perilaku kesehariannya, Peake malah berkilah dan menolak memberi komenar apa pun.

Pria ini telantarkan ibunya hingga tewas membusuk

Kisah Anak Durhaka Telantarkan Orang Tua Paling Menghebohkan

Seorang pria 65 tahun dihukum lantaran menelantarkan ibunya sendiri hingga tewas. Robert Hart menelpon polisi daerah Palm Beach guna melaporkan ibunya yang berusia 93 tahun telah meninggal dunia. 

Polisi menuju rumah Hart menemukan mayat sang ibu yang telah membusuk di kamar tidurnya. Saat diinterogasi, Hart mengatakan tidak mengetahui mengapa hal itu dapat terjadi.

Diberitakan laman wflx, Rabu (23/3), temuan polisi menyebut bila sang ibu telah tewas selama lebih dari seminggu. Dalam pengakuan Hart, sang ibu terbiasa melakukan apa pun sendiri. Sang ibu juga menolak keluar rumah hampir selama dua tahun.

Sang ibu terlihat terakhir kali saat memasuki kamar untuk tidur. Hart yang cuek tidak curiga bila ternyata sang ibu tidak lagi pernah terbangun. Hart mengaku menyesal tidak pernah memberi perhatian lebih kepada sang ibu, seperti memberinya makan atau pengobatan yang layak.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.