Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia

Di kala usia sudah matang dan juga pekerjaan sudah mapan biasanya jodoh dan pernikahan sudah banyak di bicarakan. Pertanyaan "Kapan Nikah?" kerap kali terdengar dari banyak orang entah itu dari keluarga, kerabat, hingga teman sepermainan di masa kecil. Menikah memang suatu keharusan namun bila belum ada juga jodohnya, menikah pun belum bisa dilakukan. Mencari jodoh sangat susah terlebih untuk dijadikan pasangan sehidup dan semati.

Memang banyak cara untuk mencari jodoh, mulai dari pendekatan, pacaran hingga melakukan suatu ikatan pertunangan. Namun itu belum tentu berhasil dan terkadang wanita yang sudah diikat dengan cincin pertunangan pun belum tentu menjadi pasangan pada saat duduk di pelaminan. Karena banyak orang tua yang selalu ikut campur dalam hal urusan asmara anaknya, karena takut anaknya tak punya jodoh biasanya orang tua akan melakukan perjodohan.

Tetapi beda halnya dengan apa yang terjadi di beberapa tempat berikut ini, guna memudahkan seseorang mendapatkan jodoh beberapa tradisi unik pun kerap dilakukan. Dimana anak muda baik laki-laki dan perempuan yang sudah matang dan tentunya belum punya jodoh kerap dilibatkan dalam tradisi tersebut. Berikut Anakregular informasikan tujuh tradisi cari jodoh paling unik di dunia. Silahkan disimak kawan :

Baca juga : Empat Kisah Bayi Kembar namun Beda Ayah

Omed-omedan, Tradisi Ciuman Massal di Depan Umum

Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia
Tradisi Omed-Omedan - Bali
Pernah mendengar tradisi Omed-omedan? Tradisi ini berasal dari Pulau Dewata, Bali, di mana sekelompok laki-laki dan perempuan akan melakukan ciuman massal. Tradisi ini diawali dengan ritual sembahyang, kemudian perwakilan dari salah satu kelompok laki-laki dan perempuan akan disuruh berciuman di muka umum. 

Ciuman tersebut baru diakhiri setelah keduanya diguyur air. Selanjutnya kelompok dibagi lagi menjadi dua, yakni kelompok laki-laki dan kelompok perempuan. Setiap kelompok harus diwakili satu orang untuk berciuman dengan wakil kelompok lain dan begitulah seterusnya tradisi ini dilangsungkan.

Bomena, Tradisi Berburu Gadis di Malam Hari

Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia
Bomena - Tradisi Berburu Gadis di Malam Hari
Bhutan memiliki tradisi etnis dalam mencari calon pasangan. Tradisi ini dinamakan Bomena atau “Berburu Gadis”. Pada malam hari, para pemuda akan bersama-sama keluar rumah untuk mengunjungi kamar gadis idamannya masing-masing. Tujuannya adalah untuk saling mengenal satu sama lain. 

Pemuda yang menyusup ke kamar sang gadis tidak boleh ketahuan oleh orang tua gadis, karena apabila sampai ketahuan maka keduanya akan segera dinikahkan. Pada saat ini tadisi Bonema sudah mulai luntur karena pergeseran nilai moral.

Bersul, Cara Romantis Untuk Memanggil Pasangan

Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia
Bersiul - Tradisi Memanggil Pasangan 
Di Indonesia, perilaku bersiul kepada seorang wanita cantik bisa dianggap tidak sopan atau bahkan terkesan melecehkan. Namun, tidak dengan yang terjadi di Meksiko, khususnya mereka yang berasal dari Suku Kickapoo. Pria-pria yang berasal dari suku ini diharuskan mempunyai kemampuan dasar dalam bersiul. Pasalnya, Suku Kickapoo mempunyai tradisi unik untuk memanggil pasangan.

Bersiul, bagi Suku Kickapoo dianggap sebagai suatu hal yang romantis. Perempuan-perempuan Kickapoo bisa terpesona karenanya. Siulan ini biasanya dilakukan pada senja hari, untuk mengisyaratkan rencana pertemuan keduanya untuk kencan di malam hari. Bagi perempuan yang tertarik dengan lelaki yang bersiul, maka dia akan datang memenuhi panggilan itu.

Kaliady, Mencari Jodoh dengan Jagung dan Ayam Jantan

Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia
Kaliadi - Tradisi Mencari Jodoh dengan jagung dan ayam jantan
Malam tahun baru barang kali bisa menjadi malam yang paling ditunggu remaja Belarus. Pasalnya malam tersebut adalah malam yang menjadi tradisi mencari jodoh. Perempuan-perempuan Finlandia yang belum menikah akan memainkan sebuah permainan untuk memprediksi siapa yang akan menikah di tahun yang baru. Tradisi ini disebut dengan perayaan Kaliady.

Dalam permainan ini, setumpuk jagung akan diletakkan di hadapan masing-masing perempuan itu. Selanjutnya akan dilepaskan seekor ayam jantan. Tumpukan jagung yang pertama kali dimakan oleh ayam jantan tersebut diyakini menunjukkan perempuan mana yang akan menikah terlebih dahulu di tahun yang baru.

Mencari Jodoh dengan Makan Apel Rasa Ketiak

Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia
Tradisi Mencari Jodoh dengan makan apel rasa ketiak
Apa rasanya ya memakan buah apel yang habis dijepit di ketiak? Mungkin cowok-cowok di Autria banyak yang pernah mencobanya. Di Austria ada tradisi unik mencari jodoh. Sebuah apel akan di belah menjadi dua dan kedua belahan itu akan dijepitkan di ketiak wanita.

Wanita itu kemudian akan melakukan ritual tarian sampai apel tersebut kebasahan terkena keringat. Nah, setelah basah barulah apel ini diberikan kepada pria yang disukainya. Apabila pria tersebut mau memakan apel rasa ketiak itu, bisa dipastikan mereka berdua akan segara naik ke pelaminan.

Tukar Barang Kesayangan Dengan Mas-mas Berjaket Merah

Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia
Tradisi Mencari jodoh dengan tukar barang kesayangan

Beberapa daerah tradisional di China, masih ada yang mempertahankan tradisi local dalam mencari pasangan. Budaya ini dimulai dari beberapa gadis yang membentuk lingkaran mengitari api unggun. Para lelaki yang tertarik lantas datang ke sekumpulan gadis itu dengan mengenakan jaket warna merah.

Apabila ada satu gadis yang menyukai salah seorang pria berjaket merah itu, maka si gadis harus menyerahkan barang kesayangannya kepada sang pujaan. Sebagai gantinya, pria yang dituju harus memberikan jaket merahnya kepada si gadis. Dalam kesempatan itu pula akan ada kata-kata cinta antara keduanya. Mungkin kalau di Indonesia persis saat seorang cowok ‘menembak’ kekasih hatinya.

Tidur Seranjang Tapi Dipisahkan Papan

Tujuh Tradisi Mencari Jodoh Paling Unik di Dunia
Tradisi Tidur Seranjang namun di pisah papan
Jika kamu sedang berkunjung ke Eropa tak perlu kaget melihat dua sejoli sedang memadu kasih layaknya suami-istri. Di Eropa kebiasaan ini sudah dianggap wajar. Berbeda dengan Indonesia yang masih memegang teguh adat kebiasaan satu pasangan yang tidak boleh neko-neko sebelum menikah.

Sebagai sebuah benua yang sudah cukup maju, siapa sangka ternyata di beberapa negara Eropa ada tradisi mendapatkan jodoh yang masih sangat dipercaya. Tradisi ini mengharuskan dua sejoli tidur bersama dalam satu ranjang. Uniknya, ada papan panjang yang memisahkan keduanya. Meski demikian, aksi ini tak boleh luput dari pengawasan orang tua dari pihak perempuan. Dan tentunya, keduanya dilarang berhubungan intim.

Baca juga : Kisah Persahabatan Hewan Paling Haru di Dunia
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.