Hukuman Ngeri Karyawan Dipermalukan Perusahaanya





AnakRegular | Secara umum untuk meningkatkan kinerja para karyawan di sebuah perusahaan, bos atau direktur akan memberikan kenaikan gaji atau memberikan fasilitas lebih kepada karyawannya. Hal tersebut dilakukan agar karyawan menjadi lebih bersemangat dan tentu lebih loyal bekerja kepada perusahaan. Adapun hukum atau kontrak kerja dimana karyawan tidak bisa memberikan yang terbaik pastinya akan selalu diberi sanksi oleh perusahaan.

Pemotongan gaji, diberi surat peringatan hingga dirumahkan oleh perusahaan adalah sanksi yang biasa terjadi pada setiap karyawan saat melakukan berbagai kesalahan. Namun apa yang dilakukan oleh beberapa perusahaan berikut ini sungguhlah kejam dan bikin malu seorang karyawan. Disaat para karyawan tidak bisa memenuhi target perusahaan, secara sepihak perusahaan memberikan hukuman yang dirasa sangat berat untuk para karyawan. Mereka disuruh merangkak, hingga berlutut sepanjang hari di luar perusahaan.

Tentu hukuman tersebut dilihat banyak orang. Sebagai karyawan mereka tidak bisa menolak karena memang itulah resiko yang harus mereka terima. Akan tetapi hukuman tersebut nyatanya telah membuat hati dan perasaan mereka seolah dipermainkan oleh perusahaan. Berikut anakregular informasikan empat hukuman ngeri dari perusahaan yang telah membuat malu para karyawan. Silahkan disimak kawan:

Tak Capai Target, Karyawan Di Hukum Merayap di Jalan

Hukuman Ngeri Karyawan Dipermalukan Perusahaanya

Umumnya untuk menaikkan atau membuat kinerja karyawan di sebuah perusahaan menjadi meningkat biasanya bos akan memberikan gaji lebih kepada karyawannya. Namun apa yang dilakukan oleh perusahaan yang satu ini sungguh diluar batas aturan. Tepatnya sejumlah karyawan di sebuah perusahaan di China di hukum merayap di jalanan yang gersang lantaran gagal memenuhi target penjualan perusahaan dari bosnya.

Mengutip dari laman Daily Mail pada Selasa 6 Oktober 2015 silam, beberapa foto memperlihatkan para karyawan perusahaan yang tengah di hukum di jalanan beredar di berbagai media sosial. Foto-foto tersebut diyakini diambil empat hari sebelum hari libur nasional. Para pegawai perusahaan terlihat sedang merayap susah di pinggiran danau di Kota Zhenzhou.

Perwakilan perusahaan mengatakan kepada People's Daily Online, aksi mereka adalah hukuman dari perusahaan karena gagal mencapai target penjualan. Para pegawai itu diharuskan mengelilingi Danau Ruyi di sebuah pusat bisnis dengan cara merayap. Menurut sejumlah saksi, baju dan celana para pegawai itu sampai robek akibat hukuman yang memalukan tersebut.

Seorang pegawai bahkan terlihat sedang menangis di sisi jalan karena hukuman berat itu. Pihak perusahaan juga diyakini menugaskan seorang pengawas buat memastikan seluruh pegawai menjalankan hukuman itu.

Kereta Telat Datang, Kondektur di Hukum Minta Maaf Keliling ke Semua Gerbong

Hukuman Ngeri Karyawan Dipermalukan Perusahaanya

Berbicara keterlambatan kereta di Indonesia memang sudah menjadi hal yang biasa. Kereta terlambat seolang menjadi kewajiban sehari-hari yang selalu terjadi di negeri pertiwi ini. Namun apa yang terjadi di Jepang patut dijadikan teladan yang baik bagi Indonesia. Lantaran kenapa disana hampir pelayanan kereta yang ditawarkan pemerintah sangatlah memuaskan, jarang ada keterlambatan. Jikapun ada masalah pasti selalu ada respon cepat dari pihak pengelola.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu kondektur kereta cepat di Tokyo Berikut ini. Karena mengalami keterlambatan dan membuat penumpang menunggu lama di stasiun kondektur ini di hukum oleh atasannya untuk meminta maaf kepada semua penumpang yang ada di dalam gerbong kereta. Apa yang dilakukannya? ternyata si kondektur tersebut dan menuruti apa yang diperintahkan oleh atasannya tersebut.

Terlepas dari itu semua, ternyata keterlambatan yang terjadi pada kereta di Jepang bisa dianggap bencana oleh media setempat. Media akan mempublikasikan berita keterlambatan kereta seakan terjadi bencana di Jepang. Oleh karena itu, pelayanan dan juga kenyamanan penumpang di dalam kereta merupakan suatu kewajiban yang harus selalu dikedepankan oleh pihak pengelola.

Semua layanan yang luar biasa itu sudah menjadi standar operasi perusahaan penyedia KRL. Baik pemain besar seperti Tokyo Metro, Seibu Railways, maupun JR East. Layanan yang mengedepankan disiplin ini diterapkan, sebab KRL Jepang sangat mengutamakan ketepatan waktu. Jadwal yang terpampang adalah waktu akurat kapan kereta datang. Jika sampai ada kereta terlambat lebih dari satu jam, maka dipastikan media massa Jepang akan meliputnya seperti sedang terjadi bencana.

Gagal capai target penjualan, pegawai di China dihukum merangkak

Hukuman Ngeri Karyawan Dipermalukan Perusahaanya

Sebuah video sedang viral akhir pekan lalu di China. Lebih dari 10 pegawai dealer mobil di Kota Jilin terekam kamera merangkak bersama-sama dari dalam bangunan hingga ke pinggir jalan, untuk kemudian balik lagi. Aksi para agen pemasaran ini rupanya dipicu oleh kegagalan mencapai target penyaluran kredit sepanjang Maret 2016.

Pimpinan dealer itu, tidak disebut namanya, menyatakan tak ada paksaan bagi karyawan untuk merangkak bersama-sama di jalanan. Justru, awalnya dia yang berniat merangkak seperti bayi, sebagai tanda penyesalan, gagal memotivasi anak buah menjalankan tugas.

"Setelah mereka mendengar niat saya, para karyawan justru berkeras ingin melakukannya sendiri," ujarnya seperti dilansir Shanghaiist, Senin (11/4). Si atasan juga terkejut melihat video aktivitas perusahaannya ramai dibahas di Internet.

Terjadilah kemudian pemandangan yang mengejutkan warga Kota Jilin itu. Karyawan, lelaki maupun perempuan, semuanya merangkak di belakang pegawai senior yang membawa bendera. Video itu memicu pelbagai komentar netizen Negeri Tirai Bambu. Ada yang mencibir, tak sedikit pula yang memuji kekompakan karyawan perusahaan itu.

"Ini sudah seperti cuci otak, saya kagum dengan kemampuan motivasi sang pimpinan," tulis satu netizen di laman Youtube.

"Apa yang terjadi bukan sekedar mempermalukan pegawai, ini kejahatan. Para karyawan itu seharusnya segera enyah dari perusahaan sejahat ini. Apalagi gajinya tak seberapa," tulis netizen lainnya.


Tugas tak selesai, para karyawan ini dihukum berlutut di jembatan

Hukuman Ngeri Karyawan Dipermalukan Perusahaanya

Beberapa pria terlihat sedang berlutut di sebuah jembatan. Rupanya mereka sedang menjalani hukuman lantaran dianggap tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya di Xiamen, Provinsi Fujian, China. Mereka mengejutkan orang-orang yang sedang berjalan di sekitar sana. Para karyawan sebuah perusahaan ini juga ditempel tulisan di depannya.

Selain nama dan tanggal, ada kalimat yang berbunyi, "berlutut sukarela di jembatan selama satu jam sebagai hukuman untuk tugas yang belum selesai." Peristiwa ini jadi perbincangan di berbagai media sosial China. Para netizen kebanyakan marah pada perlakuan perusahaan yang telah memperlakukan karyawannya dengan tidak baik. Mereka menganggap ditegur dengan metode hukuman dipermalukan depan publik sangatlah tidak manusiawi.
"Jika saya jadi mereka, saya akan memilih untuk keluar dari pekerjaan saya itu," tulis salah satu pengguna media sosial di sana, seperti yang dilansir dari CCTV News, Selasa (20/1/2015).
Bahkan, seorang dosen hukum di universitas setempat mengatakan perusahaan harus ditindak secara hukum jika karyawannya ditemukan tidak secara sukarela dalam menjalankan hukumannya, dalam hal ini berarti dipaksa.
"Jika tidak secara sukarela, maka mereka (perusahaan) melanggar hak-hak karyawannya sebagai manusia," kata Ju Donghong.
Nah, itulah kawan sekiranya empat hukuman yang membuat malu karyawan oleh perusahaannya. Terdengar sepele dan terlihat lucu dari sudut pandang masyarakat. Namun bagaimana perasaan karyawan tersebut pasti sangat sakit sekali. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, dan bisa menjadi motivasi untuk bekerja lebih giat agar tidak terulang hukuman ngeri bagi karyawan yang tidak berdosa. 





Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com dengan judul "Hukuman Ngeri Karyawan Dipermalukan Perusahaanya" Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.
Loading...

0 Response to "Hukuman Ngeri Karyawan Dipermalukan Perusahaanya"

Post a Comment

Silahkan berkomentar Sesuai dengan Topik yang dibahas..