Kisah Orang Kaya Tinggalkan Harta Demi Hidup Sederhana

Umumnya orang bekerja dan membuka sebuah usaha dan mengalami kemajuan yang sangat pesat tentu tak lain karena ingin mendapatkan keuntungan dan kekayaan. Yah secara alamiah setiap manusia jika ditanya ingin hidup kaya, pasti mereka akan menjawab iya. Hidup kaya dengan bergemilang harta tentu itu yang diharapkan oleh setiap orang. Mereka rela berkorban waktu, bekerja keras dan juga sekolah sampai jenjang yang tertinggi tak lain karena ingin hidup senang di masa depan.

Dan kesenangan itu bisa di dapatkan dengan kekayaan dan harta yang dimiliki. Namun untuk beberapa orang, kekayaan ternyata belum tentu bisa membuat hidup menjadi bahagia. Banyak orang kaya dengan harta yang tak terhingga namun tak pernah bahagia. Kekayaan yang mereka punya ternyata tidak memberikan apa arti sebuah kebahagian. Malah kebahagian mereka dapatkan ketika semua kekayaan diberikan kepada orang lain.

Hal inilah yang sejatinya dilakukan oleh empat orang berikut ini. Dengan menyumbangkan semua kekayaan yang mereka punya, dan mulai hidup sederhana dengan segala keterbatasan mereka menjadi orang yang bahagia (menurut mereka sendiri). Dengan segala keterbatasan mereka mensyukuri semua yang mereka miliki sekarang, dan karena kekurangan tersebut mereka bahagia dan bisa tambah dekat dengan Tuhan yang mereka percaya.

Berikut anakregular informasikan empat kisah orang kaya di dunia yang tinggalkan harta benda dan semua kekayaannya demi mengejar sebuah kebahagiaan yang hakiki. Silahkan disimak dan jangan lupa di bagikan yah..

Jingchong tinggalkan harta benda demi menjadi biksu

Kisah Orang Kaya Tinggalkan Harta Demi Hidup Sederhana

Jingchong, 39 tahun, lelaki asal China, mengalami titik balik dalam kehidupannya pada 2012 setelah kecelakaan yang menimpanya. Pada saat itu keduanya terpaksa harus menginap di hotel karena mereka belum bisa bepergian jauh akibat luka kecelakaan. Jingchong kemudian memutuskan dia ingin menjadi biksu dan pindah ke Pegunungan Zhongnan di Provinsi Shaanxi, meninggalkan seluruh hartanya bernilai miliaran, termasuk tujuh mobil, rumah mewah ala istana dan rumah untuk berlibur.

Setelah dua tahun menyepi di gunung, dia akhirnya berhenti berbisnis tekstil dan bergabung ke sebuah kuil di sebelah timur China. Di sana di bekerja di dapur umum. Dia merasa harta benda duniawi tidak akan pernah bisa membuat manusia merasa puas. Orang akan selalu ingin punya rumah lebih besar, pekerjaan lebih baik, kendaraan mewah dan seterusnya. 

Selama dua tahun tinggal di gunung, menyepi menjadi biksu, memang bukan hal mudah bagi Jingchong. Dia hidup dalam kesendirian, bermeditasi, membaca, menulis kaligrafi. Dia menanam sayur-sayuran dan sebulan sekali mengunjungi kota kecil terdekat untuk membeli beras, minyak, dan gandum. 

"Kondisi saat itu sulit. Ranjang saya terbuat dari batu bata dan tak ada listrik ketika musim dingin tiba. Tapi saya tidak merasa kedinginan. Mungkin itu karena saya suka tinggal di sana dan fokus menjalani apa yang saya suka."

Yao Nanshan tinggalkan harta demi hidup sederhana dengan istri di desa

Kisah Orang Kaya Tinggalkan Harta Demi Hidup Sederhana

Pria kaya bernama Yao Nanshan, 60 tahun, meninggalkan seluruh kekayaan dan gaya hidup orang kota untuk tinggal di desa bersama istri yang menjadi cinta sejatinya. Dia menikahi Liu Lijuan, wanita yang menolongnya ketika dia tersesat di pegunungan ketika sedang berlibur. Sejak kejadian itu dia terus berhubungan dengan Liu dan akhirnya Desember lalu mereka menikah.

Mengutip dari situs People's Daily Online, surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (13/4), Yao memutuskan meninggalkan bisnis restorannya di Sevilla, Spanyol, selama 30 tahun, untuk menjalani hidup sederhana di desa. Demi hidup di desa, Yao meninggalkan tujuh rumah yang dia punya di Kota Qingtian, sebelah tenggara China.

Pada 2002 Yao kehilangan istri pertamanya karena kanker perut. Sejak itu dia merasa tidak punya tujuan hidup meski kaya raya. Dalam perjalanan liburan di gunung pada akhir 2013, Yao dan temannya tersesat dan ketinggalan bus untuk kembali ke Qingtian. Mereka berdua akhirnya harus mengetuk pintu rumah warga desa untuk menumpang menginap. Rumah yang ketuk itu adalah milik Liu.

Yao kemudian mengatakan betapa ramah dan baiknya Liu meski dia hidup dalam kemiskinan di desa. Pasangan yang saling tertarik sejak pertemuan pertama mereka itu akhirnya terus berhubungan meski Yao kembali ke Spanyol untuk menjalankan bisnis restorannya. Yao akhirnya kembali bertemu Liu dan menyatakan cintanya. Setelah mengumumkan mereka akan menikah, Yao memberikan seluruh harta dan bisnisnya kepada ketiga anaknya dari pernikahan sebelumnya. Menurut laporan Yao telah membeli sebuah pemondokan kecil untuk tinggal bersama istrinya di desa.

Demi tolong ratusan anjing terlantar, miliuner ini rela bangkrut
Kisah Orang Kaya Tinggalkan Harta Demi Hidup Sederhana

Rasa cinta dari seseorang terhadap hewan peliharaan kadang memang dapat memunculkan sebuah tindakan yang sangat luar biasa. Pria di China ini merupakan salah satu orang yang rela mengorbankan segala harta bendanya demi menolong anjing-anjing yang terlantar.

Dilansir dari Shanghaiist, seorang pria di Changchun yang bernama Wang Yan ini rela menjadi bangkrut demi membuat sebuah pusat penyelamatan hewan untuk menjadi rumah yang menyenangkan bagi anjing-anjing terlantar. Pria berusia 29 tahun yang berasal dari kota Gelong di provinsi Jilin ini sebelumnya memiliki harta yang berlimpah. Tetapi sejak tahun peristiwa kehilangan hewan peliharaannya di tahun 2012 semua mulai berubah.

Yan menceritakan bahwa dia mati-matian mencari anjingnya tetapi tidak kunjung ditemukan. Akhirnya seseorang menyarankannya untuk ke tempat pembantaian hewan di sekitar situ. Ketika ke tempat itu lah dia mulai sadar bahwa ternyata banyak anjing-anjing yang bernasib malang. Walaupun anjingnya tidak dapat ditemukan tetapi kunjungannya ke tempat pembantaian hewan itu lah yang mengubah pikirannya.

Menggunakan kekayaan yang dimilikinya itulah Wang akhirnya membeli tempat tersebut dan mendirikan tempat perlindungan dan pemeliharaan hewan pada sebuah pabrik baja di sekitar situ. Seiring waktu dia mulai membangun lebih banyak lagi rumah perlindungan dan mengumpulkan anjing-anjing terlantar di rumah tersebut.

Saat ini terdapat sekitar 215 anjing yang ada di tempat tersebut. Yan merawat anjing-anjing tersebut hingga ada orang yang berminat mengadopsi mereka. Walaupun sempat kaya raya tetapi usaha yang dilakukannya ini membuat Yan kini memiliki banyak utang. Walaupun begitu dia tetap berjuang sepenuh tenaga untuk menolong anjing-anjing tersebut dan menolak sumbangan berupa uang yang diberikan padanya.

Sudah malas hidup kaya, taipan muda China jual semua hartanya

Kisah Orang Kaya Tinggalkan Harta Demi Hidup Sederhana

Seorang taipan muda China sudah bosan hidup kaya gara-gara kecelakaan. Kini dia membuang semua hartanya dan memilih tinggal di sebuah rumah mungil dekat pegunungan. Surat kabar South Morning China Post melaporkan, Sabtu (22/11), Liu Jingchong asal Provinsi Guangdong, mantan pengusaha di bidang manufaktur dan tekstil besar ini mengubah gaya hidupnya setelah mobil dikendarainya menabrak pagar pembatas jalan.

Bukan lantaran dia terluka, justru kecelakaan kecil itu tak menggores kulitnya sedikit pun. Peristiwa nahas itu terjadi di tempat jauh dari keramaian di Provinsi Qinghai. Alih-alih beli mobil baru untuk mengganti kendaraan rusak, dia malah berdiam di sebuah hotel dan membaca buku tentang ajaran Buddha.

Dia amat tersentuh dengan kalimat Buddha berbunyi 'Harta hanya membuat menderita'. Akhirnya dia menjual seluruh kekayaannya. "Saya tidak menyepi atau hidup sendiri. Saya sangat senang jika ada seseorang mau mengunjungi saya dan berbagi pengalaman. Saya mencintai kehidupan saya yang sekarang," ujar Liu. Di rumah mungilnya dia membangun perpustakaan pribadi banyak diisi buku-buku soal ajaran Buddha dan kesederhanaan.

Nah, itulah kawan sekiranya empat kisah orang tajir dan kaya yang meninggalkan semua harta benda dan kekayaan hanya demi hidup sederhana dan bahagia. Memang harta tidak bisa memberikan kebahagiaan yang selama ini kita cari. Semoga bermanfaat dan selamat membaca yang lainnya juga..
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.