Negara Dengan Pajak Pertambahan Nilai Paling Besar di Dunia

AnakRegular | Pajak merupakan salah satu program pemerintah yang dilakukan kepada seluruh masyarakatnya untuk membayarkan upeti kepada negara. Pajak menjadi salah satu sumber terbesar pendapatan suatu negara. Melalui pajaklah semua pembangunan baik infrastruktur bisa dilaksanakan. Ada banyak jenis pajak yang diterapkan pemerintah kepada masyarakatnya, salah satunya adalah pajak pertambahan nilai (PPN).

Seperti yang kita ketahui, Indonesia telah menerapkan pajak sebesar 10% untuk setiap barang yang dijual. Jika Anda mengamati struk pembelian yang diberikan supermarket akan terlihat perinciannya di bagian bawah. Pajak yang cukup besar ini membuat beberapa kalangan jadi melakukan protes. Terlebih untuk pajak barang seperti buku yang sebagian besar masih dikenai pajak. Padahal, tingkat kemauan baca di Indonesia masih sangat rendah.

Pajak sendiri memang wajib di bayarkan oleh setiap orang, dengan membayar pajak maka kita telah menunaikan kewajiban kita sebagai warga negara. Apalagi jika melihat nilai pajak yang dikenakan, Indonesia terbilang beruntung. Karena jika melihat negara lain pajak yang dikenakan khususnya untuk PPN sangatlah besar. Jika Anda belanja berbagai barang di negara ini, maka harganya bisa menjadi sangat mahal. Bahkan pajak maksimalnya bisa mencapai 27 persen. 

Tanpa basa-basi lagi, berikut anakregular informasikan lima negara dengan PPN terbesar di dunia.

Yunani

Negara Dengan Pajak Pertambahan Nilai Paling Besar di Dunia

Beberapa waktu lalu negara ini dikatakan sebagai negara maju pertama di dunia yang dikatakan bangkrut karena tidak bisa membayar hutang negara. Hal ini berimbas pada pengaturan pajak terutama di sektor penghasilan dan barang belanjaan di negara seribu dewa tersebut. Apalagi mulai juli 2016 mendatang, pajak di Yunani akan dinaikkan menjadi 24 persen dari yang awalnya hanya 23 persen saja. Kenaikan pajak ini dilakukan untuk memberikan tambahan pemasukan pada negara yang selama ini hanya menggantungkan pendapatan dari sektor pariwisata saja.

Sementara untuk pajak untuk produk-produk seperti kesehatan dan jasa layanan lain di turunkan hingga 13 persen saja. asa pariwisata di negeri itu hanya mematok pajak cuma 6,5 persen saja. Menaikkan pajak pada sektor ini akan mengurangi jumlah turis yang datang. Oh ya, wilayah pulau dari Yunani hanya mematok pajak pertambahan nilai 16 persen saja, lebih rendah dari daratan utama.

Finlandia
Negara Dengan Pajak Pertambahan Nilai Paling Besar di Dunia

Negara yang dikenal sebagai negara pendidikan terbaik dunia ini mematok pajak untuk pertambahan nilai negara hingga mencapai 24 persen, hampir sama dengan negara Yunani. Pajak ini berlaku untuk barang-barang elektronik, otomotif, hingga perhiasan mewah. Pajak ini ditetapkan sangat tinggi karena mayoritas penduduk di negeri ini berada di golongan ekonomi kelas atas. Itulah mengapa dengan pajak sebesar itu, penduduk di Finlandia masih bisa menjalani hidup dengan tenang.

Meski menetapkan pajak sebesar 24 persen untuk sebagian besar produk. Namun produk makanan dan minuman diturunkan pajaknya hingga 14 persen saja. Sementara itu jasa transportasi umum dan yang berhubungan dengan budaya dipatok pajaknya hanya 10 persen saja.

Norwegia

Negara Dengan Pajak Pertambahan Nilai Paling Besar di Dunia

Negara Eropa lainnya yang mengenakan pajaksangat besar kepada warga negaranya adalah Norwegia. Norwegia mematok pajak pertambahan nilai sebesar 25 persen secara umum. Pajak sebesar ini biasanya dikenakan untuk produk elektronik dan otomotif. Selanjutnya untuk produk makanan dan minuman hanya dikenakan pajak sebesar 15 persen.

Meski secara umum menerapkan pajak sebesar 25 persen. Sektor seperti transportasi, bioskop, hotel, dan beberapa jasa publik lain hanya dipatok sebesar 10 persen saja. Oh ya, akibat pajak yang sangat tinggi ini, GDB dari Norwegia disokong hingga lebih dari 40 persen. Artinya, pajak adalah pemasukan yang sangat penting di negeri ini. Tanpa pajak, Norwegia tidak akan bisa membangun apa-apa.

Kroasia

Negara Dengan Pajak Pertambahan Nilai Paling Besar di Dunia

Kroasia mematok pajak pertambahan nilai di negaranya 25 persen dari harga barang atau jasa. Penambahan pajak ini penyumbang sekitar 26 persen dari GDP dari Kroasia yang sangat rendah. Akhirnya kebijakan ini dilanjutkan agar negara semakin banyak pemasukan dan uangnya akan digunakan untuk membangun beberapa sektor penting di negara itu.

Oh ya, meski pemerintah dari Kroasia mematok rata pajaknya. Dalam beberapa hal mereka bisa mengurangi pajak hingga 5-13%. Untuk jenis barang seperti buku tidak dikenai pajak sama sekali. Penghapusan pajak pada buku dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan juga kemauan baca di negara yang terletak di Eropa ini.

Hungaria

Negara Dengan Pajak Pertambahan Nilai Paling Besar di Dunia

Pajak pertambahan nilai untuk produk-produk yang dijual di pusat perbelanjaan terbilang sangat mahal di Hungaria. Bahkan nyaris tiga kali pajak yang dikenakan di Indonesia. Pengenaan pajak yang besar ini untuk memberikan pemasukan yang besar bagian departemen pajak hingga akhirnya bisa digunakan untuk pembangunan negara secara umum.

Pajak yang berlaku di Hungaria rata-rata 27 persen dari harga barang. Misal harga barang di sana 100 forint, maka pembeli harus membayar sebanyak 127 forint. Untuk produk dairy seperti susu, keju, dan olahan lain hanya dipatok 18 persen. Terakhir, pajak untuk buku dan obat-obatan hanya berada di kisaran 5 persen saja.


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.