Tak Bertubuh Lengkap Mereka Berhasil Mewujudkan Impian


Setiap orang tentu memiliki impian dan cita-cita yang ingin dicapai di masa depan. Impian telah menjadi satu semangat hidup dimana orang-orang akan terus berusaha sembari berdoa guna mewujudkan impiannya menjadi kenyataan. Namun tak sedikit pula yang memiliki impian tetapi tidak juga berusaha mencapainya. Beruntung bagi Anda yang terlahir dengan sempurna, kesehatan yang sempurna dan keluarga yang sempurna, tentu dengan kesempurnaan tersebut Anda akan dengan mudah mencapai impian yang selama ini Anda dambakan.

Namun bagaimana nasib mereka yang terlahir tidak sempurna? Terlahir degan kekurangan atau mengalami perjalanan hidup yang tak menyenangkan. Tentu peluang mencapai impian mereka sangatlah kecil dibandingkan Anda yang sempurna. Namun lima kisah dibawah ini bisa menjadi pengecualian. Dengan segala kekurangan mereka tetap tegar tetap percaya jika impian mereka bisa di wujudkan.

Dengan segala kekurangan dan pandangan rendah orang sekitar mereka berhasil membuktikan jika cita-cita adalah milik semua orang tidak ada dinding yang bisa memisahkan mereka dalam menempuh jalan kesuksesan. Kini mereka telah berhasil mencapai mimpi-mimpi indah yang sedari kecil mereka impikan. Kini mereka menjadi inspirasi bagi kaum difabel lainnya dan juga kita yang terlahir dengan sempurna.

Berikut anakregular kisahkan lima perjalanan kaum difabel atau orang-orang tak bertubuh sempurna yang berhasil mewujudkan impian masa kecilnya. Silahkan disimak kawan :

Jake Olson - Atlit Futbool

Tak Bertubuh Lengkap Mereka Berhasil Mewujudkan Impian
Melalui kesulitan atau tantangan dalam hidup benar-benar membuat Anda lebih kuat. Hidup tidak pernah adil, futbol tidak pernah adil, segala hal [di dunia] ini tidak ada yang adil. Tetapi terserah Anda, sampai seberapa jauh Anda ingin membawa diri...Hal ini mengajarkan saya untuk tidak menyerah. Hal ini mengajarkan saya untuk terus berjuang." 
-Jake Olson-
AnakRagular | Olahraga merupakan milik semua orang tanpa terkecuali. Hal inilah yang juga dialami oleh oleh seorang pemuda yang tidak sempurna dalam artian ia tidak sehat seperti anak pada umumnya. Namun kekurangan tidak menjadi halangan baginya untuk bisa menikmati olahraga yang begitu ia idamkan yakni bermain futbool.

Berawal dari status fans yang sangat fanatik, ia berhasil mewujudkan impiannya untuk menjadi salah satu pemain dari tim futbol Trojans USC. Namun Jake Olson tidak diberlakukan yang sama dengan anggota lainnya, apa yang ada di tubuh nya menjadi alasan ia begitu dikucilkan. Dalam bermain ia hanya bisa mengandalkan naluri dan empat indera yang ia miliki.

Olson lahir dengan retinoblastoma, sejenis kanker langka yang menyerang retina. Dia kehilangan mata kirinya ketika berusia 8 bulan dan mata kanannya pada usia 12 tahun. Namun diam-diam dia masih memelihara impian untuk menjadi anggota tim Trojans USC dan berusaha mewujudkannya.

Setelah berhasil menduduki posisi long snapper di SMA, Olson mengajukan diri sebagai pemain baru di Trojans USC. Berkat kesungguhannya, Olson berhasil membuat pelatih Trojans bersedia menerimanya. Olson tidak meminta diperlakukan berbeda. Dia datang latihan lebih awal dan mengikuti setiap arahan dengan sungguh-sungguh.

Akhirnya kegigihan Olson berbuah manis. Dia bisa ikut berlaga di lapangan bersama tim kesayangannya. "Besok saya akan memasuki lapangan Howard Jones, bukan sebagai penggemar atau anggota kehormatan, tetapi sebagai pemain Trojan USC!" tulis Olson di Twitter pada bulan September lalu.

Shane Falker - Binaragawan

Tak Bertubuh Lengkap Mereka Berhasil Mewujudkan Impian

AnakRegular | Dilansir Baltfam, Falker menghabiskan 9 minggu dalam pelatihan intensif dan mempraktikkan pola makan sehat dengan pantauan Coach Jeremy. Porsi latihannya pun sama beratnya dengan binaragawan lain. Dia melakukan set latihan kardio dua kali sehari.

Butuh waktu bertahun-tahun bagi Falker untuk menyiapkan dirinya. Tetapi akhirnya Falker bisa maju di NABBA/APK Southern Hemisphere Championships. Saat itu usianya 34 tahun. Akhirnya dia memang hanya meraih juara ke-5. Namun Falker menjadi peserta favorit para penonton dan dewan juri pada hari itu. Yang paling penting, Falker berhasil meraih mimpinya dan menginspirasi banyak orang. Dia adalah bukti nyata kalau meraih mimpi itu bukan hal yang mustahil.

Kanya Sesser - model lingerie dan skateboarder

Tak Bertubuh Lengkap Mereka Berhasil Mewujudkan Impian
"Saya tidak perlu sepasang kaki untuk merasa seksi. Saya selalu percaya diri dengan tubuh saya, sepanjang hidup saya. Jadilah percaya diri. Hidup terus berlanjut, hidup ini berharga." 
-Kanya Sesser-
AnakRegular | Kendati tak memiliki tubuh bagian bawah, Kanya Sesser sukses menjadi seorang model lingerie dan skateboarder wanita. Dia bisa menghasilkan lebih dari USD 1.000 per hari dengan berpose untuk merek-merek produk olahraga ternama. Namun hidup model difabel asal California, Amerika Serikat ini tak selalu mudah.

Dilansir The Huffington Post (28/9), Sesser dilahirkan tanpa sepasang kaki dan ditinggalkan di anak tangga salah satu kuil Buddha di Thailand. Namun riwayat sedih itu tak membuat Sesser berkecil hati. Perempuan berkulit eksotis ini selalu percaya diri. Meskipun kondisi tubuhnya tidak memungkinkan untuk berjalan seperti orang normal, Sesser menolak menggunakan kursi roda. Cewek hitam manis ini lebih memilih skateboard untuk sarana mobilitasnya.

Sesser bertekad membuktikan kepada dunia kalau perbedaan itu adalah sesuatu yang indah. Dia mewujudkannya dengan menjadi seorang model. Sesser memulai karir sebagai model di usia 15 tahun. Berkat kerja kerasnya, kini dia menjadi salah satu model favorit merek-merek lingerie.

Selain modelling dan skateboard, Sesser juga menekuni ski dan surfing. Dia tengah berlatih keras untuk mengikuti kompetisi mono-ski Paralimpiade yang diselenggarakan pada musim dingin 2018 di Korea Selatan.

Jessica Ruiz - Makeup Artist

Tak Bertubuh Lengkap Mereka Berhasil Mewujudkan Impian
"Jangan biarkan siapapun atau apapun menghalangi jalan menuju impianmu. Jika kamu memiliki sebuah visi, maka kamu harus menjadikannya kenyataan, karena hanya kamu seorang yang bisa melakukannya." 
-Jessica Ruiz-
AnakRegular | Walaupun tanpa bantuan tangan, Jessica Ruiz begitu mahir menggunakan alat-alat makeup. Dengan kuas terjepit di antara bibir, perempuan berambut pirang ini bisa membuat siapa saja terlihat cantik.

Dilansir Yahoo! Beauty (20/11/15), Ruiz adalah seorang makeup artist difabel inspiratif asal Philadelphia, Amerika Serikat. Sebenarnya dia memiliki sepasang tangan lengkap. Namun Ruiz menyandang arthrogryposis, sebuah kondisi yang menyebabkan seseorang tidak dapat memfungsikan kedua lengannya secara normal.

Perkenalan Ruiz dengan makeup dimulai saat remaja. Dia mencoba-coba merias diri untuk meningkatkan percaya dirinya. Pasalnya Ruiz sering diejek oleh teman-teman sekolahnya. Pujian demi pujian yang Ruiz dapatkan membuatnya semakin yakin akan bakatnya. Dia pun memutuskan untuk menjadi seorang makeup artist.

Sayangnya, setiap sekolah makeup menolak mentah-mentah surat lamaran yang dikirimkan. Salah satu perwakilan sekolah itu bahkan menyobek surat lamaran Ruiz di depan matanya. "Ini membuat saya merasakan depresi terdalam dalam hidup," kenang Ruiz. "Di usia 18 tahun Anda masih mencoba untuk menemukan diri. Memiliki mimpi dan gairah lalu seseorang menghancurkannya seperti itu benar-benar menyayat hati."

Lalu Ruiz beralih ke YouTube. Dia belajar seluruh keterampilan merias lewat video-video tutorial yang ditemukannya. "Saya menyebutnya YouTube University," kata Ruiz.

Setelah menguasai teknik merias, Ruiz mulai menawarkan jasanya. Awalnya dia tak memungut bayaran sepeser pun. Namun lambat laun pundi-pundi rezeki Ruiz mulai mengalir. Kini tak hanya dikenal lewat Instagram, Ruiz juga berhasil menjadi makeup artist untuk sebuah pagelaran busana bergengsi.

Quan Peng - Traveler

Tak Bertubuh Lengkap Mereka Berhasil Mewujudkan Impian
"Nasib telah menghalangi kebebasan saya. Saya harus mendapatkannya kembali, bagaimanapun caranya."  
-Quan Peng-
AnakRegular | Quan Peng kehilangan kedua kakinya pada usia 17. Pria asal Gansu itu harus menjalani operasi untuk mengangkat tumor dari tulang belakangnya. Sayangnya, prosedur pembedahan itu ikut merusak saraf-saraf di kakinya. Jadilah Quan bergantung pada kursi roda seumur hidupnya.

Namun Quan memutuskan untuk menjalani hidupnya seperti orang normal. Dia pindah ke Beijing pada tahun 2013 untuk mengejar karir sebagai entrepreneur online. Tak lama kemudian dia memutuskan untuk mewujudkan mimpinya selama ini, berkeliling China.

Quan Peng memulai perjalanan mengelilingi daratan China pada tanggal 31 Agustus 2014. Perjalanan yang berawal dari Beijing itu dia lakukan seorang diri. Sepanjang perjalanan dia sudah menemui berbagai kesulitan, antara lain jatuh dari kursi roda, tergelincir dari bukit, dan nyeri pundak akut. Namun dia tak akan berhenti sampai impian besarnya terwujud.

Di setiap perhentiannya, Quan juga mendokumentasikan ada atau tidaknya fasilitas yang tersedia untuk orang cacat seperti dirinya.

"Seiring dengan keinginan untuk melihat dunia dengan mata saya sendiri, saya juga melakukan perjalanan ini agar orang melihat pentingnya memiliki fasilitas bebas hambatan," tuturnya seperti dilansir Oddity Central.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.