Tempat Pelacuran Paling Terkenal di Dunia

AnakRegular | Bisnis prostitusi saat ini tengah menjelma menjadi salah satu bisnis instal paling menguntungkan di dunia. Bisnis yang hanya bermodalkan kecantikan dan juga tubuh aduhai di kalangan wanita ini akan dengan mudahnya mendapatkan uang banyak hanya dalam hitungan jam saja. Terlebih calon atau klien yang di memesan adalah mereka yang tergolong kaya atau dari kalangan pejabat dimana untuk urusan dompet tak pernah kosong.

Kegiatan haram ini memang dilarang bahkan dikatakan sebagai tindakan kriminal bagi yang menyalurkan atau mempromosikannya. Meski begitu kegiatan jual beli kenikmatan birahi ini tetap saja dilakukan, baik di kota kecil maupun dikota metropolitan. Faktor ekonomi hingga harga gaya hidup yang sangat besar membuat banyak wanita cantik rela dan keasyikan terjun dalam bisnis esex-esex ini.

Dalam prakteknya, untuk mendapatkan calon pelanggan biasanya para pelacur akan berkumpul di suatu tempat yang biasa kita kenal dengan tempat lokalisasi. Adapula yang menawarkan melalui agen atau mucikari dimana proses prostitusi ini dilakukan secara tertutup. Di indonesia sendiri bisnis prostitusi ini dan sekarang bahkan sudah dijalankan secara online. 

Seperti yang telah terungkap pada kasus Tata Chubby dan kasus artist PSK berinisial AA yang menambah maraknya prostitusi online yang terjadi di Indonesia. Di Indonesia sendiri prostitusi bersifat ilegal, namun di beberapa negara di dunia prostitusi itu sendiri ada yang bersifat legal, berikut anakregular informasikan lima tempat pelacuran paling terkenal di dunia. Dengan segala kemewahan tempat-tempat ini menjadi primadona banyak orang.

Reeperbahn, Jerman

Tempat Pelacuran Paling Terkenal di Dunia

Jerman merupakan salah satu negara liberal di dunia, segala sesuatu pastinya akan sangat bebas di lakukan disana. Termasuk kegiatan prostitusi atau pelacuran di kalangan masyrakat. Nah berbicara tentang pelacuran kawasan Reeperbahn, tepatnya di jalan Reeperbahn di kota Hamburg jerman merupakan kawasan pelacuran paling besar dan paling kondang di Negeri Bavaria tersebut.

Nama Reeperbahn ini berasal dari kata reep yang berarti tali. Dulunya jalan tersebut dibuat pada abad ke 18 dan merupakan tempat para pembuat tali mencari penghidupan karena dekat dengan pelabuhan. Kapal-kapal ketika itu membutuhkan tali buat bertambat. Pada abad ke-19 di kawasan itu segala bentuk hiburan dilarang. 

Tempat yang menjadi persinggahan para pelaut itu sebelumnya jauh dari sorotan publik dan pusat bisnis. Tapi lambat laun pelacuran mulai tumbuh dan terus berkembang hingga muncul berbagai macam diskotek, klub bugil, toko seks.

Kabukicho, Jepang

Tempat Pelacuran Paling Terkenal di Dunia

Kabukicho adalah sebuah tempat pelacuran paling eksklusif di Jepang. Pasalnya fantasi bercinta yang sangat tidak dapat diterka bisa dirasakan di tempat ini. Bayangkan saja, seisi tempat ini dihiasi oleh sejumlah wanita nakal dengan berpakain perawat, sekretaris, pembantu rumah tangga, namun dalam tampilan yang sangat menggugah iman.

Bersiaplah merogoh kocek Anda dalam-dalam. Untuk dua jamnya saja tarif yang dipatok berkisar antara $30-$140 (Rp 400 ribu - Rp 1,8 juta. Dan bila Anda menginginkan para wanita tersebut secara pribadi ke ruang anda, persiapkan kocek sebesar $250 (Rp 3,2 juta) per jamnya.

Patpong, Thailand

Tempat Pelacuran Paling Terkenal di Dunia

Turis yang datang ke Ibu Kota Bangkok, Thailand, tidak lengkap rasanya kalau belum mendengar soal Patpong. Di kawasan inilah pusat hiburan berada termasuk kegiatan pelacuran dikalangan anak muda dan dewasa. Dari mulai klub malam hingga bar.  Nama Patpong berasal dari kata Patpongpanich, keluarga yang memiliki kawasan itu sejak 1946. Daerah ini terbentang di antara Jalan Silom dan Surawong di pusat kota.

Pada 1950-an Patpong mulai menjadi kawasan komersil sebelum kemudian menjadi daerah yang terkenal dengan bar dan diskoteknya. Pada 1960-an kawasan ini jadi tempat tentara Amerika Serikat melepas penat. Mereka disajikan hiburan-hiburan khas waktu malam, seperti tarian-tarian menggoda para gadis hingga perilaku seksual yang paling vulgar.

Pigalle, Prancis

Tempat Pelacuran Paling Terkenal di Dunia

Kemahsyuran tempat ini sebagai ladang basah prostitusi dan pelacuran sudah tidak diragukan. Banyaknya kelab malam, dan aneka pedagan alat kebutuhan bercinta marak diperdagangkan di tempat ini. Namun berhati-hatilah, karena kabarnya banyak pendatang asing kerap kali terjebak oleh preman lokal.  Pigalle mematok harga $28 (Rp 365 ribu) untuk sebuah pertunjukan live menonton adegan bercinta.

De Wallen, Belanda

Tempat Pelacuran Paling Terkenal di Dunia

De Wallen disebut-sebut sebagai tempat paling spesial sedunia untuk ajang prostitusi. Legalitas pemerintah menjadikan tempat ini sangat nyaman, aman, dan juga bersih. Banyak turis pendatang yang ketagihan akan kehangatan tempat 'pelacuran' yang satu ini. Jangan khawatir dengan tarif awal yang diberikan sebesar $69 (Rp 900 ribu) untuk 15 menit pertama, karena pengunjung dapat melakukan jual-beli harga dan mendapatkan harga awal lebih murah sekitar (Rp 700 ribu).

Tapi bukan hanya itu, keahlian pengunjung dalam bersilat lidah untuk mematok tarif terkadang membuat nilai lebih tersendiri bagi PSK, jika terjadi 'klik' saat bernegosiasi tak jarang PSK memberikan layanan gratis tanpa tarif tambahan.


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.