Tragis Para Wanita Ini Di Bunuh Karena Tidak Pera##n

Dalam sebuah ideologi patriarkis yang menyatakan jika keper###anan dipatok sebagai harga mati bagi pasangan yang akan menikah. Dalam hal ini ideologi tersebut menyatakan jika malam pertama pengantin baru akan terasa indah jika bilamana sang suami adalah orang pertama yang merenggut keper###anan istri yang sudah dinikahinya.

Hal senada juga diajarkan oleh beberapa agama salah satunya Islam yang menyatakan jika keper###anan merupakan harta dan kesucian seorang wanita dan hanya boleh diberikan kepada suami yang sudah menjadi muhrimnya. Namun untuk saat ini keper###anan seorang gadis sudah menjadi hal yang sangat tabu, karena efek budaya barat serta pergaulan bebas yang tidak terkontrol sudah banyak gadis yang belum menikah tapi sudah tidak per###an lagi.

Ironis memang, terlebih di beberapa aturan keper###anan sangatlah mutlak. Jika terbukti seorang gadis tidak per###an diluar nikah maka hukuman mati pun boleh dilakukan kepada wanita tersebut. Hal inilah yang dialami oleh para wanita malang berikut ini, karena sudah tidak suci lagi, mereka dibunuh dengan brutal oleh orang terdekatnya.

Berikut anakregular informasikan lima kisah tragis wanita tak berdosa di bunuh sadis karena tidak pera##n di dunia :

ISIS bunuh perempuan tak pera**n di Raqqa

Tragis Para Wanita Ini Di Bunuh Karena Tidak Pera##n

Kisah tragis pertama datang dari seorang wanita di Suriah yang dihantam dengan batu oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) hingga tewas karena diketahui sudah tidak pera**n. Eksekusi tersebut terjadi di Raqqa tahun 2015 lalu.

Padalah belum diketahui status wanita tersebut. Sebagian laporan mengklaim bila wanita tersebut adalah seorang janda. Merujuk pada klaim terkait, seperti dilansir dari The Inquisitr, pada 17 dan 18 Juli 2015, tentara Daulah Islam melakukan aksi bengis tersebut setelah menyisir pemukiman warga.

"Faddah Ahmad telah memimpin prosesi kematian wanita itu di dekat stadion sepak bola dan Taman Bajaa di Raqqa. Wanita bernama Shamseh Abdullah (26) dibunuh menggunakan batu karena tak lagi pera**n dengan tudingan lain berbuat zina," tulis laporan tersebut.

Tak pera**n Pengantin Baru Dibunuh Suaminya

Tragis Para Wanita Ini Di Bunuh Karena Tidak Pera##n

Seorang pria di Pakistan ditahan Kepolisian Distrik Jacobabad, Provinsi Sindh, atas tuduhan membunuh istrinya sendiri. Pembunuhan itu terjadi hanya berselang beberapa jam setelah keduanya resmi menikah. Lelaki bernama Qalandar Baksh Khokar (28) itu diduga kecewa saat mengetahui istrinya, Khanzadi Lashari (17) sudah tak lagi pera**n di malam pertama.

Situs berita metro.co.uk melaporkan, kasus ini dilaporkan oleh ayah korban, Lal Mohammad Lashari. Wanita malang itu ditemukan sudah tak bernyawa di kamar pengantin, sedangkan suminya menghilang. Keluarga mendobrak kamar karena selama beberapa jam pasangan baru itu tak kunjung terlihat setelah pesta pernikahan pada 30 Maret lalu.

Dari pemeriksaan awal, diduga kuat motif Khokar mencekik istrinya lantaran merasa Lashari tak lagi pera**n. Polisi Pakistan segera melacak posisi Khokar melalui telepon selulernya. Dia belum kabur terlalu jauh, sehingga berhasil dicokok aparat. Namun, pelaku yang masih sepupu jauh mendiang Lashari itu melawan petugas, sehingga harus dilumpuhkan dengan cara ditembak kakinya.

Pera**n Hilang Karena Diperkosa, Gadis Malang Ini Malah dibunuh Keluarga

Tragis Para Wanita Ini Di Bunuh Karena Tidak Pera##n

Kisah pilu menimpa seorang gadis Pakistan berusia 13 tahun. Kepera**nan gadis ini hilang direnggut akibat diperkosa oleh empat pemuda. Malang bagi sang gadis, desa tempat dia tinggal memiliki hukum setempat bagi siapa saja yang tidak pera**n kecuali buan dari jalan yang sah, adalah memalukan. Keluarganya sendirilah yang harus membunuhnya.

Tidak terima dengan hukum tersebut, empat tahun kemudian, gadis bernama Kainat Soomro akhirnya berhasil kabur dan mendokumentasikan kisahnya. Ceritanya pertama kali diwawancara oleh televisi Amerika Serikat dan filmnya berhasil terpilih dalam Festival Film Sudan 2013. Seperti diberitakan News.com.au, film tersebut bercerita bagaiaman Kainat dan keluarga harus berjuang melawan hukum adat tempat mereka. 

Dia sampai dicap sebagai penjahat di negaranya sendiri. Kainat disebut 'Kari' atau pera**n hitam. Tindakan melawan hukumnya telah menodai budaya Pakistan.

Ibu di AS bunuh anak gadisnya karena tak pera**n

Tragis Para Wanita Ini Di Bunuh Karena Tidak Pera##n

Seorang ibu tega memaksa anak gadisnya yang masih berumur 12 untuk menenggak pemutih. Hal tersebut adalah sebagai hukuman akibat sang anak ketahuan telah melakukan persetubuhan. Tidak lama, sang anak akhirnya meninggal dunia dan disaksikan oleh sang adik yang masih berumur 9 tahun, yang diketahui juga dipaksa untuk menonton aksi gila itu.

Diberitakan oleh laman Fox News, 14 Januari 2005, Detektif Warren Cotton datang untuk mendengar keterangan Tunisia Archie (31) seorang ibu yang dihukum akibat tega menghabisi nyawa anak sendiri, Jasmine Archie. Jika terbukti, dia akan dikenakan hukuman mati atau penjara seumur hidup. Cotton mengatakan bila sang ibu kerap terganggu karena sang anak sudah tidak pera**n lagi.

"Sang anak dipaksa minum pemutih, hingga akhirnya muntah, tidak hanya itu, sang ibu yang berbadan besar juga duduk di dada sang anak hingga sang anak tidak lagi menghmbuskan nafasnya," kata detektif.

Adik perempuan Jasmine, Jacorey (9) dipaksan sang ibu menonton adegan tersebut. "Apabila menangis, sang ibu juga akan membunuhnya," terang Cotton. Pengacara Archie mengatakan bila kasus ini berhubungan dengan kelainan mental pada kliennya. Namun begitu, hal tersebut belum dibuktikan secara utuh.

Taliban bunuh wanita bila gagal buktikan kepera**nan

Tragis Para Wanita Ini Di Bunuh Karena Tidak Pera##n

Seorang wanita di Afghanistan belakangan berbincang dengan Radio Bebas Eropa. Dalam wawancaranya di beberapa bagian di negaranya, wanita disana menuai hukum pemeriksaan apakah memiliki noda darah usai selesaikan malam pertamanya. Nahas adalah apabila darah yang tercipta adalah kurang, maka hukum akan membolehkan pengantin mengganti dengan adik dari sang pengantin. Kemudian, nasib wanita tersebut akan dipenjarakan lantaran dicap sudah tidak pera**n.

Seperti diberitakan laman Beritbart, 7 Desember 2015, beberaoa kasus malahan lebih parah. Telinga dan hidung bisa sampai dipotong karena hukuman tersebut. Rambut mereka dicukur habis. Lebih parahnya, pengantin bisa saja dibunuh dan jasadnya dipulangkan ke orangtuanya. Aturan ini diloloskan oarlemen Afghanistan pada 2013. Membolehkan pemerintah menghujam dengan batu bagi siapa saja yang melakukan perzinahan.

Lebih jauh, hukuman tersebut dapat berjalan hanya apabila ada empat orang saksi. Kelompok HAM merasa tidak percaya bila Afghanistan masih menerapkan hukum ini, usai kelompok Taliban secara berkala melakukan eksekusi terhadap pasangan yang diketahui melakukan hubungan badan di luar status pernikahan.

Nah, itulah sekiranya lima kisah tragis perempuan tidak pera##n yang dibunuh oleh orang tak bertanggung jawab. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.


loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.