Diskriminasi Kejam Terhadap Orang-Orang Berjenggot di Dunia





AnakRegular | Inilah empat kisah apes para lelaki berjenggot yang kena diskriminasi kejam di dunia

Semakin maju nya dunia hiburan, maka semakin berkembanglah fashion yang digunakan. Yah seiring mengikuti perkembangan zaman, beberapa tokoh penting pun khususnya di dunia hiburan tampak lebih pede dengan beragam tampilan mencoloknya. Salah satunya adalah para selebriti seperti Adam Levine dari Band Maroon5 Serta beberapa pemain sepakbola Eropa Seperti Aaron Ramsey dan Oliver Giruoun yang pede dengan penampilan berewok atau jenggot di dagunya.

Fenomena tersebut tampaknya telah menjadi trend masa kini yang telah menghipnotis banyak orang. Hal ini tampat terlihat dari banyaknya remaja tanah air yang saling berlomba membeli minyak penumbuh berewok untuk menumbuhkan berewok agar tampak seperti idola mereka. 

Malahan, penemuan terbaru menyebut seorang tanpa bakat berewok sekali pun dapat melakukan transplantasi, seiring tren baru di Amerika Serikat, terutama bagi pria yang dianggap 'baby face'. Transplantasi ini membantu mereka tampil sesuai usianya.

Namun begitu, memelihara berewok dan jenggot tidak selamanya menguntungkan, terkadang malah apes. Mereka justru dituduh antek teroris dan mendapat diskriminasi. Seperti yang dialami oleh beberapa pria berikut ini, karena berewok lebatnya, mereka harus berususan dengan pihak yang berwajib.



Dilarang Wisuda Karena Tolak Cukur Jenggot (berewok)

Diskriminasi Kejam Terhadap Orang-Orang Berjenggot di Dunia

AnakRegular | Diskriminasi pertama akan orang-orang berjenggot adalah seorang pelajar bernama Andrew jones. Ia merupakan sosok yang sangat pintar dan pandai di kelasnya, bahkan ia mendapatkan peringkat pertama di kelasnya. Namun karena ia mempunyai jenggot layaknya orang muslim ia pun dilarang wisuda oleh sekolahnya. La kenapa? Usut punya usut ternyata ia menolak permintaan sekolah untuk mencukur berewoknya.

Padahal jika melihat prestasi ia memiliki kecerdasan yang sangat luar biasanya. Siswa yang kini baru berusia 18 tahun tersebut bisa dikatakan unik dan berbeda dengan yang lainnya. Tidak ada sifat kutu buku bahkan dalam penampilan pun ia tidak mempedulikan. Ia sudah terbiasa hidup dengan apa adanya.

Bahkan ia pun tidak mempermasalahkan rambutnya yang gimbal serta berewoknya yang telah. Ia malah senang dengan jati dirinya sendiri. Namun penampilannya dianggap aneh oleh teman-temannya apalagi para guru yang menganggap Andrew jones sebagai ABG begundal.

Diberitakan Mirror, Minggu (22/5), Sekolah Amite di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat secara resmi menarik kembali atribut kelulusan Jones, seperti toga dan gaun. Mendengar keputusan sepihak dengan alasan cenderung konyol, Jones tampak kecewa dan kesal.

Ditanggap FBI karena Berjenggot dan Bersorban

Diskriminasi Kejam Terhadap Orang-Orang Berjenggot di Dunia

AnakRegilar | Lain halnya dengan kisah seorang pria bernama Daljeet Singh. Ia harus mengalami diskriminasi yang sungguh sangat menyiksa dirinya dimana ia harus ditangkap dan ditahan oleh FBI selama 30 jam karena mengenakan serban di kepalanya dan memiliki jenggot panjang di dagunya.

Entah apa yang menyebabkan ia ditangkap, namun menurut beberapa saksi mata. Kecurigaan muncul saat ia berada di dalam sebuah bus dan berbicara dalam bahasa punjabi, yang mana bagi Amerika Serikat mengindikasikan sebagai indikasi serangan teror kepada orang lain.

Daljeet Singh, pria asal India ini mendapat suaka di Amerika Serikat. Dalam kronologisnya, Dia diturunkan paksa saat melakukan perjalanan menuju Indianapolis dari Phoenix, Arizona.

Seperti diberitakan the Independent, Sabtu (30/4), Singh mengaku mengenakan serban lantaran perintah agamanya. Perawakannya yang berewok juga karena ajaran agama yang dianutnya.

Polisi Kuwait ditahan sebab miliki berewok lebat tanpa izin

Pemerintah Kuwait menahan seorang polisi lantaran menumbuhkan berewok tanpa ijin. Tindakan ini dianggap melanggar undang-undang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Kuwait yang melarang polisi memiliki berewok lebat.

Wakil Menteri Dalam Negeri Kuwait Letnan Jenderal Suleiman al-Fahd memerintahkan penahanan kepada polisi berpangkat mayor yang tidak disebutkan namanya itu, setelah memperhatikan berewok polisi itu panjang, seperti dilansir situs Emirates247, Senin (12/5).

"Dia juga memperingatkan seorang perwira lainnya yakni seorang polisi berpangkat letnan kolonel sebab menumbuhkan berewok dan memerintahkan dia untuk mencukurnya," tulis korab berbahasa Arab, Al Watan.

Ditodong Laras Panjang Agar Mau Cukur Jenggot

AnakRegular | Terakhir mungkin yang paling menyakitkan adalah kabar dari para polisi Rusia pada tahun 2013 silam, yang dikabarkan telah melakukan tindakan semena-mena terhadap tiga lelaki muslim di sebuah kedai kota Surgut. Para polisi tersebut dengan menggunakan senjata mereka melakukan diskriminasi memaksa ketiga pria tersebut untuk mencukur jenggot mereka.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (15/3/2013), insiden ini terjadi saat polisi Rusia sedang melakukan inspeksi di sebuah kedai yang biasa dikunjungi komunitas muslim. Polisi kemudian mengancam para pengunjung dengan senjata otomatis dan sebuah pemantik api.


Satu dari antara tiga pria yang dipaksa untuk mencukur jenggotnya itu menyatakan seorang polisi bahkan sempat menyalakan pemantik api yang diarahkan ke dagunya. Dia menyebut polisi itu kemudian mengancam akan membakar jenggotnya jika dirinya tidak mau mencukur.





Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com dengan judul "Diskriminasi Kejam Terhadap Orang-Orang Berjenggot di Dunia" Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.

0 Response to "Diskriminasi Kejam Terhadap Orang-Orang Berjenggot di Dunia"

Post a Comment

Silahkan berkomentar Sesuai dengan Topik yang dibahas..