Empat Kisah Polisi Di Aniaya Paling Miris di Di Indonesia

AnakRegular | Inilah Empat kisah Mengenaskan para polisi dan penegak hukum yang menjadi korban penganiayaan

Penganiayaan merupakan salah satu tindak kriminal yang sangat meresahkan. Tindakan ini kerap menjadi momok yang menakutkan dan telah membuat banyak orang takut ketika harus keluar rumah. Penganiayaan bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan pada siapa saja.

Tak memandang status tak memandang keadaan, ketika niat jahat sudah diujung tanduk maka aksi penganiayaan pun akan langsung dilaksanakan. Salah satu contohnya adalah kasus penganiayaan dan pemerkosaan Yuyun yang belakangan ini menjadi pembicaraan di Indonesia. Ramainya kasus Yuyun membuat berita kekerasan lainnya mencuat ke permukaan. 

Ternyata, kita yang tinggal di Indonesia masih rentan menjadi korban penganiayaan. Korban penganiayaan juga berasal dari berbagai kalangan. Kaya, miskin, orang biasa, maupun pejabat bisa saja menjadi korbannya. Tak menutup kemungkinan polisi, yang notabene pengayom masyarakat. Kekerasan yang menimpa polisi ini nggak jarang terjadi lho ternyata. Berikut ini 4 kisah polisi yang mengalami penganiayaan.

Baca juga : Kisah Pencuri paling konyol di dunia

Polisi Lalu Lintas di Aniaya Pengguna Jalan

Empat Kisah Polisi Di Aniaya Paling Miris di Di Indonesia

AnakRegular | Sudah menjadi hal yang wajib bagi polisi lalu lintas untuk melakukan penerbitan di jalan raya. Penerbitan tersebut dilakukan agara pengguna jalan bisa merasakan kenyamanan saat berkendara, adapun pengguna jalan yang melanggar aturan sudah sewajibnya di tilang dan di tegur oleh pihak yang berwajib.

Namun tak semua pengguna jalan mau menaati peraturan, terkadang dengan gagah beraninya pengguna jalan dan para pelanggar lalu lintas menggunakan jalan seperti miliknya sendiri. Terkadang juga kadang pelanggar lalu lintas ini nggak menyadari kesalahan mereka dan cenderung bersikap defensif, sampai-sampai ada yang melawan petugas dengan kekerasan.

Kejadian ini pernah terjadi di wilayah Jakarta Selatan pada tanggal 15 Mei lalu. Seorang pengemudi motor menyerang dan mengeroyok polisi yang sedang berusaha menertibkannya karena nggak memakai helm. Tindak kekerasan dari pengendara motor ini nggak hanya terjadi sekali saja. 

Pada tanggal 22 Mei Anggota Polantas Polres Jaksel Aipda Nasro juga dipukuli oleh seseorang yang memiliki masalah kejiwaan saat dia menilang pengendara tersebut. Dan yang terbaru, Aiptu Djoko Suwahyo mengalami luka di pelipis sebelah kanan akibat dipukuli seorang pemotor yang hendak ditilang. Tersangka sempat kabur, namun akhirnya berhasil diamankan di kantor polisi.

Polisi di Aniaya Oleh Gembong Narkoba

AnakRegular | Kisah naas polisi di aniaya juga terjadi pada satuan polisi di Jakarta Timur beberapa waktu lalu, niatnya ingin menggerebek dan menangkap para penjahat yang telah meresahkan masyarakat, para polisi ini malah menjadi korban penganiayaan.

Delapan anggota polisi menjadi korban dari penganiayaan oleh gerbong narkoba di Kampung Berlan Matraman, Jakarta Timur. 

Peristiwa polisi dipukuli oleh gembong narkoba ini terjadi pada tanggal 18 Januari silam. Saat itu 8 polisi mendatangi rumah seorang perempuan yang diduga menjadi sarang gembong narkoba. Beberapa saksi mata mengatakan, sesaat setelah polisi menggerebek rumah tersebut mereka mendengar suara gaduh. 

Kemudian disusul dengan beberapa polisi yang berlari sempoyangan dan bersimbah darah dari arah rumah tersebut. Penduduk sekitar hanya mampu melihat kejadian itu dan nggak berani menolong karena takut menjadi korban pengeroyokan.

Beda Kelas Polisi di Pukul Oknum TNI

AnakRegular | Sejatinya Polisi dan TNI merupakan dua oknum yang bertugas menjaga keamanan masyarakat dan juga negara. Tetapi entah masalah apa, atau memang perbedaan kelas yang menjadi persoalan, kadang membuat dua insan ini seperti dua kutub yang berlawanan. Seakan memiliki status yang lebih tinggi para TNI kerap melakukan hal tak terpuji kepada para polisi.

Hal inilah yang dialami oleh seorang polisi lalu lintas disaat sedang mengatur lalu lintas di daerah Bekasi, beberapa waktu lalu. 

Saat sedang mengatur lalu lintas, SM, inisial polisi tersebut, ditanyai oleh seorang oknum TNI AL mengenai rute menuju TPU Perwira. Setelah menunjukkan jalan, tiba-tiba ia diteriaki ‘apa lo!’ oleh beberapa anggota TNI AL lainnya dari dalam mobil. Kelakuan ini nggak digubris oleh SM. 

Tapi ketika ia beristirahat dan minum kopi di sebuah warung, tiba-tiba ia dipukuli dari belakang oleh sekitar 5 sampai 10 oknum TNI AL yang ada di dalam mobil tadi. Setelah puas menghajar SM, oknum TNI AL tersebut langsung kabur meninggalkan SM dalam kondisi babak belur.

Kasus Polwan Cantik di Aniaya oleh Atasannya

Empat Kisah Polisi Di Aniaya Paling Miris di Di Indonesia

AnakRegular | Belakangan ini kita dikejutkan lagi oleh penganiayaan yang dilakukan terhadap wanita. Kali ini nggak main-main, korbannya adalah polwan cantik Briptu Muthia. Polwan ini melaporkan seorang AKBP BH telah menganiaya dirinya di sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat.

Baca juga : Penjahat Perang Paling di Takuti

Diduga penganiayaan tersebut ada bermotif asmara antara kedua polisi tersebut. Namun, hal tersebut dibantah oleh juru bicara Mabes Polri yang belum bisa memastikan penganiayaan tersebut ada karena motif asmara. Karena penganiayaan ini, Briptu Muthia mengalami cedera cukup parah di bagian hidung dan mulut.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.