Sinetron Masa Lalu Paling Mendidik di Indonesia

AnakRegular | Inilah Lima Sinetron Indonesia di Masa Lalu Yang Penuh Kan pesan Moral dan Pendidikannya

Dunia hiburan khususnya sinetron dan perfilm-an merupakan salah satu peluang dan lahan bisnis yang menjanjikan. Tak heran jika saat ini sudah banyak rumah produksi yang saling berlomba membuat sebuah hiburan sinetron yang digemari oleh banyak orang khususnya masyarakat Indonesia. Namun ironisnya saat ini banyak tayangan sinetron yang dirasa sangat berlebihan jalan ceritanya dan kurang mengandung pesan moral kepada penonton setianya.

Tak heran jika banyak kelompok masyarakat yang mengeluhkan dan protes dengan kualitas sinetron yang saat ini banyak tayang di beberapa statiun swasta di Indonesia. Padahal jika menilik kebelakang sebenarnya Indonesia telah punya beberapa sinetron hiburan yang kaya akan pesan moral dan pendidikan kepada setiap penontonnya. Seperti Sintetron Keluarga Cemara dan Lorong waktu yang senantiasa menemani waktu luang di bulan puasa.

Sinetron seperti itulah yang diharapkan dan dinantikan oleh beberapa kelompok masyarakat, bukan sinetron yang penuh dengan isi percintaan dan pekerlahiaannya. Sebagai pengenang dan juga penikmat sinetron mendidik di masa lalu, berikut anakregular informasikan empat sinetron di masa lalu Paling bermutu dan mendidik di Indonesia :

Sinetron Lorong Waktu Pengisi Waktu di Bulan Ramadhan


AnakRegular | di awal tahun 2000 an sinetron yang satu ini selalu muncul di setiap edisi ramadhan. Yah sinertron dengan genre religi ini memang di khususkan tayang hanya para bulan suci ramadhan saja. Namun saat ini setelah para pemainnya sibuk di dunia nya masing-masing sinetron Lorong waktu tak pernah muncul lagi di layar televisi Indonesia. 

Sinetron Masa Lalu Paling Mendidik di Indonesia

Padahal pada masanya sinetron ini sangatlah fenomenal dan sukses merebut hati para penonton dalam enam musim. Sinetron yang bercerita tentang Addin (dipernkan Dicky Candra) seorang anak yatim piatu yang kala itu dijadikan anak angkat oleh Haji Husin (di perankan Deddy Mizwar) dan kemudian di sekolahkan baik sekolah agama maupun sekolah formal. 

Kemudian ia menemukan sebuah mesin waktu yang dapat mengantarnya bepergian lintas waktu hanya sekali tekan tombol enter. Sinetron ini pertama kali ditayangkan pada tahun 1999 hingga 2006.

Sinetron Jendela Rumah Kita Fenomenal dan Mendidik di TVRI


AnakRegular | Sinetron ini ditayangkan di stasiun TVRI sekitar tahun 1989. Berkisah tentang seorang pemuda bernama Jojo (Dede Yusuf) yang berani serta jujur. Dengan sikap keberanian dan kemampuan ia berkelahi, ia membela siap membela orang-orang yang lemah karena tertindas. Jojo digambarkan seperti super hero pada tahun 1980-an. Sinetron ini mempopulerkan aktris Desi Ratnasari sebagai pendatang baru.

Sinetron Si Doel Anak Sekolahan Pengejar Cita Cita 


AnakRegular | Mungkin inilah sinetron yang tak akan pernah dilupakan khususnya oleh warga jakarta Asli. Yah sinetron yang bercerita tentang kehidupan akan betawi yang ingin mengejar cita-citanya menjadi seorang insinyur ini memang begitu sarat akan makna. Apalagi soundtrack yang digunakan pada sinetron ini sungguh sangat melegenda.
"Anak betawi ketinggalan jaman, katenye. Anak betawi gak berbudaye, katenye. Aduh sialan, si Doel anak betawi asli, kerjaannye sembahyang mengaji, tapi jangan bikin die sakit hati."
Sinetron Masa Lalu Paling Mendidik di Indonesia

Dari penggalan lirik di atas menggambarkan bahwa si Doel seorang anak betawi asli yang ingin mengejar cita-citanya dan berpendidikan tinggi. Si Doel (Rano Karno) di sela-sela waktu kuliahnya menarik oplet milik sang Babeh (Benyamin Sueb). 

Emak (Aminah Cendrakasih) memiliki warung kelontong untuk membantu mencukupi kehidupan keluarga. Sedangkan sang adik Atun (Suti Karno) membuka usaha salon kecil-kecilan karena telah lulus kursus salon. Sang paman Mandra selalu menemani Doel menarik oplet milik sang ayah.

Sinetron ini sempat menarik perhatian pemirsa hingga 162 episode dalam 7 season. Tayang pada 12 Maret 1994 hingga 26 Juni 2006.

Sinertron Keluarga Cemara Yang penuh dengan Pesan Pendidikannya


AnakRegular | "Harta yang paling berharga adalah keluarga, puisi yang paling indah adalah keluarga," demikian soundtrack Sinetron Keluarga Cemara yang tentunya sudha tidak asing lagi. Jika dilihat dari soundtrack lagu tersebut, Sinetron Keluarga Cemara sangat menjunjung arti kebersamaan keluarga. 

Abah (Adi Kurdi) sehari-hari bekerja sebagai supir becak untuk menghidupi keluarga kecilnya. Sedangkan emak (Novia Kolopaking), untuk membantu Abah mencukupi kebutuhan sehari-hari, Emak berjualan opak dan Euis (Ceria HD) putri sulungnya yang duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar membantu memasarkan opak buatan Emak. 

Sinetron Masa Lalu Paling Mendidik di Indonesia

Saat itu Abah pernah mengalami masa jaya dan memiliki perusahaan, namun sewaktu ketika kehidupan langsung berbalik. Perusahaan Abah bangkrut dan demi menyambung hidup akhirnya Abah memutar otak untuk menghidupi keluarga kecilnya, dengan menarik becak. Abah memiliki tiga putri antara lain Euis, Ara (Anisa Fujianti) dan Agil (Pudji Lestari).

Sinetron Keluarga Cemara tayang sejak 6 Oktober 1996 hingga 28 Februari 2005 dengan jumlah episode 412 dalam 3 season.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.