Enam Kisah Anak Manusia Yang Dibesarkan Hewan Buas

AnakRegular | Inilah Enam Kisah Anak Manusia yang malang yang dibesarkan oleh hewan buas sehingga dikenal sebagai tarzan di dunia nyata

Enam Kisah Anak Manusia Yang Dibesarkan Hewan Buas
Lyokha Bocah Malang yang Tumbuh Besar Bersama Keluarga
Serigala di Hutan
Tarzan merupakan sosok dalam dunia fiksi yang digambarkan sebagai seorang manusia yang hidup dan tumbuh besar bersama keluarga Gorilla di hutan belantara. Dalam kisahnya ia adalah seorang bayi yang ditinggal mati keluarganya karena kecelakaan di hutan. tarzan digambarkan sebagai sosok yang mampu bergerak, berbahasa, serta memiliki insting mirip hewan-hewan di rimba raya.

Sungguh ironis jika hal tersebut di dunia nyata, melihat anak manusia yang tidak bisa berbicara layaknya seorang manusia. Namun tak bisa di pungkiri ternyata di beberapa belahan dunia tarzan di dunia nyata memang benar-benar terjadi. Beberapa kasus terungkap dan beberapa anak telah ditemukan hidup bersama sekelompok hewan buas di hutan.

Hal inilah yang dialami langsung oleh anak-anak malang berikut ini. Sedari bayi mereka telah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya di dibuang di tempat yang menyeramkan. Beruntung mereka ditemukan oleh hewan yang berhati mulia. Saat bayi mereka dirawat dan tumbuh besar bersama kelompok hewan liar di hutan belantara.

Namun satu yang pasti pertumbuhan mereka tak seperti manusia pada umumnya. Mereka bertingkah dan berbicara layaknya hewan pada umumnya. Karena itulah anak-anak tersebut dikenal sebagai tarzan yang hidup di dunia nyata. Seperti apa kisahnya?


Lyokha Tarzan Remaja yang Tumbuh Besar di Keluarga Serigala


AnakRegular | Serigala merupakan salah satu hewan buas yang hidup tenang di dalam hutan. Hewan yang satu ini mirip dengan anjing namun dianggap liar dan berbahaya bagi manusia. Karena itu tidak heran jika banyak manusia yang takut ketika bertemu dengan hewan yang satu ini.

Namun suatu kisah nyata mungkin akan menjadi pengecualian, entah karena hewan juga sama seperti manusia atau memang inilah keajaiban dunia. Pada 2007 silam beberapa petugas rumah sakit menemukan seorang anak lelaki sehat yang tinggal dan hidup bersama dengan kelompok serigala liar di hutan belantara di daerah Rusia Tengah.

Saat ditemukan, anak lelaki tersebut memiliki ciri-ciri khas serigala seperti cakar yang tajam, gigi yang runcing dan cara berjalan pun hampir sama dengan serigala. Padahal ia adalah seorang manusia.

Karena melihat keanehan dari kelakuan anak remaja tersebut, pihak rumah sakit pun membawa anak tersebut untuk di periksa lebih lanjut. Anak tersebut kemudian diberi nama Lyoka. Melihat dari kelakuannya, beberapa orang berbendapat jika Lyoka adalah bayi yang dibesarkan oleh kawanan serigala. 

Bahkan saat berada di rumah sakit, tingkal laku Lyokha tampak tidak nyaman dan tidak betah berada dekat dengan manusia. Bahkan belum tepat 24 jam berada di rumah sakit, Lyokha di ketahui sudah melarikan diri dan kembali ke kawanan serigala yang sudah menjadi keluarga terdekatnya.

Sasha Anak Gadis Yang Tumbuh Besar di Sarang Kambing Hutan


AnakRegular | Kisah anak yang dibesarkan hewan selanjutnya datang dari seorang gadis kekurangan gizi yang diketahui bernama Sasha. Kejadian tersebut terungkap pada tahun 2012 silam, dimana gadis malang tersebut ditemukan dengan keadaan memprihatinkan kurang gizi di sarang kambing.

Menurut kabar yang beredar, Sasha adalah anak dari seorang ibu yang dirahasiakan namanya namun tidak suka dengan kelahirannya. Sedari bayi sasha oleh ibunya telah disembunyikan dan ditinggalkan dengan sengaja di sebuah ruangan kecil bersama seekor kambing.

Bertahun-tahun hidup bersama kambing, sifat Sasha pun tumbuh seperti kambing juga. Saat ditemukan ia berontak dan menolak untuk di dekati oleh manusia yang notabenya satu ras dengan dirinya. 

Saat dipindahkan ke kasur pun ia menolak, dan lebih memilih tidur di lantai layaknya seekor hewan. Bahkan semua gerak gerik dari gadis malang ini tak jauh dari seekor kambing, mulai dari cara makan bicara dan juga buang hajat pun dilakukan seperti cara kambing pada umumnya.

Anak Manusia Yang Di besarkan Keluarga Burung


AnakRegular | Kisah ini terjadi pada 2008 silam, dimana seorang bocah berusia 7 tahun di temukan berada di sebuah apartemen kosong yang tidak berpenghuni. Polisi kala itu menduga jika sang bocah telah menghabiskan waktu hidupnya bersama burung-burung liar di dalam apartemen tersebut. 

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya burung-burung liar di dalam apartemen tersebut.

Usut punya usut sang ibu ternyata mengaku telah membuang nurani sebagai ibu kepada anak tersebut. Hampir tujuh tahun lamanya ia tidak pernah berkomunikasi dengan bocah malang tersebut. Bahkan dalam pengakuannya ia bercerita jika anakanya ia anggap sebagai hewan peliharaan. Gila!

Ironisnya pada saat ditemukan kondisi anak tersebut sangatlah memprihatinkan, ia tidak bisa berbicara layaknya seorang manusia. Ia hanya bisa berkicau seperti burung dan mengepakan tangannya seolah-olah itu sayap yang ia miliki. Kasihan sekali !

Anak perempuan Tumbuh Besar di Keluarga Anjing Hutan


AnakRegular | Kisah ini terungkap pada tahun 2009 silam tepatnya di kota Chita, Siberia. Kala itu telah ditemukan seorang anak perempuan yang diperkirakan baru berusia 5 tahun yang memiliki kelakuan dan sifat tidak seperti manusia.

Anak perempuan yang diberi nama Natasha tersebut berjalan merangkak dan minum air tidak seperti anak gadis pada umumnya. Kala itu gadis tarzan tersebut minum dengan cara menjulurkan lidahnya serta merangkak layaknya seekor anjing.

Saat diajak berkomunikasi ia pun justru malah menggonggong. Setelah dilakukan beberapa penyelidikan, diketahui anak tersebut dibesarkan oleh seekor anjing.

Polisi yang menemukan anak gadis tersebut menduga jika natasha sepanjang usianya telah menghabiskan hidup bersama kawanan anjing dan kucing di sebuah ruangan. Saat ditemukan ia tidak bisa berbicara bahasa daerahnya.

Dari hasil penyelidikan yang sudah dilakukan membuktikan jika kedua orang tuanya yakni Victor Lozhkin dan Tana Mikhailova selama dua tahun lebih tidak pernah hidup bersama dengan gadis malang tersebut. 

Kisah Bocah Lelaki yang dibesarkan Keluarga Moyet Liar di Hutan


AnakRegular | Sama seperti kisah diatas, seorang bocah laki-laki yang diberi nama John ditemukan hidup bahagia bersama keluarga monyet di hutan belantara. Saat ditemukan John mengalami trauma berat dan takut kepada manusia. Usut punya usut John mengalami gagal mental pada saat ayahnya telah membunuh ibunya.

Karena rasa takut tersebut ia pun melarikan diri ke hutan dan beruntung ada sekawanan monyet yang baik dan membuat dirinya tinggal bersama monyet tersebut. Menurut beberapa orang yang melaporkan kejadian John tersebut, beberapa tahun kebelakang tepatnya pada tahun 1991 John diketahui dirawat oleh sekelompok monyet hutan jenis velvet. 

Pada saat itu ada beberapa warga yang menyaksikan kejadian itu. Setelah melihat ada anak manusia yang tinggal di hutan dan dibesarkan oleh monyet, warga desa yang mengetahui kejadian itu kemudian membawa John pulang.

Namun, pada saat itu John menolak untuk diajak pulang. Karena khawatir akan keadaan John akhirnya para warga sedikit memaksa John hingga pada akhirnya ia bersedia untuk diajak pulang.

Pada sat itu, John kembali dan dirawat oleh manusia yang bersedia merawatnya. Karena diduga terlalu lama diasuh oleh monyet, John pada saat itu harus diajari kembali bagaimana berbicara dengan bahasa manusia. 

Tetapi siapa sangka, John yang sempat diasuh monyet tersebut memiliki suara yang merdu dan akhirnya ia pun bergabung dengan Pearl of Africa Children's Choir.

Kisah Gadis Kamboja Yang Bertahan Hidup Bersama Hewan Liar di Hutan


AnakRegular | Terakhir ada kisah seorang gadis dari Kamboja bernama Rochom P'ngieng. Ia adalah seorang gadis yang hilang pada saat usianya masih 8 tahun. Kejadian tersebut bermula ketika sang gadis sedang menggembala sekawanan Kerbau di sebuah kampung di dekat hutang dimana ia tinggal bersama keluarganya.

Namun saat itu ia tidak pulang ke rumah, dan hilang secara misterius. 18 tahun seteleh kasus hilangnya gadis tersebut, seorang warga telah melihat seorang wanita yang sedang menyelinap di rumahnya dan mencuri beras tanpa menggunakan sehelai benang di tubunya.

Karena dianggap sebagai pencuri, warga pun menangkap wanita tersebut. Betapa terkejutnya warga ketika melihat pencuri tersebut, setelah di identifikasi ternyata pencuri tersebut adalah Rochom yang sudah 18 tahun dinyatakan hilang oleh keluarganya.

Dia dikenali karena bekas luka yang terdapat di punggungnya. Gadis itu telah hidup menjadi seorang wanita berusia 30 tahun yang entah bagaimana mampu bertahan hidup sendirian di hutan. 

Rochom P'ngieng yang diambil kembali oleh keluarganya gagal berkomunikasi dengan baik, akhirnya pada 25 Mei 2010 dia menghilangkan diri selama 11 hari dan ditemukan didalam lubang tandas. 

September 2010, dia mulai diajar tentang kehidupan sosial. Bagaimanapun, Rochom P'ngieng lebih suka tinggal dikandang ayam yang berdekatan dengan rumah keluarganya dan selalu datang kerumah keluarga untuk makan.

Nah itulah kawan sekiranya enam kisah anak manusia yang hidup dan di besarkan oleh hewan buas di hutan. Memang ironis sekali melihat betapa malang nasib anak-anak diatas. Bukannya mendapatkan kasih sayang dari orang tua yang melahirkannya mereka malah mendapat kasih sayang dari hewan.

Beruntung mereka dirawat oleh hewan-hewan yang baik, dan tidak menjadi korban atau mangsa dari hewan tersebut. Semoga bisa menjadi pelajaran dan menjadi pengetahuan baru buat kita kawan:
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.