Enam Fakta Unik di Balik Reshuffle Menteri Oleh Presiden Jilid 2

AnakRegular - Inilah Deretan Fakta Unik dan Menarik dibalik dilakukannya Reshuffle Kabinet jilid 2 oleh Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo telah resmi mengumumkan perombakan kabinet kerja. Dalam reshuffle kali ini setidaknya ada sembilan nama baru yang masuk ke dalam kabinet untuk menggantikan menteri yang dirasa kurang dalam kinerjanya, serta ada juga empat menteri yang digeser ke pos baru dan menempati kursi baru dalam jabatannya.

"Saya selalu ingin berusaha maksimal agar kabinet kerja bisa bekerja cepat, efektif, bekerja dalam tim solid dan saling dukung sehingga hasilnya nyata dalam waktu secepatnya," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Jokowi mengaku menyadari ada sejumlah tantangan yang membutuhkan keputusan cepat. Salah satunya adalah dengan melakukan perombakan, khususnya di bidang perekonomian yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Di balik keputusan Presiden Jokowi untuk melakukan perombakan, ternyata terkuak sejumlah fakta unik di baliknya. 

Enam Fakta Unik di Balik Reshuffle Menteri Oleh Presiden Jilid 2


Fakta Satu Menteri Sofyan Djalil Selalu Aman di Setiap Reshuffle Presiden

AnakRegular - Salah satu fakta dan entah memang menjadi keberuntungan yang dimiliki oleh Menteri Sofyan. Dikatakan beliau menjadi salah satu menteri yang aman-aman dan malah mendapat jatah menteri lainnya pada saat terkena Resuffle.

Hal ini bisa di lihat bagaimana sepak terjang nya di dunia perpolitikan, dimulai pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yuhdoyono (SBY) dan wakilnya Jusuf Kalla kala itu, Sofyan Djalil dua kali aman pada saat resuffle kabinet.

Sejak diangkat menjadi menteri yakni pada Oktober 2004 hingga Mei 2007 Menteri Sofyan menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika. Lalu pada 9 Mei 2007 sampai 20 Oktober 2009 dia menjabat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Saat ini, Menteri Sofyan kembali lolos dari potensi keluar kabinet dengan bergeser ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Di awal pembentukan Kabinet Kerja, Presiden Jokowi menunjuk Menteri Sofyan sebagai sebagai Menko Perekonomian.

Namun, baru setahun menjabat, posisinya diganti dengan Menteri Darmin Nasution. Saat itu Menteri Sofyan menempati pos Kepala Bappenas yang sebelumnya diisi Adrinof Chaniago yang keluar dari kabinet.

Fakta Kedua Dulunya Bos Kini Jadi Bawahan

AnakRegular - Dalam resuflle kedua kali ini Presiden Jokowi baru saja menunjuk pengangkatan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan untuk menggantikan Bambang Brodjonegoro. Dalam pengangkatan ini, tak segan Presiden Jokowi sampai meminta izin kepada Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim untuk memulangkan Sri Mulyani ke tanah kelahirannya.

Penunjukkan ini menjadi kali kedua Sri Mulyani dipercaya sebagai kuncen keuangan negara. Pertama kali Sri Mulyani menempati posisi menteri keuangan ialah pada saat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2005 sampai 2010 silam.

Uniknya, kali ini terjadi perubahan struktur jabatan antara Sri Mulyani dan Darmin Nasution. Dulu saat Sri Mulyani menjabat menkeu era Presiden SBY, dia menjadi pimpinan Darmin Nasution. Darmin Nasution pada periode itu (2006 sampai 2009) masih menjabat sebagai direktur jenderal pajak.

Saat ini keadaannya justru terbalik. Darmin Nasution telah berubah menjadi menteri koordinator perekonomian. Artinya dia membawahi sejumlah menteri bidang ekonomi, termasuk Menkeu Sri Mulyani.

Fakta Ketiga Sudirman Sair Katanya Akan Banting Setir Jadi Pedagang Telur

AnakRegular - Dalam resuflle jilid dua yang dilakukan oleh Presiden Jokowi kali ini adalah mengganti para menteri yang dikata kurang dalam kinerjanya. Salah satunya adalah menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang di copot dari jabatannya dan digantikan oleh Archandra Tahar.

Sudirman Said berkelakar setelah tidak jadi menteri dirinya ingin pulang ke kampung halamannya di Brebes, Jawa Tengah. Di kampung halamannya nanti Sudirman Said akan membuka usaha dagang telur asin. Di mana telur asin memang merupakan komoditas andalan untuk oleh-oleh dari Brebes.

Fakta Keempat Pegawai Kemenhub Senang Kepalang Saat Jonan di Copot Jabatannya

AnakRegular - Ignasius Jonan adalah menteri lainnya yang terdepak alias di turunkan jabatannya oleh Presiden Jokowi. Dalam prakteknya pencopotan atau lengsernya jonan dari jabatannya ternyata dirayakan sedikit dengan suka cita oleh para pegawai di kemenhub. Salah satunya para satpam yang bekerja di sana dan berkata sangat senang jika pekerjaan kedepannya tidak akan berat lagi.

"Alhamdulillah kerja mulai sekarang agak rileks," ujar salah satu satpam yang engga disebutkan namanya, saat ditemui merdeka.com, di Kementerian Perhubungan, Jakarta. Terlihat raut bahagia di beberapa wajah satpam yang bertugas.

"Pantas hari ini cerah cuacanya," ucap dia sambil tersenyum. Menurutnya, dari sekian banyak pegawai Kemenhub, hanya sedikit yang pro terhadap Jonan selama menjadi menteri Perhubungan.

Fakta Kelima Presiden Jokowi Jadi Orang Paling Berpengaruh di Dunia

AnakRegular - Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan pengangkatan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro. Presiden Jokowi sampai meminta izin kepada Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim untuk memulangkan Sri Mulyani ke kampung halaman.

Diterimanya pinangan ini bagai rejeki nomplok bagi Presiden Jokowi. Sebab, Sri Mulyani merupakan salah satu orang yang terpandang di dunia saat ini. Majalah Forbes baru saja menempatkan namanya dalam daftar Power Women 2016 alias Deretan Perempuan berpengaruh sedunia bersama Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang berada di posisi puncak daftar tersebut.

Penobatan ini menjadikan Sri Mulyani masuk daftar Forbes untuk kali kelima berturut-turut di posisi 37. Sri Mulyani dianggap sosok berpengaruh nomor dua di Bank Dunia, menjabat posisi yang sebelumnya selalu diisi lelaki. Ekonom lulusan Universitas Indonesia itu juga dianggap tokoh garis depan dalam pemberantasan kemiskinan global.

Fakta Ke enam 2 Menteri Tak Akur  di Copot Jabatannya

AnakRegular - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan perombakan kabinet atau reshuffle kabinet jilid II di Istana Negara. Beberapa menteri dicopot Jokowi adalah Sudirman Said dan Rizal Ramli. Waktu sama-sama menjabat menteri, Sudirman Said dan Rizal Ramli tak pernah akur. Beberapa kali Rizal Ramli mengungkapkan kekesalannya karena Sudirman Said tak pernah hadir saat diundang rapat koordinasi.

"Saya yang penting Ditjen-nya, karena lebih mengerti Ditjennya dari pada menterinya," tegas Rizal di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Tak hanya itu, Sudirman Said dan Rizal Ramli juga pernah terlibat konflik pengembangan Blok Masela, Maluku. Bahkan konflik mereka sempat membuat gaduh kabinet kerja Jokowi.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.