Karena Teror, Lima Politikus Eropa Ini Sangat Membenci Islam

AnakRegular - Karena berbagai serangan dan juga aksi bom bunuh diri atas nama 'islam' beberapa orang penting Eropa kini menaruh benci alias 'anti-islam' di tanah Biru Eropa

Tak bisa di pungkiri Islam untuk saat ini telah dicap oleh beberapa media dan juga negara-negara di dunia sebagai dalang dari berbagai tindak kejahatan terorisme. Ya, serangkaian aksi terorisme mulai dari penembakan brutal sampai pada aksi bom bunuh diri di beberapa kota besar khususnya di tanah Eropa membuat Islam semakin di pojokkan. Dikatakan citra kebencian akan Islam saat ini semakin meningkat.

Beberapa kalangan di tanah Eropa menyatakan tuntutannya dan menganggap salah atas apa yang telah dilakukan oleh Kanselir Jerman Angela Merker yang telah membuat kebijakan menerima kedatangan pada pengungsi dan imigran serta pencari suaka dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Imirgan yang mayoritas beragama muslim dikatakan adalah penyebab dari berbagai serangan teroris tersebut.

Karena itu beberapa politikus atau orang-orang penting di berbagai negara Eropa menyatakan ketidaksetujuan nya dan bahkan membuat kebijakan sendiri dengan berisikan larangan serta kebencian yang amat mendalam bagi muslim di dunia. Yah melalui kebijakan serta pendapat darinya, mereka berkilah jika Islam tidak bisa di terima, bahkan mereka akan menolak dengan keras jika Islam benar-benar masuk ke negaranya.


PM Hungaria Hungaria Viktor Orban

Karena Teror, Lima Politikus Eropa Ini Sangat Membenci Islam

AnakRegular - Sosok penting pertama yang tidak senang akan adanya islam di negaranya adalah Viktor Orban. Ia merupakan Perdana Menteri negara Hungaria di Eropa. Dengam kebijakan yang bernada kebencian akan islam ia melarang segala jenis Islamisasi yang ada di negaranya. Bahkan dalam prakteknya ia menolak keras para imigran arab atau afrika yang datang ke negara Hungaria. Salah satunya adalah dengan membangun kawat berduri di sepanjang perbatasan serta menolak semua calon para pencari suaka yang beragama Islam.

Baginya, pelarang serta tidak adanya Islam di negaranya untuk menjaga bahasa dan juga kebudayaan negaranya yang selama ini sudah di jaga dan ingin tetap seperti dulu. Orban kepada warganya juga meminta dukungan akan upaya pemerintah dalam membendung arus islamisasi yang masuk kedalam negaranya.

PM Orban menambahkan sebuah aksi melawan masuknya imigran gelap dan persetujuan visa dengan beberapa negara di luar Eropa harus dilakukan. Ratusan ribu imigran dan pengungsi berusaha masuk ke Austria dan Hungaria pada 2015. Namun gelombang pengungsi tersebut menurun setelah pemerintah Orban menutup perbatasan musim gugur lalu dan menegaskan hukum anti-migran di negaranya.

Meski demikian, gelombang pengungsi bertambah lagi beberapa bulan terakhir, hampir mencapai 18 ribu jiwa pada tahun ini. Budapest tetap berpegang teguh pada hukum mereka dengan menutup perbatasan, yang menyebabkan banyak migran ditemukan sekitar delapan kilometer dari perbatasan Hungaria dan Serbia.

Geert Wilders Dari Belanda Yang Benci Akan Islam

Karena Teror, Lima Politikus Eropa Ini Sangat Membenci Islam

AnakRegular - Seorang politikus sayap kanan di negeri kincir Angin Eropa begitu gerah dan menanggapi dengan sinis akan insiden dan serangan bunuh diri di beberapa kota Eropa. Salah satunya serangan yang terjadi di Ansbach Jerman yang telah melukai 15 orang warga sipil. Melihat aksi tersebut ia pun mengeluarkan celetukan dan berkata jika seharusnya seluruh muslim tidak boleh masuk ke Eropa.

Kepada suratkabar DailyMail Ia berkata jika Perdana Menteri Belanda Mark rutte dan Kanselir Jerman Angela Mereker dianggap sebagai lemah dan pengecut. Menurut dia Rutte dan Merkel dikenal sebagai pemimpin Eropa yang selalu membuka pintu bagi kedatangan imigran dari timur tengah dan Afrika Utara.

Menanggapi serangan teranyar di Jerman itu yang dilakukan warga imigran Suriah, Wilders mengatakan kepada The Times, dia ingin melakukan 'de-Islamisasi' di Eropa. Geert Wilders cukup kondang namanya sebagai tokoh anti-Islam di Eropa setelah dia merilis Fitna, film dokumenter yang menuding Alquran mengajarkan kekerasan dan melecehkan perempuan.

Presiden Ceko Milos Zeman Tak Suka Islam Ada di Eropa

Karena Teror, Lima Politikus Eropa Ini Sangat Membenci Islam

AnakRegular - Sama halnya dengan apa yang dikatakan oleh presiden Ceko bernama Milos Zeman. Dalam sebuah perkataannya ia mengatakan jika warga muslim tidak mungkin bisa tinggal di Eropa. Dia mengatakan itu dalam siaran televisi lokal dua hari lalu. Pria berusia 71 tahun itu juga menyebut serangan pelecehan seksual saat malam Tahun Baru lalu di Cologne, Jerman, terjadi karena 'tradisi muslim'.

Sedangkan menurut surat kabar DailyMail memberitakan jika Zeman memang selama ini dikenal sebagai sosok presiden yang anti-imigran. Dalam perjalanan karirnya dia pernah menuduh para pengungsi mengeksploitasi anak-anak mereka untuk mendapat suaka di Uni-Eropa.

Dia menyebut percampuran bisa terjadi antara kebudayaan yang mirip, seperti warga Vietnam dan Ukraina yang bisa berbau dengan masyarakat Ceko. Presiden dari partai kiri yang menduduki jabatan setelah memenangkan pemilu presiden itu dikenal dengan komentar-komentarnya yang anti-Islam.

Tomio Okamura Politikus Ceko Yang Anti Islam

Karena Teror, Lima Politikus Eropa Ini Sangat Membenci Islam

AnakRegular - Saking bencinya akan islam, salah satu politikus Ceko berdarah Jepang bernama Tomio Okamura memerintahkan ajudannya untuk menyebarkan babi di masjid masjid yang ada di negaranya. Dalam sebuah laman resminya ia menuliskan ajakan kepada masyarakat untuk selalu mengganggu umat islam khususnya imigran yang datang dari Timur Tengah. Ia pun tak luput mengajak para pemilik babi dan anjing untuk melepaskan hewan-hewan mereka di masjid-masjid.

Okamura sekaligus mengimbau warga Ceko untuk tidak membeli makanan atau barang toko milik muslim. Sebelum melontarkan seruan agar masjid dimasuki hewan-hewan diatas, Okamura mengaku telah berbicara dengan tim pengacara. Dia optimis Pemerintah Ceko tidak bisa menjeratnya dengan pasal apapun.

Adapun Menteri HAM Ceko Jiri Dienstbier menolak berkomentar mengenai kemungkinan Okamura dikenai pasal hasutan. Pemimpin Partai Oposisi Fajar Demokrasi Cekoslowakia (DDP) itu tercatat bukan sekali dua kali bertindak kontroversial. Okamura sempat menolak sistem pemotongan hewan halal. Kebijakan untuk mengakomodasi umat muslim, baginya, harus dilarang di negara Eropa Timur ini.

Tidak dijelaskan, mengapa Okamura yang bukan penduduk pribumi Ceko amat benci dengan imigran. Baik dari negara-negara muslim maupun warga eksodus dari Rumania dan Yunani. DDP yang dipimpin Okamura pada pemilu 2013 mendapat 6,88 persen suara, termasuk minoritas. Mereka menguasai 14 kursi dari total 200 posisi di parlemen Ceko.

PM Robert Fico 'Islam Tak Punya Tempat di Slovakia'

Karena Teror, Lima Politikus Eropa Ini Sangat Membenci Islam

AnakRegular - Terakhir sosok pemimpin yang amat begitu benci kepada islam datang dari negara pecahan unisoviet yakni Slovakia, diwakili oleh Perdana Menterinya bernama Robert Fico yang menyatakan jika Tidak Ada tempat bagi islam di negaranya. Dalam hal ini sosok yang telah 3 kali terpilih menjadi Perdana Menteri ini menyatakan penolakan dan kebencian terhadap para imigran khususnya imigran beragama islam.

Dia menambahkan, jika ada orang yang mengatakan Slovakia ingin menjadi negara multikultur maka hal itu bertentangan dengan esensi bangsa. Dia khawatir kedatangan ribuan warga imigran muslim akan mengancam tradisi yang selama ini dipegang teguh Slovakia.

Adapun respon dari Yayasan Islam Slovakia mengecam pernyataan Fico dengan mengatakan komentar semacam itu menyakiti warga muslim di negara Balkan itu. "Kami bertanya-tanya, mengapa kami jadi target kebencian, bukan saja di Internet dan di ruang publik, tapi juga oleh orang yang seharusnya melindungi kami karena tugas dan jabatannya," kata pernyataan mereka.

Pengamat politik Aneta Vilagi juga menuturkan dia terkejut dengan kata-kata Fico yang bernada kebencian terhadap para imigran itu. Dia menyebut pernyataan itu lebih berkaitan dengan soal agama ketimbang pengungsi. Bahkan seorang Sejarawan dari Pusat Penelitian Etnis dan Budaya Slovakia, Elena Gallo Kriglerova mengatakan pernyataan Fio itu seperti melupakan sejarah.

"Ribuan muslim sudah tinggal di Slovakia sejak lama dan mereka bisa berbaur. Mereka terlibat dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka sudah memperkaya budaya Slovak, bukan mengancamnya," kata dia.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.