Empat Atlet Berhijab di Olimpiade Rio 2016 Yang Jadi Perhatian Dunia

AnakRegular - Inilah Empat sosok Atlet Wanita Berhijab yang menjadi sorotan dunia di Ajang Olimpiade Rio 2016

Ajang Olimpiade Rio 2016 memang menjadi perhatian dunia. Turnamen olahraga terbesar dunia yang menyuguhkan hampir semua cabang olahraga ini menjadi daya tarik serta menjadi ajang pembuktian beberapa negara kepada dunia. Ya, di ajang olimpiade tersebut setiap negara dengan persiapan matang mengirimkan para atlet terbaiknya guna mendapatkan mendali emas untuk negara kelahirannya.

Dalam pergelarannya, semua peserta berkompetensi dengan adil, sportif dan tak memandang bulu siapa dan darimana asal peserta yang menjadi pesaingnya. Hal tersebut juga berlaku bagi para muslim yang menjadi peserta ajang di olimpiade tersebut. Sebagai seorang yang harus taat kepada agama, sebagian muslim tak meninggalkan identitasnya.

Mereka tetap teguh memegang keimanan, tidak peduli meski tampilan seragam mereka sedikit berbeda dari kostum pada umumnya. Mereka harus mengenakan hijab, baju lengan panjang, dan juga celana yang menutupi aurat, seperti yang diperintahkan dalam agama.


Aia Mohamed Atlet Tenis ber-hijab Meja Asal Mesir

Empat Atlet Berhijab di Olimpiade Rio 2016 Yang Jadi Perhatian Dunia

AnakRegular - Atlet berhijab pertama yang menjadi sorotan di ajang olimpiade Rio 2016 adalah seorang muslim Asal Mesir bernama Aia Mohamed. Ia merupakan sosok Atlet yang bisa dikatakan sangat masih muda dan baru mengikuti dunia olimpiade sejak 2012 silam di London. 

Walau terbilang muda, Aia Mohamed yang lahir pada 1 Agustus 1994 ini telah menorehkan berbagai rekor yang luar biasa. Seperti menjadi pemain terbaik dalam tujuh laga yang mencapai poin 11 lebih dulu dalam satu pertandingan. Aia Mohamed juga telah menyabet lima gelar dalam empat kejuaraan dunia yang diikutinya. Hebat sekali bukan!!

Nada Meawad Atlet Voli Asal Mesir

Empat Atlet Berhijab di Olimpiade Rio 2016 Yang Jadi Perhatian Dunia

AnakRegular - Bisa dikatakan Mesir menjadi negara yang telah memberikan kebebasan berhijab kepada atlet yang dikirimkan ke Olimpiade Rio 2016. Ya perbedaan Kultur sangat terasa di Brazil, dimana banyak negara khususnya yang mengirim atlet di cabang olahraga Voli membekali para atletnya dengan pakaian yang minim dan seksi sekali. Namun beda dengan Mesir.

Walau olahraga Voli identik dengan pakaian seksi, para Atlet Voli asal Mesir malah tampil dengan kostum yang sangat tertutup. Bahkan satu diantara atlet yang berlaga ada yang mengenakan hijab. Ia adalah Nada Meawad and Doaa Elghobashy. 

Menurut peraturan internasional sendiri, pemakaian model berbeda kostum antar negara adalah dibolehkan. Hal itu sudah pernah terjadi sebelumnya di Olimpiade London 2012, dengan seragam lengan panjang dan celana legging. Dalam pertandingan tim Mesir harus mengakui keperkasaan Jerman yang diisi oleh L. Ludwig dan K. Walkenhorst dengan hasil 2-0.

Ibtihaj Muhammad Atlet Anggar Berhijab Pertama dari Amerika Serikat

Empat Atlet Berhijab di Olimpiade Rio 2016 Yang Jadi Perhatian Dunia

AnakRegular - Bisa dikatakan Ibtihaj Muhammad adalah satu-satunya atlet berhijab yang berasal dari negara non muslim dunia. Ibtihaj Muhammad yang menjadi wakil negara Adidaya ini telah menjadi sorotan dunia, di kala sebagian orang Amerika geram dan benci akan agama Islam, Ibtihaj Muhammad dengan bangganya menjadi wakil Amerika dalam perhelatan Olimpiade Rio 2016.

Ibtihaj Muhammad menjadi wakil dari Amerika untuk cabang olahraga Anggar. Meski baru pertama terjadi dan menjadi satu-satunya turnamen Olimpiade yang diikutinya tak menyurutkan hati Ibtihaj Muhammad untuk tetap menjaga keimanannya terhadap agama yang ia yakini.

Saat berlaga kemarin, Ibtihaj sempat mengalahkan lawannya Olena Kravatska asal Ukraina. Atlet berusia 30 tahun ini pernah meraih medali emas dalam Kejuaraan Anggar Dunia di Rusia pada 2014 lalu.

Kariman Abuljadayel Atlet Lari Berhijab Asal Saudi Arabia

Empat Atlet Berhijab di Olimpiade Rio 2016 Yang Jadi Perhatian Dunia

AnakRegular - Bisa dibayangkan berlari dengan pakaian yang tertutup akan sangat menyulitkan dan juga menjadi beban yang sangat berat saat berlari. Ya hal ini memang dirasakan oleh pelari cantik asal Saudi Arabia bernama Kariman Abuljadayel. Di ajang Olimpiade Rio 2016, atlet yang teguh dengan hijabnya ini berhasil menyelesaikan finish di urutan paling belakang. Meski begitu apa yang ia lakukan di arena lari telah membuat haru penonton seluruh dunia.

Kariman Abuljadayel adalah satu-satunya wakil perempuan dari Arab Saudi yang menjadi wakil di cabang olaharag lari wanita. Sebagai seorang muslim ia pun menggunakan hijab saat sedang berlomba dengan peserta lainnya dari seluruh dunia. 

Kariman Abuljadayel mengambil bagian di cabang lari 100 meter. Walau kalah telah, dalam kejuaraan tersebut, keberadaa Kariman Abuljadayel telah mematik perhatian sejumlah jurnalis dan penonton. Pasalnya, Tak hanya soal penampilan, perjuangan gadis 22 tahun ini membuat banyak orang terharu melihatnya. Meski tertinggal jauh dari lawan-lawannya, dia tetap berusaha mencapai garis finish. Alhasil, dia menyelesaikan pertandingan dalam waktu 14.61 detik.

Meski waktu yang diselesaikannya jauh dari pelari asal Kanada Charlotte Wingfield dengan catatan 11.86 detik, namun posisinya masih lebih baik dibandingkan pelari sal Kiribati Karitaake Tewaaki yang hanya mencatatkan waktu 14.70 detik.

Nah itulah kawan sekiranya, empat sosok wanita berhijab yang menjadi sorotan dunia. Dengan hijab yang mereka kenakan dan agama yang menjadi keyakinannya mereka tetap bangga walau tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Semoga bermanfaat dan menjadi panutan bagi kita semua.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.