Empat Foto Bocah Bernasib Tragis Menjadi Viral di Dunia

AnakRegular - Sebagai orang yang belum harus mengetahui akan kerasnya dunia, empat bocah ini menjadi perbincangan dunia, melalui foto yang memperlihatkan nasib tragis, para bocah ini telah berhasil merubah dunia

Sebagai salah satu produk Jurnalistik, sebuah foto bisa menjadi sebuah perubah yang luar biasa, sebuah pendorong yang sangat kuat dan sebuah senjata yang sangat mematikan. Walau terlihat hanya sekedar benda mati, namun sebuah foto bisa menyampaikan sejuta isi yang sangat mendalam. 

Semua orang pasti akan langsung mengetahui isi dan makna dari foto yang ditampilkan, apalagi jika sang juru foto mengambil foto tersebut di negeri konflik yang sejatinya terus menjadi perbincangan sampai sekarang.  Demikianlah seorang fotografer, dalam hal ini jurnalis foto, mampu menghadirkan sebuah karya yang abadi, diingat oleh warga dunia sepanjang masa.

Seperti dua hari lalu foto seorang bocah Suriah duduk sendirian di dalam sebuah mobil ambulans dalam keadaan terluka dan penuh debu akibat serangan udara menjadi viral dan membuat publik dunia terhenyak. Sesungguhnya bocah Suriah itu tidak sendirian. Namun apa yang terlihat dan apa yang tersampaikan dalam foto tersebut begitu jelas terasa.

Berikut anakregular informasikan empat foto bocah bernasib tragis yang telah merubah mata pandangan dunia. Silahkan disimak kawan.

Foto Omran Daqneesh Bocah Korban Perang dari Suriah

Empat Foto Bocah Bernasib Tragis Menjadi Viral di Dunia

AnakRegular - Kisah bocah bernasib tragis pertama datang dari tanah perang Suriah. Adalah Omran Daqneesh yang beberapa hari kebelakang membuat dunia terhenyak ketika dirinya muncul dalam sebuah video yang diambil di kota Aleppo Suriah, dalam video tersebut Omran Daqneesh terlihat terluka namun tidak menangis dan duduk diam sendirian di dalam mobil ambulans setelah berhasil diselematkan dari ruruntuhan kota akibat perang.

Bocah lima tahun tersebut menjadi korban dari serangan udarah di Suriah, awalnya ia di selamatkan oleh petugas medis dimana ia di gendong dari rumahnya yang sudah hancur berantakan kemudian dimasukkan kedalam sebuah ambulans.

Dalam keadaan tubuh penuh debu, Omran duduk terdiam tanpa alas kaki dengan wajah lugu polos. Dia memakai kaos dan celana pendek. Darah masih terlihat di kening sebelah kirinya. Dia sempat mengusap debu di keningnya itu dengan tangan kiri lalu sadar keningnya berdarah. Tapi dia tidak menangis. Tatapannya kosong.

Foto Galip dan Aylan Bocah Pengungsi Yang Tenggelam di Lautan

Empat Foto Bocah Bernasib Tragis Menjadi Viral di Dunia

AnakRegular - Masih dari negeri konflik, kali kisah anak kecil yang mengalami nasib tragis dialami oleh dua orang bocah bernama Galip dan Alyah, kedua bocah tersebut ditemukan meninggal terbujur kaku di pinggir pantai Turki setelah lama tenggelam di lautan. Diberitakan jika dua bocah tersebut hendak mengikuti kedua orang tuanya menyelamatkan diri ke Eropa.

Bukan tanpa Alasan keduanya ingin pindah ke Eropa, hampir sama seperti warga lainnya mereka meerasa negara kelahirannya sudah tidak aman untuk di tinggali. Karena itu Galip, Alyan dan yang lainnya memutuskan ikut bersama warga lainnya untuk mencari suaka ke negeri Eropa. Namun sayang ketika baru sampai di Turki, kapal yang mereka gunakan tenggelam, al hasil banyak warga yang meninggal karena tidak bisa menyelamatkan diri, termasuk dua bocah malang tersebut.

Ketika ditemukan Aylan mengenakan kaos berwarna merah dan celana biru. Dia ditemukan di pinggir pantai tanpa pelampung. Sementara itu, kakaknya Galip ditemukan di bagian lain pantai itu. Foto mayat bocah itu beredar luas di media sosial dan menimbulkan perdebatan soal bagaimana Eropa menangani para imigran.

Foto Joseph Dwyer Yang Selamatkan Bocah Korban Perang di Irak

Empat Foto Bocah Bernasib Tragis Menjadi Viral di Dunia

AnakRegular - Kisah ini terjadi pada tahun 2003 silam, tepatnya di Tanah Timur Tengah gejola perang sedang terjadi di negara Irak, dalam sebuah insiden seorang tentara medis Amerika bernama Joseph Dwyer mendadak menjadi perbincangan dunia Internasional karena aksi heroiknya. Ia diketahui berlari sambil membopong seorang bocah Irak yang menjadi korban perang.

Saat itu Dwyer sedang bergegas menyelamatkan si bocah dari baku tembak menuju rumah sakit sementara. Tak sedikit media yang menyebut Dwyer sebagai sosok pahlawan dalam Perang Irak. Namun nasib tragis kemudian menimpa Dwyer. Pada Juli 2008 dia dilaporkan tewas karena mengkonsumsi narkoba dalam usia 31 tahun.

Sebagaimana para veteran perang, dia mengalami trauma dan terus berusaha berjuang melawan tekanan itu dengan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Terlebih lagi dia menjadi pengangguran dan bercerai dengan istrinya.

Foto Bocah Kelaparan di Sudah Yang Sangat Memprihatinkan

Empat Foto Bocah Bernasib Tragis Menjadi Viral di Dunia

AnakRegular - Bisa dikatakan foto terakhir inilah yang telah merubah dunia, foto yang telah menyebabkan fotografernya meninggal dunia karena penyesalan yang amat sangat mendalam. Kisahnya bermula pada tahun 1993 silam, dimana di sebuah Negeri fi Afrika bencana kelaparan dan perang sedang melanda negeri tandus tersebut.

Suatu hari di tahun yang murung itu seorang bocah Sudan terjatuh ketika sedang berjalan sendirian menuju posko pembagian makanan. Tubuhnya yang sudah begitu lemah, kurus kering tinggal kulit pembalut tulang, tak mampu lagi menahan rasa lapar dan ia pun jatuh tertunduk.Beberapa langkah di belakang si bocah ada seekor burung pemakan bangkai sedang mengamati, seolah menunggu calon santapannya benar-benar tergeletak mati. 

Seorang fotografer yang ditugaskan meliput kelaparan di negeri itu menjepretkan kameranya ketika ia melihat pemandangan tragis itu dalam perjalanan tugasnya.  Kevin Carter nama fotografer itu, akhirnya mendapat hadiah Pulitzer pada 23 Mei 1994 untuk kategori berita atas fotonya yang sangat menyentuh hati nurani siapa pun yang melihatnya.

Namun apa yang terjadi kemudian mengejutkan banyak orang dan menjadi bagian dari catatan sejarah hadiah Pulitzer. Dua bulan setelah menerima hadiah itu Kevin Carter ditemukan mati bunuh diri di Johannesburg, Afrika Selatan. Rupanya selama itu sang fotografer telah mengalami penderitaan batin sebagaimana yang ditulisnya sendiri dalam suratnya sebelum ia bunuh diri. 

Dari cerita rekannya, ia pernah mengatakan bahwa dirinya merasa begitu berdosa karena telah meninggalkan bocah tersebut dan lebih mementingkan pekerjaan ketimbang tugas kemanusiaan. Ia kuatir burung itu benar-benar memakan si bocah yang naas itu. Dan dengan menerima hadiah penghargaan itu ia juga merasa bersalah karena menang atas penderitaan orang lain.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.