Empat Kisah Mata-Mata yang Dihukum Mati di Negara Konflik

AnakRegular - Inilah empat kisah tragis mata-mata dunia yang harus kehilangan nyawa karena ketahuan telah mencuri dan membocorkan rahasia negara kepada musuh

Dalam lingkup pertahanan negara kita mengenal adanya angkatan militer yang selalu berada di barisan terdepan. Yah dalam hal keamanan dan juga kekuatan pasukan militer kerap kali menjadi andalan semua negara di dunia. Karena itu tidak heran jika anggaran serta pelatihan yang intens menjadi hal yang sangat diperhatikan.

Selain pasukan militer dalam hal menjaga keamanan negara dan juga membuat negara siap untuk bertempur ada sosok lain yang kerap menjadi andalan. Mereka jarang terlihat dan identitasnya pun tak pernah diketahui. Ya mereka adalah mata-mata, dalam prakteknya mata-mata ini sangat berperan besar terhadap negara yang sedang berkonflik.

Informasi apapun yang diberikan oleh para mata-mata tentang rencana dan juga rahasia musuh sangat berarti bagi negaranya yang ia bela. Namun sayang menjadi mata-mata tidaklah mudah, dikala pekerjaan mereka diketahui oleh pemerintah musuh, bukan tak mungkin hukuman mati tanpa ampun akan mereka dapatkan.

Seperti yang terjadi pada sosok mata-mata berikut ini. Setelah terbukti dengan aksi mata-mata dan juga menjual informasi rahasia negara ke pihak musuh, mereka di hukum mati tanpa ada banyak pertimbangan. Silahkan disimak kawan :

Shahram Amiri Ilmuan Nuklir Yang Digantung Mati Iran

Empat Kisah Mata-Mata yang Dihukum Mati di Negara Konflik

AnakRegular - Kisah tragis pertama datang dari seorang ilmuan nuklir bernama Shahram Amiri. Dalam kisahnya di ceritakan jika sang ilmuan pernah hilang namun kembali dengan selamat pada tahun 2010 silam. Dalam pengakuannya ia diklaim telah di culik oleh badan organisasi CIA di Amerika. 

Selama diculik ia mengaku di peras dan juga ditanya terkait dokumen rahasia negara, namun katanya Shahram Amiri menolak dan tidak memberikan jawaban apapun ke pihak CIA. Namun apa yang terjadi, ternyata dan ternyata pemerintah Iran tidak percaya dengan ucapan sang ahli nuklir tersebut.

Malah pemerintah menguda jika Shahram Amiri telah membocorkan rahasia negara dengan menukar informasi penting dengan imbalan senilai USD 5 juta atau setara dengan IDR 65,6 Miliar. Karena itu pemerintah mengambil jalan tegas dengan memberikan hukuman mati dengan cara di gantung. Mengerikan yah!

Diduga Mata-Mata, Warga Palestian Ini di hukum Mati Hamas

AnakRegular - Diantara tanah yang sedang berkonflik, dan peperangan yang terjadi setiap harinya sebuah kisah memilukan terjadi, di duga karena terlibat dalam kasus mata-mata seorang warga Palestina yang tidak diketahui identitasnya di hukum mati oleh pengadilan tinggi Hamas di Gaza. 

Diberitakan jika warga palestina berusia 28 tahun tersebut telah melakukan aski mata-mata dan menjadi antek zionis. Eksekusi mati ini sejatinya harus mendapat persetujuan sang presiden Palestina. Namun, Hamas bertolak belakang dengan otoritas dan kerap tidak bertindak atas kehendaknya sendiri.

Diduga Mata-Mata Wartawan Asal Inggris di Hukum Mati di Irak

AnakRegular - Lain halnya dengan kisah seorang wartawan berikut ini, niatnya cuman ingin meliput suatu peritiwa di tanah konflik, sosok wartawan keturunan Inggris Iran bernama Farzard Bazoft harus menemui ajalnya saat bertugas. Diketahui ia di eksekusi mati oleh pemerintah Irak. Adapun alasan dibalik kematiannya dikarenakan Bazoft di tuding sebagai mata-mata Israel.

Status Bazoft kala itu adalah pewarta lepas bagi The Observer dan BBC London untuk liputan pemilu. Setibanya di Irak, bukan terkait pemilu, wartawan muda ini mendapat berita lain yang lebih menantang, yaitu pembuktian rumor ledakan di pabrik roket rahasia Saddam Hussein yang menewaskan pekerja Mesir.

Investigasinya bukan ilegal, semua mendapat izin. Namun, saat hendak pulang ke Inggris, dia ditahan dan dijebloskan ke penjara dengan tuduhan mata-mata Israel hingga akhirnya dieksekusi mati.

Mata-Mata Iran Di Eksekusi di Kuwait

AnakRegular - Terakhir kisah tragis mata-mata yang dihukum mati karena bocorkan informasi negara datang dari Timur Tengah, dimana seseorang asal Iran dan Kuwait di duga telah membocorkan rahasia negara. Karenanya kedua orang tersebut akan di eksekusi hukuman mati oleh pengadilan Kuwait.

Dalam persidangan mereka dinyatakan bersalah karena terbukti menjadi mata-mata Iran. Selain menjadi mata-mata dikatakan juga mereka telah menyusun sebuah rencana penyerangan yang sangat berbahaya. Adapun hukuman mati terhadap mata-mata ini tak lepas dari hubungan negara dimana Kuwait adalah salah satu negara sekutu Arab Saudi yang menarik duta besarnya dari Teheran, usai renggangnya hubungan diplomatik Saudi dan Iran. 
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.