Melarang Muslim Pakai Hijab Lima Negara Ini Disebut Paling Diskriminatif di Dunia

AnakRegular - Dengan dalih negara non muslim, peraturan di lima negara ini sungguh diskriminatif muslim wanitanya dilarang memakai hijab gan

Hidup sebagai seorang muslim di negara yang mayoritas bukan penduduk muslim tidaklah mudah. Banyak hal yang bisa menjadi ganjalan dalam menjalankan kewajiban agama dan larangan pemerintah. Dan kerap kali aturan dari pemerintah non muslim selalu memojokkan dan merendahkan kaum muslim yang ada disana.

Apalagi ditambah dengan beberapa insiden mengerikan, seperti teror bom hingga kegiatan terorisme yang dikatakan atas nama agama Islam membuat negara-negara di dunia khususnya yang non muslim menjadi siaga. Bahkan saking protektifnya negara-negara tersebut membuat sebuah aturan yang bisa dibilang rasis dan diskriminatif kepada setiap muslim yang ada.

Bagi negara non muslim, Islam dianggap sebagai salah satu sumber dari segala bencana, karena itu banyak negara non muslim yang terus gencar memojokkan warga-warganya yang beragama Islam dengan aturan sangat diskriminatif, mulai dari larangan memakai artibut agama hingga melarang muslim dari luar masuk kedalam negaranya.

Seperti yang dilakukan oleh negara-negara berikut ini, dengan dalih keamanan dan juga kenyamanan bersama negara dibawah ini sungguh melakukan diskriminatif terhadap wanita muslimnya, mereka dilarang memakai hijab dan artibut lainnya yang berhubungan dengan Islam. Tak heran jika kehidupan muslim di negara ini sungguh memprihatinkan.

Melarang Muslim Pakai Hijab Lima Negara Ini Disebut Paling Diskriminatif di Dunia


Lima negara paling diskriminatif di dunia, melarang muslim berhijab dan menghukum dengan denda yang menyakitkan!


Berhijab di Prancis Akan di Denda 30.000 Euro

AnakRegular - Negara pertama yang terkenal sangat selektif dan juga terlalu memojokkan agama Islam adalah Prancis. Dikatakan negara ini merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki penganut muslim terbanyak, namun disisi lain Prancis masuk dalam nominasi negara paling benci terhadap Islam. Koq Bisa dan bagaimana ceritanya?

Ya, hal ini bisa dilihat dari banyaknya aturan serta tokoh-tokoh politik di negara tersebut yang sangat membenci Islam. Puncaknya pada pertengahan Agustus kemarin, banyak kota di Prancis yang sudah meresmikan beberapa aturan konyol tentang pelarangan perempuan muslim untuk mengenakan segala artibut yang berbau muslim, mulai hijab, burka, dan burkini. 

Adapun jika ada yang melanggar pemerintah Prancis sudah menyediakan konsekuensi berupa denda paling maksimal sebesar 30.000 Euro atau penjara minimal 1 tahun lamanya. Lebih sangar lagi ternyata dewan kota hingga Perdana Menteri nya pun membela beragam aturan yang memojokkan muslim di Prancis. Dengan alasa bergelut dengan pertempuran budaya, sang Menteri ingin menjadikan Prancis sebagai negara demokrasi Sekuler. Menurut Anda bagaimana?

China Mulai Melarang Muslim di Perbatasan Untuk Berhijab

AnakRegular - Lain halnya dengan apa yang terjadi di negeri yang satu ini, dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, nyatanya jumlah penganut muslimnya pun bisa dikatakan sangatlah banyak. Namun satu yang pasti sama seperti kebanyakan negara non muslim lainnya ternyata pemerintah China diam-diam tidak suka dengan keberadaan muslim di negaranya.

Hal ini bisa dilihat dari maraknya perlakukan tak baik kepada muslim yang ada. Seperti sebuah insiden yang digawangi oleh pegawai pemerintah di Kota Kashgar menyetop dua musliman yang sedang berjalan untuk mengambil data diri mereka dibawah sorotan kamera pengintai. Sungguh ironi bukan, bahkan setelah itu dua muslimah dinyatakan bersalah karena memakai Jilbab. Bagi pemerintah, muslim yang memakai Jilbab akan di tangkap dan diberi sanksi.

Adapun salah satu wilayah China bernama Xinjiang yang merupakan tempat etnis Uighur yang sudah ratusan tahun menganut agama Islam. Dengan dalih keamaan pemerintah China kini tengah gencar menjalankan kampanye no hijab di kota tersebut. Tanggapan Anda bagaimana kawan??

Latvia Larang Muslim Memakai Niqab

AnakRegular - Bisa dikatakan negara kecil di Eropa ini merupan negara yang belum tersentuh muslim, di sana jumlah muslim bisa dikatakan sangatlah sedikit, apalagi pertumbuhannya pun tidak secepat di negara Eropa lainnya. Terlebih negara ini sangat selektiv dan secara terang-terangan menolak pendatang baru yang beragama muslim, adapun bagi warga Latvia yang sudah berpindah keyakinan ke agama Islam akan dilarang mengenakan niqab atau baju kurung seperti hijab.

Aturan tersebut langsung keluar dari kementrian kehakiman Latvia. Pemerintah beralasan hendak melindungi tragsi luhur negaranya dari pengaruh asing, dalam hal ini ajaran Islam dianggap bukan peninggalan leluhurnya dan sudah pasti harus di tolak. Saat ini hanya ada 2.000 umat islam di Latvia dan cuma 3 muslimnya saja yang berani memakai Niqab.

Tak hanya untuk menjaga warisan budaya, pemerintah Latvia menyebutkan pelarangan ini untuk menjaga negaranya dari para pengungsi yang masuk ke Eropa. Salah satu negara anggota Uni Eropa ini memang bukan yang termasuk ramah pengungsi.

Chad Si Afrika Yang larang Muslim Memakai Burka

AnakRegular - Di sebrang Timur Afrika ada sebuah negara bernama Chad yang secara terang-terangan melarang penduduk muslimnya menggunakan Niqab atau burka. Aturan yang dianggap rasis ini di terapkan setelah insiden bom bunuh diri dari militan boko haram yang telah menewaskan 33 orang pada Juni 2015 silam, dan langsung di resmikan oleh Perdana menteri Kalzuebe Pahimi Deubet.

Kebijakan Chad rupanya hendak ditiru oleh Nigeria. Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengusulkan pelarangan hijab bagi perempuan muslim di negaranya, untuk menghindari risiko bom bunuh diri.

Dia mendapat laporan intelijen bahwa Boko Haram, kelompok separatis di negaranya yang berbaiat pada ISIS, akan meningkatkan serangan teror dengan cara mengirim wanita bercadar meledakkan diri di keramaian.

Usulan sang presiden memicu kemarahan warga mayoritas Islam. "Jika pemerintah ingin melarang penggunaan hijab, sebaiknya pakaian kaftan, abgada, atau babariga yang longgar dan bisa menyembunyikan bahan peledak juga harus dilarang," kata Hussain Obaro, warga Negara Bagian Ilorin.

Swiss Larang Muslim Berhijab dengan Denda IDR 1,3 Miliar

AnakRegular - Terakhir negara yang menjalankan aturan memojokkan muslim dan melarang semua artibut agama Islam dipakai oleh warganya adalah Swiss dikatakan negara yang dikatakan sangat aman ini telah membuat aturan terhadap pelarangan menggunakan hijab bagi warganya. Tak tanggung-tanggung warga yang melanggarnya akan di kenai denda senilai 8K Poundsterling atau setara dengan IDR 1,3 miliar.

Peraturan diskriminatif itu mulai berlaku sejak 2013. Saat itu digelar referendum tentang aturan berpakaian di ruang publik. Hasilnya 65 persen warga Tessin melarang penggunaan burka serta pakaian menyimbolkan agama tertentu.

Alasan pelarangan ini karena bertentangan dengan tradisi di negara tersebut. Polisi wilayah tersebut juga sudah diperingatkan untuk menangkap mereka yang masih nekat memakai burka tersebut.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.