Empat Fakta Menyedihkan Kehidupan Ekonomi di Negara Zimbabwe!

AnakRegular.com | Inilah beberapa fakta menyedihkan mengerikan kehidupan kelaparan kemiskinan dan ekonomi hancur di negara bernama Zimbabwe

Tak bisa dipungkiri jika Zimbabwe yang berada di Afrika ini merupakan salah satu daftar negara teratas paling miskin dan hancur di dunia. Hancur bukan karena perang melainkan karena ekonomi nya yang berantakan. Dikatakan negara ini mengalami krisis ekonomi paling parah dalam sejarah dunia.

Peraturan serta sistem pemerintah dalam mengelola kebijakan yang salah diyakini menjadi penyebab hancurnya negara ini. Terlebih SDM di negara ini sangatlah jauh diatas rata-rata. Dalam hal ekonomi dikatakan mata uang nasional nya tidak berlaku dan bahkan dunia tidak mau menganggap keberadaannya. Mata uang di negara tersebut seolah tidak bernilai harganya.

Karenanya tak heran jika kehidupan susah, kelaparan, dan kaburnya para orang kaya ke negara tetangga membuat negara ini sudah di ambang kehancuran. Berikut adalah beberapa fakta mengerikan dari kehidupan dan keadaan ekonomi berantakan di sebuah negara bernama Zimbabwe :

Empat Fakta Menyedihkan Kehidupan Ekonomi di Negara Zimbabwe!

Fakta mengerikan kehidupan ekonomi yang mengerikan di Zimbabwe :


Dianggap Merugikan Negara Pemerintah Zimbabwe Pecat 25.000 PNS-nya

AnakRegular - Dalam rangka menghemat anggaran negara dan membuat ekonomi menjadi stabil pemerintah Zimbabwe konon katanya akan membebastugaskan sebanyak 25.000 PNS di berbagai bidang. Selain itu pemerintah sana juga akan membatalkan pemberian bonus tambahan bagi semua PNS yang konon dapat menghemat anggaran negara sebesar USD 118 Juta. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh menteri keuangan negara ZimbabwePatrick Chinamasa.

Dilaporkanoleh BBC yang menyatakan katanya PNS dinegeri miskin tersebut sebelumnya telah melakukan aksi mogok kerja lantaran keterlambatan gaji yang diterima. Adapun keterlambatan gaji untuk para PNS ini disebabkan karena ekonomi yang sulit dan inflasi besar yang terjadi sejak 2008 silam.

Melalu menteri keuangan, pembayaran gaji PNS telah menghabiskan 97 anggaran negara, itu artinya uang negara hanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan PNS bukan untuk keperluan negara. Dengan adanya pemecatan ini sang menteri berharap belanja gaji PNS bisa turun dan anggaran negara menjadi stabil.

Lebih lanjut jumlah 25.000 PNS yang dipecat tersebut setara dengan 8% jumlah PNS keseluruhan. Diakui oleh sang menteri pemecatan rencananya akan dilakukan sejak tahun lalu, namun rencana itu di tolak oleh kabinet. Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah Zimbabwe sebenarnya sudah kesulitan membayar gaji PNS termasuk tentara, guru dan tenaga kesehatan. Penundaan pembayaran gaji sebelumnya telah dilakukan. Ironi sekali bukan??

Mata Uang Negar Kolap, Pengusaha Gunakan 8 Mata Uang Asing Untuk Transaksi

AnakRegular - Dengan keadaan ekonomi yang tidak menentu serta nilai tukar uang yang sangat rendah bahkan tidak bernilai membuat para pelaku bisnis di negara Zimbabwe menggunakan mata uang asing untuk ber_transaksi bisnis. Adalah dengan bantuan Afrika Selatan yang menjadi pedagang valuta asing selepas mata uang nasional kolaps dan tidak laku di pasar internasional.

Para pebisnis Zimbabwe saat ini menggunakan mata uang Dollar Amerika, Dollar Australia, Rand Afrika Selatan, Upa Bostwana, Euro, Poundsterling, yen, yuan, dan rupee sebagai alat tukarnya. Adapun untuk mendapatkan uang tersebut sebagian besar para pebisnis mendapatkannya dari pedagang valuta asing dari Afrika Selatan dan China. 

Di wilayah Zimbabwe yang berbatasan dengan Afrika selatan dan Botswana, mata uang yang populer adalah rand, pula, dan euro. Belakangan, popularitas rand menurun usai terdepresiasi 30 persen tahun lalu. Ini membuat warga Zimbabwe mulai menyingkirkan mata uang negeri tetangga tersebut guna menghindari risiko depresiasi lebih dalam.

Prinsipnya, mata uang apapun bisa diterima sejauh nilainya masih menguntungkan. Pebisnis lokal Zimbabwe akan menerima hampir semua mata uang dalam satu keranjang, namun nilai tukarnya harus lebih tinggi ketimbang nilai resminya. Zimbabwe mulai dilanda krisis mata uang pada 2000. Dan, perjalan Zimbabwe untuk menghidupkan kembali mata uangnya masih jauh. Pada 2014, Zimbabwe mulai mencetak koin sebagai alat transaksi di bawah 1 dolar AS.

Fakta Kemiskinan dan Kelaparan Menjadi Budaya Yang Tak bisa di Hilangkan di Zimbabwe

AnakRegular - Seolah menjadi budaya dan tidak bisa dihilangkan, hampir selama dua dekade lamanya semua warga di negara Zimbabwe mengalami masalah kemiskinan dan kelaparan. Seolah tidak ada cara bagi pemerintahnya untuk memberantas masalah tersebut. Dilaporkan oleh News Sky saat ini hampir separo warga Zimbabwe membutuhkan pasokan makanan.

Menurut pemerintah, El Nino menjadi salah satu penyebab kelaparan di sana. Tak hanya Zimbabwe yang tengah mengalami kekeringan, Afrika Selatan juga mengalami krisis di bidang pertanian. Kelaparan ini juga menjadi pertanyaan besar, karena beberapa pekan lalu Presiden Mugabe merayakan ulang tahunnya besar-besaran.

Fakta Nilai Tukar Uang Nasional Anjok Pada Angka Terendah di Dunia

AnakRegular - Terakhir fakta mengerikan yang terjadi di Zimbabwe yang menyangkut masalah ekonomi adalah nilai tukar uang nasional nya. Dikatakan beberapa negara tetangga dalam waktu dekat akan menghapuskan dan tidak mengakui keberadaan mata uang dollar zimbabwe. Hal tersebut dikarenakan buruknya inflasi di negara tersebut dan berdampak pada nilai tukar uang tersebut pada uang asing.

Bagaimana tidak, USD 1 nilainya sama dengan 35 kuadriliun (35.000.000.000.000.000) dolar Zimbabwe atau bisa dibaca dengan 35.000 triliun dolar Zimbabwe. Belum lama ini, pemerintah setempat menawarkan kepada masyarakat pemilik uang tunai atau deposito di bank untuk menukarkan uang mereka dengan dolar Amerika (USD). Tentu saja, nilai penukarannya adalah USD 1 sama dengan 35 kuadriliun dolar Zimbabwe.

Nilai mata uang dolar Zimbabwe mulai hancur berantakan pada tahun 2009 silam karena hiperinflasi yang terjadi di negara tersebut. Sejak saat itu, sebagian transaksi sudah dilakukan dalam dolar Amerika (USD) atau mata uang Afrika Selatan yaitu Rand. Namun, mata uang dolar Zimbabwe masih tetap digunakan. Saat ini, bank sentral Zimbabwe mencoba menghapus mata uang yang 'tidak bernilai' tersebut dalam setiap transaksi.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.