Empat Negara Dengan Armada Udara Paling Lemah Di Asia Tenggara

AnakRegular - Inilah empat negara dengan kekuatan armada atau angkatan udara paling lemah yang ada di Asia Tenggara, sekali serang hancur dah itu negara!!

Salah satu elemen penting dalam menjaga keamanan sebuah negara adalah angkatan militer. Dalam hal ini, militer di sebuah negara dibagi dalam 3 kelompok mulai dari angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara. Hampir semua elemen dalam angkatan tersebut akan diberikan dan juga dibekali peralatan canggih yang dapat membantu dalam meringankan pekerjaan.

Semakin canggih peralatan yang digunakan bukan tak mungkin semakin ditakuti angkatan militer negara tersebut. Di kawasan Asia sendiri Indonesia termasuk dalam salah satu angkatan udara terkuat dengan peralatan serta pelatihan yang ketat membuat sebagian besar pasukan angkatan militer Indonesia begitu disegani.

Meski begitu sebagian lagi di kawasan Asia khususnya negara tetangga ternyata ada beberapa negara yang masih bisa dikatakan masih tertinggal dalam hal kekuatan militernya. Bahkan salah satunya masih belum punya angkatan udara yang memadai. Seperti empat negara berikut ini, dikatakan empat negara ini belum punya angkatan udara yang bisa menjadi unggulan di negara tersebut.

Empat Negara Dengan Armada Udara Paling Lemah Di Asia Tenggara

Empat negara di Asia Tenggara yang tidak punya angkatan udara :


Angkatan Udara Brunai Darussalam

AnakRegular - Sebagai negara terkecil di Asia Tenggara, angkatan udara yang dimiliki Brunei Darussalam juga tidak seberapa. Dalam catatan sejarah, angkatan udara negara kerajaan Brunei dibentuk pada tahun 1966. Kala itu tugas utama dari pasukan udara Brunai adalah untuk mengantar dokter ke area terpencil dengan menggunakan helikopter Sikorsky S-55.

Walau negara kecil ini diberkahi dengan kekakayaan yang melimpah nyatanya angkatan udaranya tidak memiliki jet tempur. Adapun cara untuk memperkuat pasukan udara, raja di sana telah memsan 8 unit T-50 Golden Eagle made in Korea Selatan. Sebagian besar armadanya merupakan helikopter, kebanyakan dipakai sebagai media transportasi udara.

Pesawat dimiliki Brunei adalah satu unit N-235 buatan IPTN. AU Brunei juga mengoperasikan tiga jenis helikopter, yakni 1 unit Bell 214ST, 5 unit Bo 105 dan 12 unit UH-60. Jika dibutuhkan Bo 105 yang merupakan buatan Jerman itu bisa dipersenjatai dengan roket atau senapan mesin.

Pasukan Udara Timor Leste

AnakRegular - Negara kecil yang numpang pulau di Indonesia awalnya merupakan bagian dari Indonesia, namun karena beberapa alasan kawasan di Timor Indonesia ini memberontak dan minta melepaskan diri dari Indonesia. Sebagai sebuah negara tentu sarana dan prasarana seperti angkatan militer mulai dipikirkan oleh pemerintahnya.

Walau sudah punya angkatan udara dan angkatan laut, sampai saat ini Timor timor belum punya angkatan udara. Ada pesawat namun sebagian besar masih dioperasikan oleh Angkatan Darat Timor Leste. Jumlah pasukan yang dimiliki negara ini sebanyak 1.250 personel. Timor Leste sendiri diketahui memiliki 2 bandar udara yang beraspal, 4 bandar udara tidak beraspal, serta 8 heliport. Jumlah yang terbilang sedikit untuk ukuran sebuah negara!

Angkatan Udara Kamboja

AnakRegular - Pasukan udara di negeri Kamboja di dirikan sejak tahun 1953, saat ini negara yang masih menganut paham kerajaan ini telah mempekerjakan sekitar 2.500 personel angkatan udara. Namun sayang sebagai sebuah negara, disana angkatan udara tidak dibekali satupun pesawat tempur. Adapun angkatan udara di negeri sana ditugaskan hanya untuk mengoperasikan pesawat untuk keperluan transportasi saja.

Beberapa jenis pesawat yang dioperasikan masih terhitung baru, di antaranya 1 unit Airbus A320, 1 unit Xian MA60, dan 1 unit Harbin Y-12. Meski begitu, Kamboja masih mengoperasikan satu unit pesawat buatan tahun 1965, yakni Britten-Norman BN-2.

Kamboja juga mengoperasikan sejumlah helikopter, yakni 5 unit Mil Mi-17. 2 unit Mil Mi-26, 11 unit Harbin Z-9, 1 unit Eurocopter AS350, dan 1 unit Eurocopter AS355. Seluruhnya dipakai untuk kepentingan VIP dan transportasi.

Angkatan Udara Laos

AnakRegular - Dahulu negara ini punya angkatan udara yang cukup mumpuni. Angkatan udara di negara ini dibentuk pada tahun 1976. Dengan bantuan Amerika perlengkapan serta kesiapan perang angkatan udara negara Laos kala itu begitu disegani, namun semenjak perang Vietnam berakhir dan juga tidak adanya dana untuk perawatan dan pembelian suku cadang untuk pesawat membuat armada udara di negara ini lambat laut mulai melemah!

Sampai saat ini Laos bersama Kamboja masih belum punya satupun pesawat tempur terbaru. Kebanyakan pesawat yang ada adalah pesawat tempo dulu dan masih digunakan hanya sebatas pelayanan atau keperluan transportasi udara saja. Laos saat ini hanya punya pesawat baru jenis Xian MA60 dua unit made in China, 16 unit helikopter serta 4 unit Bell UH-1, satu uni Hrbin Z-9, 3 Unit Mil Mi-17, satu unit Mil Mi-26, dan Unit Kamoc Ka-27. 
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.