Empat Suster Paling Kejam di Dunia Sudah Bunuh Banyak Pasien di Rumah Sakit

Anakregular.com - berikut adalah empat suster atau perawat yang dinobatkan sebagai perawat paling jahat kejam dan tidak manusiawi di dunia

Sejatinya tugas menjadi seorang perawat atau suster di rumah sakit atau di rumah orang yang sedang sakit adalah pekerjaan yang sangat mulia. 

Suster adalah orang yang sangat mengerti dan tahu bagaimana caranya merawat orang yang sakit. Pengetahuan serta pakaian putih yang dikenakan tentu menjadi harapan orang sakit agar segera sembuh sedia kala.

Suster memang bukan seorang dokter yang punya bayaran tinggi di bidangnya. Namun dokter tanpa suster mungkin tak akan sempurna pekerjaannya. Suster yang baik, halus perkataannya dan nyaman perawatan nya selalu diharapkan oleh pasien yang sakit. 

Namun di dunia ini ternyata tak semua suster punya sifat seperti itu. Ada kalanya entah karena terpaksa banyak suster yang tidak menikmati profesinya dan melakukan pekerjaan ala kadarnya saja.

Bahkan yang lebih miris, banyak suster yang entah karena capek atau memang tidak punya passion di bidang keperawatan malah memanfaatkan profesinya untuk membunuh para pasien yang sakit

Seperti yang dilakukan oleh para suster kejam berikut ini, dengan berbagai alasan mulai gaji kurang serta jengkel karena permohonan itu ini para perawat ini dengan teganya menghabisi nyawa pasien yang sedang sekarat.


Berikut adalah kisah empat perawat paling kejam di dunia :


Niels H Si Suster Dari Jerman Telah Bunuh 30 Pasien

Empat Suster Paling Kejam di Dunia Sudah Bunuh Banyak Pasien di Rumah Sakit

Suster jahat pertama yang telah membunuh banyak pasien di rumah sakit datang dari seorang perawat laki-laki bernama Niels H 38 tahun usianya dan Jerman kewarganegaraannya. Doi mengaku di pengadilan telah membunuh setidaknya 30 pasien di rumah sakit Delmenhorst, di Kota Berlin Jerman. 

Pembunuhan kejam perawat tersebut terungkap setelah pada september lalu doi di tangkap dan telah terbukti membunuh tiga pasien dan juga hendak mencoba membunuh dua pasien baru yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit tersebut.

Dipengadilan si suster itu mengaku membunuh para pasiennya karena bosan menjadi perawat terus menerus. Selain itu doi pun mengaku ingin seperti para medis yang bisa mempraktekkan kemampuan resusitasi (pacu jantung manual) kepada para pasien. 

Di pengadilan doi mengaku merasa jago dengan kemampuan tersebut, sehingga dalam beberapa kesempatan doi selalu mempraktekkan kemampuan itu pada pasien di rumah sakit.

Sebagian besar pasien yang ia bunuh adalah mereka yang mengidap penyakit jantung. Dan pada awalnya banyak nya kematian yang terjadi di rumah sakit tersebut tidak membuat curiga pihak rumah sakit. 

Toh kala itu pihak rumah sakit dan juga keluarga korban menganggap kematian yang terjadi sangatlah wajar. Mereka keluarga korban merasa para perawat di sana telah berusaha semaksimal mungkin untuk merawat pasien yang sakit.

Namun setelah kasus ini terkuak, kini banyak keluarga korban yang lebih hati-hati dan malah tidak mau memeriksakan keluarganya yang sakit di rumah sakit tersebut. 

Dari data yang didapat Niels H membunuh pasiennya dengan cara memberi dosis obat Gilurytmal (Ajmaline) yang biasanya digunakan kepada penderita sakit jantung. 

Obat ini disimpan dan digunakan di bawah kontrol yang ketat karena dapat menyebabkan kematian apabila dosis yang dipakai melebihi batas.

Daniela Poggiali Suster Kejam dari Italia Yang Telah Bunuh 38 Pasien

Empat Suster Paling Kejam di Dunia Sudah Bunuh Banyak Pasien di Rumah Sakit

Kisah para suster paling kejam di dunia kedua datang dari negeri pizza Italia, adalah seorang perawat perempuan berusia 42 tahun sebut saja namanya Daniela Poggiali yang kini harus mendekap di penjara dan menjalani berbagai pemeriksaan setelah dinyatakan membunuhh 38 pasien sepanjang karis keperawatannya. 

Doi di tangkap pihak kepolisian setelah pasien berusia 78 tahun yang sebelumnya di rawat olehnya meninggal secara tiba-tiba, padahal si pasien mengidap penyakit yang biasa saja!

Dari beberapa kabar yang beredar Daniela Poggiali melakukan aksinya membunuh dan membunuh pasien dengan cara menyuntik si pasien dengan potassium dosis tinggi. 

Doi melakukan itu semua karena sering jengkel dengan perlakukan serta permintaan keluarga korban yang sangat  berat dan tidak pernah sabar katanya. Bahkan dari salah satu teman seprofesinya, doi pernah diminta untuk di foto di depan korban yang telah ia bunuh.

Kasus Pembunuhan Berantai Oleh Suster di Rumah Sakit di Uruguay

Kasus pembunuhan keji dan terus menerus yang dilakukan oleh para suster rumah sakit juga terjadi di negeri Luis Suarez Lahir. Di Uruguay sana setidaknya sudah ada 16 kasus kematian yang dikaitkan dengan dua perawat pria yang konon katanya menjadi otak jahat dari kematian para pasien di rumah sakit. 

Dua perawat yang tidak diketahui namanya ini diduga telah menghabisi nyawa pasien tanpa sebab yang jelas. Di saat yang sama, seorang perawat wanita juga dikenai tuduhan telah menutupi kasus kejahatan yang selama ini terjadi di sana.

Menurut hakim yang menangani kasus ini, tidak ada indikasi kalau dua orang perawat pria ini bekerja sama dalam menjalankan aksinya. Salah satu dari dua terdakwa ini mengaku terlibat dalam 5 kasus kematian sementara terdakwa yang lain menyebut angka 11. 

Dalam melakukan aksinya, dua orang ini menggunakan suntikan morfin dalam jumlah besar atau dengan cara lain yang bisa menyebabkan kematian dalam hitungan menit.

Sejauh ini belum ada informasi lain yang dilepas terkait tiga orang terdakwa ini mengingat mereka bertiga memang tidak punya catatan kejahatan sebelumnya. Ines Massioti, pengacara salah satu dari terdakwa, mengatakan kliennya membunuh karena sudah tak tahan lagi melihat penderitaan yang ada di sekitarnya.

He Tiandai Si Suster Dari China Yang Bunuh Pasien Agar Cepat di Bayar Gajinya

Empat Suster Paling Kejam di Dunia Sudah Bunuh Banyak Pasien di Rumah Sakit

Terakhir kisah suster paling kejam dan bunuh dan bunuh pasiennya di rumah sakit datang dari seorang perawat khusus lansia di China. Adalah He Tiandai  yang kini harus menerima kenyataan dengan vonis hukuman pengadilan karena telah terbukti bersalah atas kasus pembunuhan yang dia lakukan. 

Adapun kasus terbaru yang membuat ia dapat ditangkap dan diadili adalah membunuh seorang nenek 70 tahun yang seharusnya dapat sembuh dengan perawatan yang maksimal.

Doi mengatakan pembunuhan kejam itu dilakukan guna mendapatkan bayaran lebih cepat tanpa harus bekerja lebih lama merawat orang yang sakit. Adapun cara doi membunuh pasien adalah cengan cara meracuni sop yang dihidangkan kepada pasien-pasien yang ia rawat. 

Sop itu di beri pih tidur serta pestisida. Karena korban masih bernafas saat mulai pingsan, Tiandai lantas mencekiknya menggunakan tali nilon hingga tewas. Mengerikan sekali bukan?

Nah, kawan itulah mungkin empat kisah suster paling kejam paling berbahaya yang telah membunuh banyak pasien di rumah sakit. So jangan sampai Anda memilih perawat yang salah yah!
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.