Empat Orang Ini Bersifat Mirip Vampir, Suka minum Darah dan Takut Sinar Matahari

Dalam dunia fiksi dan beberapa film horror yang telah ditayangkan, sosok vampir selalu digambarkan sebagai sosok manusia yang selalu membunuh manusia normal dengan cara menghisap darahnya sampai habis tak bersisa. Vampir ini dikatakan sangat abadi namun takut akan sinar matahari. Mereka akan mati terbakar ketika terkena sinar matahari.

Namun tahukah Anda? Jika sebenarnya di dunia nyata ternyata ada manusia yang seperti vampir sungguhan. Walau tidak abadi seperti yang banyak di ceritakan, namun mereka ini punya sifat yang sama persis dengan apa yang telah diketahui banyak orang. Mereka suka minum darah dan takut akan paparan sinar matahari.

Lantas bagaimana mereka menjalani kehidupan seperti vampir yang menyeramkan itu, dan bagaimana cara mendapatkan darah untuk kebutuhan hidupnya. Berikut adalah empat kisah manusia bersifat mirip vampir yang suka minum darah dan takut sinar matahari di berbagai negara di dunia. Silahkan disimak kawan :

Georgina Condon Tanpa Minum Darah Tak Bisa Hidup


Empat Orang Ini Bersifat Mirip Vampir, Suka minum Darah dan Takut Sinar Matahari

Dalam dunia fiksi vampir dikatakan adalah makluk abadi yang selalu minum darah manusia, namun meski abadi vampir akan mati ketika terkena sinar matahari. Di Dunia nyata ternyata ada juga sosok manusia yang bisa dikatakan sangat mirip dengan ciri-ciri seorang vampir, ia adalah Georgina Condon seorang wanita asal Australia yang tidak bisa hidup tanpa minum darah.

Doi di negara kelahirannya adalah seorang wanita karir yang berprofesi sebagai penata rias. Sebenarnya dia bukanlah seorang vampir asli yang haus akan darah, doi adalah wanita biasa namun mengidap penyakit yang langka. Dokter mengatakan penyakit yang diderita olehnya adalah Thalassemia, dimana pengidapnya harus memerlukan asupan darah segar setiap pekannya.

Dari pengakuannya doi mengatakan telah mengidap penyakit langka ini sejak usianya masih 12 tahun. Namun dikala usia Georgina Condon 20 puluh tahun, sifatnya pun malah menjadi-jadi, kini doi pun menjadi lebih mirip seorang vampir karena takut melihat sinar matahari. Mungkin doi ini adalah keturunan seorang vampir?

Beruntung doi punya pacar yang baik dan perhatian, untuk memenuhi kebutuhan darah doi tak perlu repot apalagi tak perlu menggigit orang lain, doi hanya cukup diam karena ada sang belahan hati bernama Zamael yang senang hati memberikan darahnya kepada dirinya. Zamael mengaku berhenti minum minuman keras untuk membuat darah dirinya tetap sehat dan enak ketika di minum oleh kekasihnya.

Zamuel dan Georgina Condon bertemu tiga tahun lalu, dan kini telah menjadi donor setia untuk kekasih hatinya tersebut. Walau punya sifat dan kebiasaan seperti vampir, perempuan yang kini berusia 20 tahun tersebut senang berdandan gelap demi menutupi wajahnya yang terlihat sangat pucat.

Everitt-Brick Si Gadis Drakula Yang takut Sinar Matahari


Empat Orang Ini Bersifat Mirip Vampir, Suka minum Darah dan Takut Sinar Matahari

Everitt-Brick adalah seorang gadis 18 tahun yang oleh dokter dinyatakan mengidap penyakit yang sangat laka. Penyakit tersebut membuat kehidupannya menjadi seperti drakula, dalam artian doi tidak bisa melakukan aktivitas di siang hari. Lebih lanjut dokter yang menanganinya menyatakan jika doi punya alergi terhadap sinar matahari dan panas. 

Adapun jika terkena paparan sinar matahari kulit doi akan langsung terbakar, akibatnya kulit gadis cantik ini akan menjadi kemerahan dan terasa perih sekali. Karena penyakitnya tersebut kehidupan Everitt-Brick bisa dikatakan sebagai drakula, yang hanya bisa keluar dimalam hari dan akan terbakar jika terkena sinar matahari.

Karena kondisi itu juga, doi tidak bisa merasakan manisnya bangku sekolah seperti gadis seumurannya. Ia hanya bisa menjadi tahanan rumah ketika siang hari tiba, dan bisa keluar rumah dikala malam tiba. Gadis yang berasal dari Welwyn Garden City, Hertfordshire, ini telah didiagnosis dengan beberapa alergi, termasuk Solar Dermatitis, Vasodilation Disorder and Chronic Actinic Dermatitis.

Julia Caples Selalu Kuat Setelah Minum Darah


Empat Orang Ini Bersifat Mirip Vampir, Suka minum Darah dan Takut Sinar Matahari

Bisa dikatakan perempuan bernama Julia Caples asal Amerika serikat adalah vampir sungguhan dengan tubuh manusia. Dilaporkan jika doi dalam satu bulannya selalu membutuhkan darah sebanyak 2 liter untuk konsumsi pribadinya. Bahkan tak jarang wanita yang kini berusia 45 tahun dan berprofesi sebagai penjual barang mistis tersebut menghisap darah langsung dari tengkuk mereka yang bersedia menjadi pendonor di toko kesayangannya di Kota Wilkes-Barre, Negara bagian pennsylvania Amerika Serikat.

Lebih jauh doi mengaku jika dirinya merasa lebih kuat dan sehat ketika menimum darah. Diakui oleh dirinya, doi telah minum darah sejak usianya 15 tahun ketika doi melakukan ciuman pertama dengan lawan jenis. Kala itu doi mendapat dorongan untuk menggigit pacarnya tersebut. Setelah kejadian tersebut doi tak perlah berhenti minum darah sampai dirinya punya anak.

Drinya mengaku jika doi tidak benar-benar menjadi seorang vampir sungguhan atau orang yang ketagihan sampai mati akan darah. Doi menjadi sangat doyan minum darah setiap harinya ketika doi berkencan dengan mantan suaminya yang bernama Donald yang sama seperti dirinya suka gaya hidup gotik. Namun ketika keduanya dikaruniai seorang anak laki-laki, suaminya yang kini telah menjadi mantan tersebut memilih untuk meninggalkan gaya hidupnya yanng menyeramkan itu.

Meskipun Caples mengatakan pola minum darahnya itu telah membuat dia terlihat lebih muda dari pada umur aslinya, namun para ahli medis tidak merekomendasikan hal ini karena risiko penyakit yang ditularkan lewat darah. Selain itu, sistem pencernaan manusia tidak baik untuk mencerna darah.

Michael Vachmiel Manusia Bersifat Drakula yang Hobi minum Darah


Empat Orang Ini Bersifat Mirip Vampir, Suka minum Darah dan Takut Sinar Matahari

Terakhir manusia yang punya perilaku sama seperti drakula dan vampir di dunia nyata adalah seorang pria bernama Michael Vachmiel. Doi adalah seroang pria biasa namun punya kebiasaan seperti seorang drakula, yap setiap harinya ia tak bisa hidupan tanpa minum darah manusia. Doi tak sendiri melainkan bersama orang-orang yang punya kebiasaan yang sama mulai membuat sebuah komunitas di Houston Texas Amerika Serikat.

Michael Vachmiel yang kini berusia 43 tahun tersebut mengaku sudah mencinati dan mulai minum darah sejak usianya 13 tahun dan siring waktu berjalan minum darah telah menjadi kebiasaan yang tak bisa di tinggalkan. Bersama anggota kumintasnya doi selalu berkumpul dan bahkan selalu melakukan pesta minum darah di setiap pertemuannya.

Untuk mendapatkan energi yang lebih, doi dalam kesehariannya selalu mengkonsumsi darah milik Blut Katzchen, seorang manusia yang menjadi sukarelawan atau donor darah untuk mereka yang hobi minum darah. Menurutnya, darah Blut adalah darah paling enak. 

Dalam video yang diunggah dailymail, Blut pendonor darah atau yang kerap disebut dengan Black Swan, tampak menikmati saat Michael menjilati punggungnya dan mulai menghisap darah Blut. Ritual meminum darah ini bukan tanpa bahaya, bisa saja Blut menderita peradangan atau infeksi saat pisau cukur merobek kulitnya dan Michael mulai menghisap darah Blut.

Namun untuk menghindari hal berbahaya tersebut, terlebih dahulu Michael menyucihama kulit Blut dengan minyak pohon teh, alkohol serta disinfektan kulit. Kemudian Michael merobek kulit punggung Blut beberapa senti, menjilatinya, lalu mulai menghisap darah Blut.
loading...

Perhatian :
Buat kawan-kawan semua jika suka dan ingin mengcopy paste artikel dari anakregular.com Ada kiranya, kawan-kawan yang baik hati untuk mencantumkan link sumber yang aktif dari blog anakregular.com. Karena satu link yang Anda ambil dan ditaruh di blog atau media sosial lainnya sangatlah penting bagi kami. Terima Kasih.